SUARANEWS86.COM || Seorang balita berinisial GN (4) meninggal dunia setelah sepeda motor yang ditumpanginya ditabrak mobil Daihatsu Xenia yang dikemudikan seorang perwira Polres Bone berinisial Ipda MA (49) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Polisi menduga kecelakaan tersebut terjadi akibat gangguan pada sistem pengereman atau rem blong pada mobil yang dikemudikan Ipda MA.
Kecelakaan maut itu terjadi di perempatan lampu merah Jalan Ahmad Yani-Jalan Besse Kajuara, Kelurahan Watampone, Kecamatan Tanete Riattang, Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 14.00 Wita.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasat Lantas Polres Bone AKP Riyanda Putra mengatakan kecelakaan tersebut melibatkan mobil Daihatsu Xenia yang dikemudikan Ipda MA dengan sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai pria berinisial MS (19).
“Balita itu meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit,” kata Riyanda, Kamis (6/8/2026).
Saat kejadian, sepeda motor yang dikendarai MS sedang berhenti di persimpangan lampu merah. MS membonceng dua penumpang, yakni HN (45) dan balita GN.
Dari arah yang sama, mobil Daihatsu Xenia yang dikemudikan Ipda MA melaju dan kemudian menabrak bagian belakang sepeda motor.
Polisi menduga mobil tersebut mengalami gangguan pada sistem pengereman sehingga tidak dapat berhenti dan menabrak sepeda motor yang berada di depannya.
“Pengendara motor berhenti di persimpangan. Pada saat bersamaan, mobil Daihatsu Xenia yang melaju dari arah yang sama diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman (rem blong) sehingga menabrak bagian belakang sepeda motor,” ujar Riyanda.
Akibat benturan tersebut, sepeda motor dan korban terseret beberapa meter hingga melewati garis lampu merah.
GN mengalami sejumlah luka, di antaranya lecet pada bagian alis kanan, pinggang kiri, punggung, serta benturan pada bagian belakang kepala.
Balita tersebut sempat mendapatkan perawatan medis di RSUD Tenriawaru Watampone. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Sementara pengemudi mobil Ipda MA, pengendara sepeda motor MS, serta penumpang dewasa HN dilaporkan tidak mengalami luka.
Polisi Pastikan Mobil Tidak Menerobos Lampu Merah
Satlantas Polres Bone masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan, termasuk mendalami dugaan gangguan pada sistem pengereman mobil.
Polisi juga telah memeriksa informasi mengenai dugaan mobil tersebut menerobos lampu merah sebelum kecelakaan terjadi.
Namun, Kasat Lantas Polres Bone menegaskan bahwa mobil yang dikemudikan Ipda MA tidak menerobos lampu merah.
“Mobil itu tidak menerobos lampu merah. Memang remnya (diduga) blong, dan pada saat ditabrak pengendara motor terseret hingga dilewati lampu merah,” jelas Riyanda.
Satlantas Koordinasi dengan Propam
Karena salah satu pihak yang terlibat dalam kecelakaan merupakan anggota Polri, Satlantas Polres Bone juga berkoordinasi dengan Propam Polres Bone.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan proses penanganan perkara berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.
“Karena salah satu pihak yang terlibat merupakan anggota Polri, Satlantas Polres Bone juga berkoordinasi dengan Propam Polres Bone untuk penanganan sesuai prosedur. Kami memastikan proses penyelidikan akan dilakukan secara profesional dan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Riyanda.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut. Pemeriksaan terhadap kendaraan dan keterangan para pihak terkait menjadi bagian dari proses penyelidikan. **
Editor : Reza
























