Pemerintah Siapkan Bansos Digital untuk 50 Juta Masyarakat Desil 1-5

- Redaksi

Kamis, 10 September 2026 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || JAKARTA — Pemerintah menyiapkan skema baru penyaluran bantuan sosial (bansos) berbasis digital untuk sekitar 50 juta masyarakat. Kelompok penerima tersebut berasal dari desil 1 hingga 5 yang dikategorikan sebagai masyarakat paling membutuhkan.

Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah sekaligus Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan bansos nantinya disalurkan langsung kepada penerima melalui rekening yang dibuatkan pemerintah.

“Nanti kita tidak subsidi produk lagi, tapi subsidi langsung diberikan pada rakyat ke bank account dari rakyat, itu arahan Presiden,” kata Luhut dalam konferensi pers di kantor Dewan Ekonomi Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (10/9/2026).

Menurut Luhut, perubahan skema tersebut diharapkan membuat subsidi lebih tepat sasaran. Ia memastikan sekitar 50 juta masyarakat dalam kelompok sasaran akan mendapatkan bantuan, meski pemerintah masih melakukan pembenahan data desil agar penetapan penerima semakin akurat.

Soal anggaran, Luhut menyebut pemerintah memiliki ruang fiskal dari berbagai penghematan, terutama melalui digitalisasi. Pemerintah menghitung potensi penghematan tersebut dapat mencapai Rp1.200 triliun, meski angka akhirnya masih dapat berubah.

Di sisi lain, pemerintah tengah membangun sistem perlindungan sosial digital berbasis Digital Public Infrastructure (DPI). Sistem ini mengintegrasikan identitas digital, pertukaran data antarinstansi, dan pembayaran digital. Verifikasi penerima juga akan menggunakan biometrik wajah yang terhubung dengan data Dukcapil.

Baca Juga :  PSPS Pekanbaru Berhasil Mengamankan 3 Poin Usai Menang dari Sriwijaya FC dengan Skor 1-0

Melalui sistem tersebut, masyarakat nantinya dapat mengecek atau mengajukan bansos secara mandiri menggunakan NIK melalui portal resmi pemerintah. Kelayakan penerima akan diverifikasi berdasarkan data lintas instansi, termasuk kepemilikan kendaraan dan status ASN. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Lantik Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB Gantikan Letjen TNI Suharyanto
KPK OTT Pejabat BNPB, 14 Orang Diamankan Termasuk Sekretaris Utama
Diduga usai Diberi Telur Mentah oleh Neneknya, Bayi 28 Hari di Surabaya Meninggal Dunia
Kebakaran Lahan di Bangka Selatan Hanguskan 500 Rumah, 2.000 Jiwa Terdampak
Wawako Pekanbaru Tegaskan Camat dan Lurah Jangan Persulit Urusan Warga Apalagi Sampai Minta Uang
Letjen TNI Iwan Setiawan Jabat Pangkostrad Gantikan Letjen TNI Mohammad Fadjar
Polri Resmi Ubah Tagline dari “Presisi” Menjadi “Polisi Bersama Masyarakat”
Resmi Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Herry Heryawan Naik Pangkat Jadi Komjen

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Prabowo Lantik Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB Gantikan Letjen TNI Suharyanto

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:16 WIB

KPK OTT Pejabat BNPB, 14 Orang Diamankan Termasuk Sekretaris Utama

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Diduga usai Diberi Telur Mentah oleh Neneknya, Bayi 28 Hari di Surabaya Meninggal Dunia

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:39 WIB

Kebakaran Lahan di Bangka Selatan Hanguskan 500 Rumah, 2.000 Jiwa Terdampak

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Wawako Pekanbaru Tegaskan Camat dan Lurah Jangan Persulit Urusan Warga Apalagi Sampai Minta Uang

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page