Warga Karya Indah Resah, RHUKI Bongkar Dugaan Permainan Mafia Tanah dan Desak Kapolda Riau Bertindak

- Redaksi

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || PEKANBARU — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Riau Rumah Hukum Indonesia (RHUKI) meminta perhatian serius Kapolda Riau terkait dugaan praktik mafia tanah yang disebut meresahkan masyarakat Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar.

Permintaan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Pekanbaru, Kamis (16/5/2026). RHUKI menyoroti dugaan persoalan pertanahan yang melibatkan sejumlah pihak dan dinilai telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Ketua DPD Rumah Hukum Indonesia, Ali Amran CPLA, mengatakan pihaknya menerima berbagai aduan masyarakat terkait persoalan lahan yang hingga kini belum menemukan titik penyelesaian.

Menurutnya, persoalan pertanahan tidak bisa dianggap sepele karena berpotensi memicu konflik sosial berkepanjangan jika tidak segera ditangani secara serius oleh aparat penegak hukum.

Dalam keterangannya, Alim meminta aparat melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.

“Kami meminta Kapolda Riau memberi perhatian serius dan mengusut tuntas dugaan praktik mafia tanah yang meresahkan masyarakat. Negara harus hadir memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan kepada warga,” ujar Alim dalam konferensi persnya.

Ia menegaskan, penanganan persoalan agraria harus dilakukan secara profesional, transparan, dan berdasarkan fakta hukum agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Menunjukkan Sikap Arogannya, Aparat Diminta Jangan Tutup Mata pada Aktivitas Galian C Ilegal

RHUKI juga berharap aparat penegak hukum segera mengambil langkah konkret untuk menelusuri seluruh fakta serta memeriksa pihak-pihak terkait sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak yang disebut dalam penyampaian RHUKI. Media masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh informasi berimbang. (***Red)

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Penyuluh Karhutla Berikan Edukasi kepada Masyarakat di Lirik Inhu
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai dan Kapolda Riau Turun Langsung Tinjau Karhutla di Inhu
Mulai Besok, Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas, Siswa Wajib Gunakan Masker
Gelper E-Zone 88 Bengkalis Disorot, Warga Desak Kapolda dan Kapolres Usut Dugaan Judi
Masih Gunakan Stiker LPS, DLHK Pekanbaru Amankan 3 Angkutan Sampah Tak Berizin
Viral Penganiayaan di RTH Pekanbaru, Polisi Tangkap Terduga Pelaku
Inspektorat Temukan 31 SMA Wajib Kembalikan Rp566 Juta, Publik Pertanyakan Peran Kepsek dan MKKS
Dr Fira Bantah Pernah Turun ke Puskesmas Binawidya, Suaranews86.com Hormati Hak Jawab

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 17:45 WIB

Tim Penyuluh Karhutla Berikan Edukasi kepada Masyarakat di Lirik Inhu

Kamis, 10 September 2026 - 17:42 WIB

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai dan Kapolda Riau Turun Langsung Tinjau Karhutla di Inhu

Rabu, 9 September 2026 - 19:34 WIB

Mulai Besok, Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas, Siswa Wajib Gunakan Masker

Rabu, 9 September 2026 - 18:29 WIB

Gelper E-Zone 88 Bengkalis Disorot, Warga Desak Kapolda dan Kapolres Usut Dugaan Judi

Rabu, 9 September 2026 - 17:39 WIB

Masih Gunakan Stiker LPS, DLHK Pekanbaru Amankan 3 Angkutan Sampah Tak Berizin

Berita Terbaru

Indragiri Hulu

Tim Penyuluh Karhutla Berikan Edukasi kepada Masyarakat di Lirik Inhu

Kamis, 10 Sep 2026 - 17:45 WIB