SUARANEWS86.COM || JAKARTA — Polemik rencana setoran sekitar Rp120 triliun dari keuntungan Danantara ke negara kembali menjadi sorotan. Sebelum kehilangan kursi Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa sempat mengungkap persoalan tersebut secara terbuka.
Menurut Purbaya, sekitar Rp120 triliun keuntungan Danantara direncanakan menjadi tambahan penerimaan negara. Namun, ia menyebut Danantara sempat menyatakan tidak mengetahui rencana tersebut dan masih menyampaikan keberatan.
Meski demikian, Purbaya menegaskan sebagian keuntungan Danantara tetap akan diarahkan menjadi cadangan anggaran pemerintah. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan perintah Presiden dan sebelumnya telah dijanjikan oleh Rosan Roeslani kepada Presiden Prabowo Subianto.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Purbaya menyebut nilai sekitar Rp120 triliun itu berasal dari keuntungan Danantara. Namun, saat itu ia mengaku belum dapat memastikan apakah mekanisme setoran tersebut akan dilakukan dalam bentuk dividen atau melalui skema lainnya.
Persoalan tersebut kemudian menjadi semakin menarik setelah pada 14 September 2026 Purbaya dicopot dari jabatan Menteri Keuangan dan digantikan oleh Suahasil Nazara. Pada hari yang sama, Rosan menyampaikan bahwa Danantara akan segera membahas persoalan setoran keuntungan tersebut dengan Menteri Keuangan yang baru pada pekan ini.
Lantas, apakah polemik setoran Rp120 triliun Danantara menjadi salah satu alasan Purbaya diganti?
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Presiden maupun pihak Istana yang menyebut persoalan tersebut sebagai alasan pergantian Menteri Keuangan.
Namun, isu tersebut turut masuk dalam analisis mengenai reshuffle kabinet. Direktur CELIOS Bhima Yudhistira menilai persoalan koordinasi internal Kementerian Keuangan, gaya komunikasi Purbaya, serta ketegangan terkait rencana setoran atau dividen Rp120 triliun Danantara menjadi sejumlah faktor yang menurut analisanya ikut berkontribusi terhadap pergantian tersebut.
Pendapat Bhima merupakan analisis dan tidak dapat diperlakukan sebagai konfirmasi resmi mengenai alasan Purbaya dicopot dari jabatannya. Fakta yang telah disampaikan sebelumnya adalah Purbaya mendorong agar setoran tersebut masuk ke kas negara, sementara Danantara disebut masih menyatakan keberatan.
Kini, pembahasan mengenai dana Rp120 triliun tersebut akan dilanjutkan Rosan bersama Suahasil selaku Menteri Keuangan yang baru. Perkembangan berikutnya akan menentukan apakah kebijakan yang sebelumnya diperjuangkan Purbaya tetap berjalan dengan skema yang sama atau mengalami perubahan. **
Editor : Reza

























