Viral Dugaan Pencatutan Data Anak di Dapodik PAUD, Kemendikdasmen Janji Tindak Tegas jika Terbukti

- Redaksi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Viral di media sosial data anak dicatut untuk pengisian Data Pokok Pendidikan (Dapodik) di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pencatutan nama anak diduga dilakukan oknum sekolah untuk mendapatkan bantuan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP).

Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Non Formal dan Informal (Dirjen PAUD Dikdas PNFI), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Gogot Suharwoto, mengingatkan orang tua mengenai kepemilikan data pribadi. Ia mengimbau  orang tua, satuan pendidikan, guru, dan tenaga kependidikan, tidak memberikan atau menyebarluaskan data pribadi.

“Seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Kartu Keluarga (KK), alamat, nomor telepon, maupun dokumen kependudukan, kepada pihak yang tidak berwenang atau melalui kanal yang tidak resmi,” kata Gogot dalam keterangan tertulis, Kamis, 6 Agustus 2026.

Dia memastikan Kemendikdasmen akan mengambil langkah tegas apabila hasil penelusuran menemukan penyalahgunaan akses, penggunaan data pribadi yang tidak sesuai ketentuan, maupun pelanggaran terhadap tata kelola Dapodik. Penanganan terhadap pelanggaran tersebut akan dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta berkoordinasi dengan kementerian/lembaga dan aparat penegak hukum yang berwenang.

Gogot menjelaskan secara prosedural, penginputan data peserta didik ke dalam Dapodik hanya dapat dilakukan oleh satuan pendidikan melalui akun resmi yang berwenang. Penginputan data tersebut harus didasarkan pada dokumen serta proses administrasi penerimaan peserta didik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Terpisah, Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Kepala Pusdatin) Kemendikdasmen Wibowo Mukti menyebut pihaknya sudah menyelidiki kasus tersebut. Wibowo memastikan Kemendikdasmen menanggapi isu ini dengan serius.

Baca Juga :  Dandim 0302/Inhu Diwakili Pasi Pers Hadiri Apel Peringatan Hari Pohon Sedunia 2025 Serta Penanaman Pohon

“Kami menanggapi isu ini dengan serius karena integritas data dan perlindungan data pribadi merupakan prioritas utama dalam pengelolaan Dapodik,” tegas dia.

Sebelumnya, kasus dugaan pencatutan data anak di Dapodik awalnya ramai di media sosial Thread. Seorang ibu melalui akun Threadsnya dengan nama akun @nadyxxxx bercerita anaknya tercatat sekolah di sebuah PAUD.

“Bismillah izin karna lagi viral tentang nisn dapodik anak saya perempuan berusia 3tahun 9bulan bahkan belum sekolah dimanapun saya barusan cek di web nya GONGGG ternyata anak saya terdaftar di sebuah paud yang bahkan saya belum pernah kesana? apa jawaban kadernya sayang? mari kita baca .. data sepeenting ini disalah gunakan untuk kepentingan mereka sendiri!,” tulis @nadyxxx.

Baca Juga :  Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru Dicopot Terkait Dugaan Pelanggaran SOP

Selain N, warga lain berinisial V menyampaikan keluhan serupa. N melihat nama anaknya masih tercatat sebagai siswa aktif di sekolah lama.

“Baru rame soal anak asal dimasukan dapodik, karna penasaran akhirnya aku cek jg data anakku. cringgg status anakku masih siswa aktif disekolah lama, padahal udah pindah ke sekolah baru. ini termasuk penyalahgunaan data jg ga ya?,” kata @vanixxxxx.

Kasus serupa lainnya terjadi pada ibu berinisial S dengan akun @serlixxxxx. Ibu S mengaku bila kader posyandu memakai data anaknya untuk didaftarkan ke Dapodik sekolah miliknya. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanggapi Dokter Viral yang Diduga Hujat Pasien BPJS di Medsos, IDI: Akan Dipanggil dan Disidang Etik
Nekat Jual Seragam Sekolah, Disdik Pekanbaru akan Sangsi Pihak Sekolah
Kabar Gembira! Pemko Pekanbaru akan Berikan Seragam Gratis untuk Seluruh Peserta Didik Baru SD dan SMP Negeri
KPK Tetapkan Pegawainya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang
Presiden Prabowo Naikan Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kemenhan
Siswa SMAN 6 Pekanbaru Tampil di Kejuaraan Nasional Angkat Besi 2026 di Semarang
SMAN 6 Pekanbaru Bangga, Wafa Azka Lathifah Torehkan Sejumlah Prestasi di Tingkat Provinsi
Kepala BGN Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Presiden Prabowo Beri Pesan Khusus

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:46 WIB

Viral Dugaan Pencatutan Data Anak di Dapodik PAUD, Kemendikdasmen Janji Tindak Tegas jika Terbukti

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Tanggapi Dokter Viral yang Diduga Hujat Pasien BPJS di Medsos, IDI: Akan Dipanggil dan Disidang Etik

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:14 WIB

Nekat Jual Seragam Sekolah, Disdik Pekanbaru akan Sangsi Pihak Sekolah

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Kabar Gembira! Pemko Pekanbaru akan Berikan Seragam Gratis untuk Seluruh Peserta Didik Baru SD dan SMP Negeri

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:55 WIB

KPK Tetapkan Pegawainya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang

Berita Terbaru