SUARANEWS86.COM || INDRAGIRI HULU — Tim Penyuluh Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melaksanakan penyuluhan kepada masyarakat di Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Kamis (10/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Training Center Demo Room Pertamina EP Lirik, Desa Lirik, Kecamatan Lirik, tersebut diikuti sekitar 40 peserta yang terdiri atas masyarakat, kepala desa, Babinsa, serta unsur terkait lainnya.
Tim penyuluh dipimpin oleh Kolonel CHK Heri K., S.H., M.H., selaku Ketua Tim Karhutla, bersama Letkol Laut Iswahyudi Utari, Letkol Laut Jemaon, Mayor Chk Wawan Sopyan, Mayor Inf Jaja Jamaludin, dan Mayor Kav Sutarto.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan turut dihadiri Jr Officer Relation Lirik Airlangga M. Syahraihan, Plt. Camat Lirik Sudarman, S.E., Pelda Adi S. Barus yang mewakili Danramil 04/Peranap, Aipda Fuzi yang mewakili Kapolsek Lirik, para kepala desa se-Kecamatan Lirik, Babinsa, serta masyarakat.
Penyuluhan dimulai sekitar pukul 11.00 WIB. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai bahaya Karhutla, upaya pencegahan sejak dini, serta dampak yang ditimbulkan akibat pembakaran dan pembalakan hutan secara ilegal.
Masyarakat yang mayoritas memiliki lahan perkebunan kelapa sawit tampak antusias mengikuti pemaparan. Mereka menyampaikan dukungan terhadap upaya pencegahan Karhutla serta mengecam praktik pembalakan dan pembakaran lahan yang dapat merugikan masyarakat luas.
Masyarakat Kecamatan Lirik juga telah membentuk Masyarakat Peduli Api (MPA) sebagai bagian dari upaya mengantisipasi Karhutla sejak dini. Dalam pelaksanaannya, MPA bersinergi dengan TNI, Polri, BPBD, Damkar, dan Manggala Agni. Namun, masyarakat menyampaikan bahwa keterbatasan dukungan operasional masih menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan tugas MPA di lapangan.
Selain dukungan operasional, masyarakat berharap pemerintah dapat memberikan bantuan sumur bor untuk mendukung penanganan Karhutla, khususnya saat musim kemarau ketika ketersediaan air semakin berkurang.
Tim penyuluh mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Masyarakat juga diharapkan menyampaikan kembali edukasi yang diperoleh kepada lingkungan sekitar sehingga upaya pencegahan Karhutla dapat dilakukan secara bersama-sama.
Selain itu, masyarakat diingatkan untuk memahami dan menaati ketentuan hukum terkait larangan pembalakan serta pembakaran hutan dan lahan secara ilegal.
Penyuluhan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesadaran dan peran aktif masyarakat dalam mencegah Karhutla, sekaligus meningkatkan sinergi antara masyarakat, aparat, dan instansi terkait.
Seluruh rangkaian kegiatan selesai sekitar pukul 15.30 WIB. Tim selanjutnya kembali ke Posko Karhutla Mabes TNI Rengat. Selama kegiatan berlangsung, situasi aman dan kondusif.**
(Pras)


























