Kabut Asap Masih Kepung Pekanbaru, Pemko Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas

- Redaksi

Selasa, 15 September 2026 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || PEKANBARU — Kabut asap dampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) masih menyelimuti Kota Pekanbaru hingga Selasa (15/9/2026). Kondisi tersebut turut berdampak pada aktivitas belajar mengajar di sekolah.

Kualitas udara di Pekanbaru berada pada kategori sangat tidak sehat. Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menerapkan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka terbatas sebagai langkah perlindungan terhadap peserta didik dari paparan udara yang tidak sehat.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, mengatakan proses belajar mengajar tetap berlangsung di sekolah, namun dengan sejumlah pembatasan.

“Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan secara tatap muka terbatas,” kata Abdul Jamal.

Dalam penerapannya, waktu kepulangan peserta didik diatur hingga pukul 12.00 WIB. Selain itu, seluruh peserta didik diwajibkan menggunakan masker selama berada di lingkungan sekolah.

Pihak sekolah juga diminta memastikan seluruh aktivitas peserta didik dilakukan di dalam ruangan. Aktivitas di luar kelas dibatasi untuk mengurangi paparan udara yang tidak sehat.

“Jadi aktivitas hanya boleh dalam ruangan saja,” jelas Jamal.

Menurut Jamal, kebijakan tersebut dapat kembali disesuaikan apabila kondisi kualitas udara di Pekanbaru mengalami penurunan.

Jika kualitas udara semakin memburuk, pihak sekolah dapat mempercepat waktu kepulangan peserta didik sebagai langkah antisipasi.

Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, lanjut Jamal, terus memantau perkembangan kualitas udara. Hasil pemantauan tersebut menjadi salah satu dasar dalam menentukan kebijakan kegiatan belajar mengajar.

Baca Juga :  TNI Gesa Finishing Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Rantau Langsat

“Langkah ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan kesehatan peserta didik selama kondisi kualitas udara belum membaik,” pungkasnya. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari ke 6 Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Satgas Preventif Kedepankan Edukasi Humanis di Pasar Sail
Segera Diresmikan, Pemko Ubah Kawasan Kumuh Dibawah Jembatan Siak I Jadi Ruang Publik Modern
Mantan Bupati Siak Arwin AS Wafat, Afni Zulkifli: Saya Seperti Anak Kehilangan Bapak
Puluhan Pengemudi Segel Kantor Maxim Pekanbaru, Tolak Program Berbayar
Mulai 1 November, RS Awal Bros Hangtuah Resmi Layani Pasien BPJS Kesehatan
Perbaikan dan Pemeliharaan Jembatan Siak III Akan Segera Dimulai, Arus Lalin Akan Dialihkan ke Jembatan Siak I
Pohon Tumbang di Jalan Sudirman Timpa Innova, DLHK Pekanbaru Temukan Akar Bekas Dibakar
Pengendara Motor Tewas Ditempat Usai Alami Kecelakaan dengan Truk di Jalan Siak II Pekanbaru

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Hari ke 6 Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Satgas Preventif Kedepankan Edukasi Humanis di Pasar Sail

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:22 WIB

Segera Diresmikan, Pemko Ubah Kawasan Kumuh Dibawah Jembatan Siak I Jadi Ruang Publik Modern

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Mantan Bupati Siak Arwin AS Wafat, Afni Zulkifli: Saya Seperti Anak Kehilangan Bapak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Puluhan Pengemudi Segel Kantor Maxim Pekanbaru, Tolak Program Berbayar

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Mulai 1 November, RS Awal Bros Hangtuah Resmi Layani Pasien BPJS Kesehatan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page