China Bela Iran, Sebut Punya Hak Lawan Perang AS-Israel

- Redaksi

Kamis, 5 Maret 2026 - 04:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || China secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Iran untuk membela kedaulatan dan hak bela diri di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Sikap ini disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri China Wang Yi.

Dalam pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada Senin, Wang menegaskan bahwa Beijing mendukung Teheran dalam membela diri dari serangan Amerika dan Israel. Sebelumnya satu warga China dilaporkan tewas di iran karena serangan AS dan Israel.

“China menghargai persahabatan tradisional antara China dan Iran, mendukung Iran dalam membela kedaulatan, keamanan, integritas teritorial, dan martabat nasionalnya, serta mendukung Iran dalam melindungi hak dan kepentingannya yang sah,” kata Wang, dikutip media pemerintah China, CCTV, Selasa (3/3/2026).

Wang juga menegaskan bahwa China telah mendesak AS dan Israel untuk segera menghentikan operasi militer guna mencegah konflik meluas di kawasan.

Dalam percakapan terpisah dengan Menteri Luar Negeri Oman, Badr Albusaidi, Wang menuduh Washington dan Tel Aviv telah melanggar tujuan serta prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan sengaja memicu perang melawan Iran.

“China juga bersedia memainkan peran konstruktif, termasuk menegakkan keadilan, berupaya mencapai perdamaian, dan menghentikan perang melalui platform Dewan Keamanan PBB,” ujar Wang kepada Albusaidi, yang selama ini berperan sebagai mediator dalam pembicaraan antara Iran dan AS.

Baca Juga :  Tensi Memanas! Jenderal Iran Ultimatum AS: Jika Serangan Darat Terjadi, Tak Ada Musuh yang akan Selamat

Dalam komunikasi lainnya dengan Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noel Barrot, Wang memperingatkan risiko dunia kembali ke “hukum rimba” jika negara-negara besar bertindak sepihak.

“Negara-negara besar tidak dapat secara sewenang-wenang menyerang negara lain hanya berdasarkan keunggulan militer mereka,” kata Wang juga menekankan bahwa isu nuklir Iran pada akhirnya harus dikembalikan ke jalur penyelesaian politik dan diplomatik.

Pernyataan Wang tersebut muncul setelah ratusan orang dilaporkan tewas di Iran sejak Sabtu, menyusul serangan AS dan Israel terhadap puluhan target di negara itu. Iran kemudian merespons dengan meluncurkan gelombang rudal dan drone ke Israel, negara-negara Teluk, serta pangkalan militer Inggris di Siprus.

Baca Juga :  Penetapan UMP 2026, Pemprov Riau Masih Menunggu PP dari Kemenaker

Hingga kini, empat personel militer AS dilaporkan tewas. Sementara Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa perang dengan Iran berpotensi berlangsung selama berminggu-minggu. **

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Kopda Rico Pramudia
Tidak Mencapai Kesepakatan, Perundingan Iran dan As di Pakistan Gagal
Iran: Serangan Israel ke Lebanon Bisa Buat Negosiasi dengan AS Sia-sia
Jurnalis Al Jazeera Tewas dalam Serangan Drone Israel di Gaza
Tensi Memanas! Jenderal Iran Ultimatum AS: Jika Serangan Darat Terjadi, Tak Ada Musuh yang akan Selamat
Arab Saudi, UEA hingga Qatar Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Hari Jumat 20 Maret
Iran Sebut Israel sebagai Dalang Serangan Drone ke Kilang Saudi, Ini Tujuannya
Pemimpin Tertinggi Iran Tewas Dalam Serangan Israel dan AS, Iran Tetapkan 40 Hari Berkabung

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 14:01 WIB

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Kopda Rico Pramudia

Minggu, 12 April 2026 - 21:40 WIB

Tidak Mencapai Kesepakatan, Perundingan Iran dan As di Pakistan Gagal

Jumat, 10 April 2026 - 12:23 WIB

Iran: Serangan Israel ke Lebanon Bisa Buat Negosiasi dengan AS Sia-sia

Jumat, 10 April 2026 - 12:22 WIB

Jurnalis Al Jazeera Tewas dalam Serangan Drone Israel di Gaza

Kamis, 2 April 2026 - 19:48 WIB

Tensi Memanas! Jenderal Iran Ultimatum AS: Jika Serangan Darat Terjadi, Tak Ada Musuh yang akan Selamat

Berita Terbaru