Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi: Anggota Terlibat Narkoba, Pecat!

- Redaksi

Jumat, 16 Januari 2026 - 00:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Plt Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto didampingi Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, menghadiri secara langsung pisah sambut jajaran Polda Riau. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (14/01/2026) malam.

Pisah sambut jabatan dilakukan oleh Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo kepada Brigjen Pol Dr Hengki Haryadi, hingga beberapa jajaran Polda Riau. Momentum ini menjadi penanda berlanjutnya estafet kepemimpinan Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) serta pejabat utama (PJU) dan Kapolres di tubuh Polda Riau untuk menguatkan keamanan Bumi Lancang Kuning.

Dalam kesempatan itu, Wakapolda Riau Brigjen Pol Dr Hengki Haryadi, menyampaikan tekad kuat untuk memperkuat penegakan disiplin di Riau. Ia mengatakan bahwa sejak hari pertama bertugas, dirinya langsung dihadapkan pada persoalan serius.

“Hari pertama saya bertugas telah mendapat laporan ada anggota yang terlibat narkoba, saya tidak ingin seperti ini terjadi. Padahal ini fatal, karena kita pengalaman betul,” ujar Wakapolda Riau Brigjen Pol Dr Hengki Haryadi.

Dijelaskan, persoalan narkoba di tubuh institusi bukan hanya merusak citra, tetapi juga menggerogoti kepercayaan publik yang selama ini dibangun dengan susah payah. Karena itu, ia menekankan bahwa tidak boleh ada toleransi terhadap pelanggaran berat yang mencederai marwah Polri.

“Nah ke depan saya akan menerapkan tipe kemimpinan situasional. Kadang-kadang saya sayang, kadang-kadang nyubit juga ke anggota,” jelasnya.

Diungkapkan, sebelum bertugas ke Riau, dirinya telah mempelajari lebih awal kriteria daerah ini sehingga terdapat beberapa tantangan besar yang dihadapi Polda Riau. Menurutnya, Bumi Lancang Kuning menjadi satu diantara kawasan strategis yang kerap dijadikan jalur terkait maraknya kejahatan lintas negara, mulai dari perdagangan orang hingga peredaran narkoba.

Baca Juga :  Bersama Fakultas Hukum UIR, Lapas Pekanbaru Gelar Penyuluhan Hukum

“Di Polda Riau, banyak tindak pidana perdagangan orang, banyak kasus-kasus narkoba yang notabene transnasional. Salah satu ciri daripada kejahatan transnasional itu adalah bagaimana merekrut petugas untuk membantu kejahatan mereka,” ungkapnya.

Atas dasar itu, ia meminta agar tidak ragu mengambil tindakan tegas jika ada anggota yang terbukti terlibat dalam praktik-praktik tercela. Baginya, sikap tegas justru menjadi bentuk kepedulian terhadap masa depan.

“Oleh karena itu Pak Kapolda, kalau anggota kita ada yang terlibat narkoba dan lain sebagainya, pecat. Jadi jangan ada sayang-sayang,” tegasnya.

Diterangkan, langkah tegas tersebut bukan semata-mata soal penindakan. Namun, bagian dari upaya besar untuk mewujudkan visi dan misi nasional dalam membangun aparat penegak hukum yang bersih dan berintegritas.

Baca Juga :  Pastikan Kualitas Konsumsi Warga Binaan, Lapas Kelas IIA Pekanbaru Lakukan Pemeriksaan Bahan Makanan

“Maksud dari kami ini adalah untuk mencapai visi dan misi Pak Presiden, visi dan misi Pak Kapolri, serta visi dan misi Polda Riau,” terangnya.

Lebih lanjut, ia juga berkomitmen untuk bekerja seirama dengan Kapolda Riau Irjen Pol Dr Herry Heryawan. Dituturkan, pentingnya soliditas di jajaran Polda Riau agar memelihara keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan efektif tanpa gesekan internal.

“Izinkan kami bergabung di Bumi Lancang Kuning, Insya Allah saya sebagai pembantu Pak Kapolda kalau ke kanan kita ke kanan, kalau ke kiri kita ke kiri. Jadi tidak ada dua nahkoda demi tercapainya visi dan misi daripada Polda Riau,” pungkasnya. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seragam SMAN 3 Siak Hulu Disorot, Bayar di BRI Link Diduga Milik Bendahara Komite, BASMI Riau Desak Disdik Turun Tangan
Tim Penyuluh Karhutla Berikan Edukasi kepada Masyarakat di Lirik Inhu
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai dan Kapolda Riau Turun Langsung Tinjau Karhutla di Inhu
Mulai Besok, Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas, Siswa Wajib Gunakan Masker
Gelper E-Zone 88 Bengkalis Disorot, Warga Desak Kapolda dan Kapolres Usut Dugaan Judi
Masih Gunakan Stiker LPS, DLHK Pekanbaru Amankan 3 Angkutan Sampah Tak Berizin
Viral Penganiayaan di RTH Pekanbaru, Polisi Tangkap Terduga Pelaku
Inspektorat Temukan 31 SMA Wajib Kembalikan Rp566 Juta, Publik Pertanyakan Peran Kepsek dan MKKS

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 01:02 WIB

Seragam SMAN 3 Siak Hulu Disorot, Bayar di BRI Link Diduga Milik Bendahara Komite, BASMI Riau Desak Disdik Turun Tangan

Kamis, 10 September 2026 - 17:45 WIB

Tim Penyuluh Karhutla Berikan Edukasi kepada Masyarakat di Lirik Inhu

Kamis, 10 September 2026 - 17:42 WIB

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai dan Kapolda Riau Turun Langsung Tinjau Karhutla di Inhu

Rabu, 9 September 2026 - 18:29 WIB

Gelper E-Zone 88 Bengkalis Disorot, Warga Desak Kapolda dan Kapolres Usut Dugaan Judi

Rabu, 9 September 2026 - 17:39 WIB

Masih Gunakan Stiker LPS, DLHK Pekanbaru Amankan 3 Angkutan Sampah Tak Berizin

Berita Terbaru

Indragiri Hulu

Tim Penyuluh Karhutla Berikan Edukasi kepada Masyarakat di Lirik Inhu

Kamis, 10 Sep 2026 - 17:45 WIB