Ribut di Kedai Tuak, Sahrul Sidauruk Tewas Ditikam, Polisi Buru Pelaku

- Redaksi

Minggu, 25 Januari 2026 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Sahrul Sidauruk (45) kehilangan nyawa setelah sebilah pisau menancap tembus ke jantung. Saat ini pelaku penikaman inisial YT sedang diburu polisi.

Peristiwa berdarah itu terjadi pada hari Jumat (23/1/2026) sekira pukul 22.00 WIB di Nagori Parik Sabungan, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun.

Informasi dihimpun dari Junerdi Malau keluarga korban menerangkan bahwa kejadian itu bermula adanya cekcok di salah satu warung tuak, di Nagori Parik Sabungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kabar yang kuterima, setelah ada pertengkaran, pemilik warung kemudian melerai lalu mengantar pulang pelaku yang tak jauh dari lokasi,” ujar Junerdi saat diwawancarai di ruang Forensik RSU Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar.

Baca Juga :  Motor Warga Hilang, DPRD Pekanbaru Minta Segera Tertibkan Parkir Liar di Sekitar Mall SKA

Melansir Sumutpos, Junerdi menambahkan, pada saat pelaku diantar pulang, korban pun kemudian berniat pulang dengan menaiki sepeda motornya.

Akan tetapi, tanpa diduga korban tiba-tiba pelaku datang dan langsung menikam korban saat masih di atas kendaraan.

Tikaman menggunakan pisau belati itu terarah ke bagian dada dan sampai menembus jantung yang membuat korban jatuh.

Sementara itu, usai melakukan aksinya pelaku langsung kabur.

Masyarakat yang melihat kejadian itu berupaya membawa korban ke puskesmas terdekat dan selanjutnya dirujuk ke RSU Djasamen Saragih.

Namun saat dalam perjalanan ke rumah sakit, korban meninggal dunia.

Baca Juga :  Sat Resnarkoba Polres Siak Bekuk Mahasiswa Simpan 63 Butir Ekstasi, Pemasok Masih Buron

“Polisi kemudian membawa korban ke forensik untuk diotopsi,” kata Junerdi.

Masih pengakuan Junerdi, pelaku inisial YT sebenarnya orang pendatang ke kampung itu dan menumpang di rumah saudaranya.

“Kerjanya ke ladang dan katanya keluarganya berasal dari Sidamanik, Kabupaten Simalungun,” terangnya.

Sementara itu, korban meninggalkan dua orang putri yang masih duduk di kursi SD.

“Setelah kejadian, polisi langsung datang. Keluarga juga dibantu untuk biaya otopsi. Jadi kami sangat berterimakasih. Tentu juga kami berharap agar pelaku segera ditangkap,” ujar Junerdi.

Kapolsek Dolok Pardamean AKP Restuadi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan jajaran Polres Simalungun sudah turun ke lokasi dan memburu pelaku. ** (L. Napitu/SN86)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satpam Waduk Jatiluhur Ditemukan Tewas dengan Kedua Tangan Terborgol di Pinggir Danau
Perampok Toko Emas di Tapaktuan Aceh Selatan Ternyata Oknum Polisi, Motif Terdesak Ekonomi
Kurang dari 24 Jam, Polisi Berhasil Ringkus Perampok Toko Emas Amin Setia di Tapaktuan Aceh Selatan
Gunakan Senjata Laras Panjang, Perampok Gasak Toko Emas Amin Setia di Aceh Selatan
Geledah Kafe de’Clan, Polisi Temukan Brankas Besar di Balik Etalase
Puluhan Brimob Bersenjata Kawal Penggeledahan Kafe dan Money Changer di Jakarta Selatan
Warga Pekanbaru Jadi Korban Begal Usai Ditawari Tumpangan oleh OTK, Iphone Raib
Komnas Perempuan: Kasus Penyekapan dan Penganiayaan YTR Belum Bisa Disebut Penyiksaan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:25 WIB

Satpam Waduk Jatiluhur Ditemukan Tewas dengan Kedua Tangan Terborgol di Pinggir Danau

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:37 WIB

Perampok Toko Emas di Tapaktuan Aceh Selatan Ternyata Oknum Polisi, Motif Terdesak Ekonomi

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:54 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polisi Berhasil Ringkus Perampok Toko Emas Amin Setia di Tapaktuan Aceh Selatan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:49 WIB

Gunakan Senjata Laras Panjang, Perampok Gasak Toko Emas Amin Setia di Aceh Selatan

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:17 WIB

Geledah Kafe de’Clan, Polisi Temukan Brankas Besar di Balik Etalase

Berita Terbaru