Anak Gajah Sumatera Berjenis Kelamin Betina Lahir dengan Selamat dan Sehat di TNTN Pelalawan

- Redaksi

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Kabar menggembirakan datang dari kawasan konservasi Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan, Riau.

Seekor anak Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) berjenis kelamin betina lahir dengan selamat di Camp Elephants Flying Squad, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Rabu (10/6/2026).

Bayi gajah tersebut merupakan anak kelima dari gajah jinak bernama Ria yang kini berusia 55 tahun. Kelahiran ini menambah optimisme terhadap upaya pelestarian Gajah Sumatera yang saat ini berstatus kritis atau Critically Endangered (CR).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo, Heru Sutmantoro, mengatakan anak gajah itu pertama kali ditemukan oleh mahout (pawang gajah), Erwin Daulay, sekitar pukul 07.30 WIB saat hendak memindahkan Ria menuju lokasi penggembalaan.

“Saat akan memindahkan Ria dari lokasi ikatan ke tempat angonan, mahout mendapati Ria sudah bersama seekor anak gajah yang baru lahir beserta ari-arinya. Berdasarkan indikasi di lapangan, bayi gajah tersebut diperkirakan lahir pada waktu subuh sekitar pukul 04.00 WIB,” kata Heru.

Baca Juga :  TMMD ke 127 Kodim 0302/Inhu Resmi Dibuka, Bupati Kuansing Tampil Sebagai Inspektur Upacara

Temuan itu segera dilaporkan kepada petugas resort dan tim medis TNTN. Tim dokter hewan yang dipimpin drh. Teguh Iman Notonegoro langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap induk dan bayi gajah.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bayi gajah betina tersebut berada dalam kondisi sangat sehat. Selain aktif bergerak, tidak ditemukan cacat fisik dan bayi gajah sudah mampu menyusu secara normal kepada induknya.

Dari hasil pemeriksaan awal, bayi gajah memiliki tinggi badan 93 sentimeter, panjang badan 104 sentimeter, lingkar dada 112 sentimeter, suhu tubuh 37,8 derajat Celsius, serta detak jantung yang normal.

Baca Juga :  Pastikan Arus Mudik Aman, Dirlantas Polda Riau Tinjau Kondisi Jembatan Ujung Batu Rohul

“Tim dokter hewan menyatakan kondisi bayi gajah sangat baik dan sehat. Saat ini induk dan anak terus dipantau secara intensif oleh tim mahout dan dokter hewan untuk memastikan proses pemulihan pascamelahirkan berjalan optimal,” ujar Heru.

Ria sendiri bukan kali pertama melahirkan di Camp Elephants Flying Squad. Sebelumnya, ia telah melahirkan empat anak gajah yang diberi nama Tesso, Tino, Harmoni, dan Domang.

Seluruh kelahiran tersebut merupakan hasil perkembangbiakan alami dengan gajah liar yang hidup di kawasan Tesso Nilo.

Menurut Heru, keberhasilan kelahiran ini menjadi bukti pentingnya peran kawasan TNTN sebagai habitat utama Gajah Sumatera.

Dalam delapan tahun terakhir, Camp Elephants Flying Squad telah mencatat empat kelahiran anak gajah dari dua induk gajah jinak, yakni Lisa dan Ria.

Baca Juga :  Management PT Indrillco Bakti Sampaikan Duka Mendalam, Pastikan Hak Ahli Waris Korban Insiden Rig IDB-07 Terpenuhi

“Kelahiran ini semakin memperkuat fakta bahwa hutan Taman Nasional Tesso Nilo merupakan habitat penting yang berkontribusi besar terhadap upaya peningkatan populasi Gajah Sumatera,” katanya.

Dengan kelahiran terbaru tersebut, jumlah gajah di Camp Elephants Flying Squad kini menjadi delapan ekor, terdiri dari tiga gajah dewasa, dua gajah remaja, dan tiga anak gajah.

Heru berharap kelahiran bayi gajah ini dapat menjadi penyemangat bagi seluruh pihak dalam menjaga kelestarian satwa dilindungi tersebut.

“Kami berharap momentum bahagia ini semakin meningkatkan optimisme dan semangat dalam mewujudkan Taman Nasional Tesso Nilo sebagai pusat konservasi serta benteng pertahanan terakhir bagi kelestarian Gajah Sumatera di Riau,” tutupnya. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Warga Bluto Desak Telkom Pindahkan Tiang Berbahaya di Tikungan Jalan
Serangan Terhadap Larshen Yunus Makin Brutal, Tokoh Riau Sebut Ada Upaya Sistematis Menjatuhkan Reputasi
Sambut Tahun Baru Islam, Bupati Siak Afni Zulkifli Kembali Hidupkan Tradisi Pawai Obor
Wako Pekanbaru Agung Nugroho: Komite Sekolah Jangan Jadi Tameng Pungli SPMB 2026
Pemko Pekanbaru akan Berikan Bantuan Seragam Sekolah Gratis kepada Ribuan Siswa
Jembatan di Jalan Nelayan Ujung Rumbai Rusak, Pemko Pekanbaru Turunkan Tim PUPR Cek Kerusakan
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Ditlantas Polda Riau Perkuat Budaya Tertib Berlalu Lintas Lewat Edukasi dan Green Policing
Kabid SMA Disdik Riau Buka Dauroh Tahfidz Al-Qur’an ke-3 di SMAN 6 Pekanbaru

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:50 WIB

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Warga Bluto Desak Telkom Pindahkan Tiang Berbahaya di Tikungan Jalan

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:38 WIB

Serangan Terhadap Larshen Yunus Makin Brutal, Tokoh Riau Sebut Ada Upaya Sistematis Menjatuhkan Reputasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:49 WIB

Sambut Tahun Baru Islam, Bupati Siak Afni Zulkifli Kembali Hidupkan Tradisi Pawai Obor

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:04 WIB

Wako Pekanbaru Agung Nugroho: Komite Sekolah Jangan Jadi Tameng Pungli SPMB 2026

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:45 WIB

Pemko Pekanbaru akan Berikan Bantuan Seragam Sekolah Gratis kepada Ribuan Siswa

Berita Terbaru