Buaya Kian Meresahkan, Pemdes Kampung Pulau Pasang Baliho Peringatan di Sungai Batang Rengat

- Redaksi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Meningkatnya kemunculan buaya di Sungai Batang Rengat membuat masyarakat Desa Kampung Pulau, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), semakin resah. Menyikapi kondisi tersebut, Kepala Desa Kampung Pulau, Asmarah, bersama Masyarakat Peduli Api dan Bencana memasang baliho peringatan bahaya buaya di sejumlah titik Sungai Batang Rengat, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Kampung Pulau, Asmarah. Bersama masyarakat, ia menuju sejumlah lokasi yang dinilai rawan untuk memasang baliho imbauan kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai.

Baca Juga :  Melawan saat Akan Ditangkap, Pelaku Curanmor Penembak Polisi di Lampung Tewas Ditembak

Adapun tiga titik pemasangan baliho tersebut berada di Sepokat, Sei Golok, dan Sei Semburung, yang seluruhnya berada di kawasan Sungai Batang Rengat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Kampung Pulau, Asmarah, mengatakan pemasangan baliho dilakukan sebagai langkah pencegahan sekaligus bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap keselamatan masyarakat.

“Populasi buaya di Sungai Batang Rengat sudah sangat luar biasa, sehingga sangat meresahkan dan mengkhawatirkan masyarakat. Korban sudah ada. Saat ini, kondisi air sungai yang surut akibat kemarau panjang juga membuat habitat buaya semakin sempit,” ujar Asmarah.

Baca Juga :  Disnaker Pekanbaru Buka Posko Pengaduan, THR Wajib Dibayarkan Sebelum 8 Maret

Menurutnya, kondisi tersebut sangat berdampak terhadap aktivitas masyarakat Desa Kampung Pulau. Sekitar 40 persen masyarakat setempat berprofesi sebagai pencari ikan atau nelayan tangkap yang menggantungkan aktivitasnya di Sungai Batang Rengat.

“Dengan situasi seperti ini, masyarakat sudah tidak berani lagi beraktivitas di Sungai Batang Rengat. Selain sudah ada korban jiwa, beberapa perahu masyarakat juga sering diterkam atau disambar buaya,” ungkapnya.

Asmarah menjelaskan, pemerintah desa saat ini terus berupaya memberikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di lokasi yang dinilai rawan serangan buaya.

Baca Juga :  Jejak Kasus Sering Terjadinya Pelanggaran Hukum di Dinas PUPR Meranti, BPK-P Segera Turun Tangan

“Kami sangat mengharapkan perhatian serius dari pemerintah dan instansi terkait mengenai persoalan ini. Buaya merupakan satwa yang dilindungi, sehingga penanganannya harus dilakukan sesuai ketentuan. Kami berharap ada solusi dari pemerintah pusat dan instansi terkait agar masyarakat kami dapat kembali beraktivitas di sungai dengan aman,” harapnya.

Pemasangan baliho peringatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat, khususnya para nelayan dan warga yang beraktivitas di sekitar Sungai Batang Rengat, sehingga potensi terjadinya serangan buaya dapat diminimalkan. **

(Pras)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Soroti Mekanisme Pencairan Anggaran DPRD Riau Senilai Rp 331,12 Juta, BASMI Desak Klarifikasi Sekwan
Kejati Riau Tetapkan 9 Tersangka Korupsi Dana PI 10 Persen PHR, Komisaris hingga Direksi PT SPRH Terjerat
SMK Negeri 2 Pekanbaru Resmikan Daikin Center of Excellence, Cetak Lulusan Siap Kerja Berstandar Industri
Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas Didalam Rumahnya Usai Dibacok Mantan Suami
Pemko Pekanbaru Gratiskan Seragam, LIRA: Tak Ada Lagi Alasan Sekolah Jual Seragam atau Arahkan ke Penjahit Tertentu
Ditlantas Polda Riau Kampanyekan Keselamatan Berlalu Lintas dan Nasionalisme di Pekanbaru
Penarikan Mobil Pajero Sport di Parkiran RSUD Arifin Achmad Berujung Keributan, Polisi Turun Tangan
Tim Pemburu dari Inhil Shooting Club Turun Buru Monyet Liar yang Serang Belasan Warga

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:22 WIB

Soroti Mekanisme Pencairan Anggaran DPRD Riau Senilai Rp 331,12 Juta, BASMI Desak Klarifikasi Sekwan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:48 WIB

Kejati Riau Tetapkan 9 Tersangka Korupsi Dana PI 10 Persen PHR, Komisaris hingga Direksi PT SPRH Terjerat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:44 WIB

SMK Negeri 2 Pekanbaru Resmikan Daikin Center of Excellence, Cetak Lulusan Siap Kerja Berstandar Industri

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas Didalam Rumahnya Usai Dibacok Mantan Suami

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Pemko Pekanbaru Gratiskan Seragam, LIRA: Tak Ada Lagi Alasan Sekolah Jual Seragam atau Arahkan ke Penjahit Tertentu

Berita Terbaru