Cekcok Berujung Maut, Jukir Minimarket di Palu Tewas Ditembak Anggota Propam Polda Sulawesi Tengah

- Redaksi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Seorang juru parkir minimarket di Palu, Sulawesi Tengah tewas ditembak anggota Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulawesi Tengah, Aipda AA, usai cekcok masalah parkir.

Kasat Reskrim Polresta Palu, AKP Ismailboby mengatakan Aipda AA melepaskan tembakan antara tujuh hingga delapan peluru ke juru parkir yang diketahui bernama Dedi.

“Peluru yang keluar dari senjata AA, sekitar 7 atau 8 butir. Tapi, kita belum dapat pastikan jumlah luka yang dialami korban hingga meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis,” katanya, mengutip CNNIndonesia, Jumat (28/8).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini bermula saat Aipda AA datang menggunakan Toyota Avanza putih dan berhenti di sekitar warung makan Gorontalo untuk berbelanja di salah satu minimarket, Kamis (27/8) malam.

Baca Juga :  Wako Pekanbaru Serahkan Sapi Kurban Berbobot 907 Kg Bantuan Presiden RI ke Warga Tirta Siak

Saat Aipda AA berjalan ke kendaraannya, kemudian didatangi oleh tukang parkir, Dedi.

Namun, tiba-tiba terjadi cekcok hingga berujung pada perkelahian. Dedi mengeluarkan senjata tajam jenis parang lalu menyerang Aipda AA, tapi serangan itu ditangkisnya hingga anggota Propam tersebut mengalami luka tangan kanan dan jari tangan kirinya putus.

“Dalam keadaan terdesak, Aipda AA mengeluarkan senjata apinya dan melepaskan Setu tembakan peringatan. Tapi, Dedi masih mengejar, sehingga Aipda AA melepaskan sejumlah tembakan ke arah Dedi,” kata Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Achmad Muhaimin dalam keterangannya.

Baca Juga :  INDODAX Hadirkan Tokenized Stocks, Perluas Akses Investor ke Aset Global Berbasis Blockchain

Tak hanya Dedi, kata Achmad, salah seorang warga inisial MA dilarikan ke rumah sakit setelah diduga peluru nyasar dari tembakan senjata Aipda AA ketika mengintip saat berada di tempat jahit sepatu yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Saat mengintip dari jendela, dia kemudian menyadari terdapat luka pada bagian leher kanan yang diduga akibat terkena peluru nyasar,” jelasnya.

Akibat kejadian itu, ada tiga korban yang dibawa ke rumah sakit berbeda di Kota Palu untuk mendapatkan penanganan medis, dimana kata Achmad Aipda AA dibawa ke RS Bhayangkara Palu. Sementara, Dedi dan MA dibawa ke RS Tingkat III Dr Shindu Trisno.

Baca Juga :  DePA-RI: Jangan Biarkan Viralitas Menjadi Pengadilan Media Sosial

“Namun, Dedi meninggal dunia setelah dirujuk ke RSUD Anutapura Palu,” ujarnya.

Achmad mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap seluruh rangkaian kejadian itu.

“Petugas telah memasang garis polisi di lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara,” katanya.

Atas kejadian tersebut, Aipda AA akan menjalani pemeriksaan di Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulawesi Tengah. Polisi memastikan jika dalam penyidikan yang dilakukan pihak Propam ditemukan ada unsur kelalaian, Aipda AA akan diberikan diberikan sanksi tegas.

“Jika ditemukan kelalaian atau pelanggaran prosedur penggunaan senjata api, Propam Polda yang akan memprosesnya,” ungkapnya. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SIM Kedaluwarsa Diminta Tetap Bisa Diperpanjang, Warga Gugat UU LLAJ ke MK
Reshuffle Kabinet! Prabowo Lantik Suahasil Nazara jadi Menteri Keuangan Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
Usai Latihan Prapenugasan, 150 Personel Polri Siap Bertugas dalam Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah
Pemerintah Siapkan Bansos Digital untuk 50 Juta Masyarakat Desil 1-5
Anaknya Masuk Desil 7, Purbaya Soroti Data BPS yang Meleset
HUT ke-25 Demokrat, Afrian Mukhlas: Partai Harus Makin Kokoh Jadi Rumah Kebangsaan dan Pro-Rakyat
HUT Ke-25 Partai Demokrat, DPC Sumenep Gaungkan Semangat Mengabdi di Momentum Maulid Nabi
Viral Penganiayaan di RTH Pekanbaru, Polisi Tangkap Terduga Pelaku

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:46 WIB

SIM Kedaluwarsa Diminta Tetap Bisa Diperpanjang, Warga Gugat UU LLAJ ke MK

Senin, 14 September 2026 - 19:05 WIB

Reshuffle Kabinet! Prabowo Lantik Suahasil Nazara jadi Menteri Keuangan Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Kamis, 10 September 2026 - 17:14 WIB

Pemerintah Siapkan Bansos Digital untuk 50 Juta Masyarakat Desil 1-5

Kamis, 10 September 2026 - 14:04 WIB

Anaknya Masuk Desil 7, Purbaya Soroti Data BPS yang Meleset

Rabu, 9 September 2026 - 19:31 WIB

HUT ke-25 Demokrat, Afrian Mukhlas: Partai Harus Makin Kokoh Jadi Rumah Kebangsaan dan Pro-Rakyat

Berita Terbaru