Pasang Jebakan Listrik, Pemilik Pabrik Tahu di Kampar Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

- Redaksi

Selasa, 2 September 2025 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Kurang dari 24 jam setelah penemuan mayat seorang remaja, Polres Kampar berhasil mengungkap misteri di balik kematian tragis di Desa Kualu, Kecamatan Tambang. Dengan kerja keras dan penyelidikan cepat, tim gabungan dari Satreskrim Polres Kampar dan Unit Polsek Tambang berhasil meringkus pelaku yang ternyata memasang jebakan listrik di area pabriknya.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang menyampaikan bahwa penangkapan pelaku berinisial AR (40) dilakukan dalam waktu singkat.

“Pelaku berinisial AR (40) ini kita tangkap kurang dari 24 jam. Penangkapan ini berkat kolaborasi tim yang jeli dalam menganalisis saksi-saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian,” kata Boby Selasa (2/9).

Penyelidikan yang cermat dan cepat menjadi kunci utama dalam mengungkap kasus yang menggegerkan warga setempat.

Kasus ini bermula saat warga menemukan korban RE (14), yang merupakan warga Desa Kualu, sudah tidak bernyawa lagi di belakang sebuah pabrik tahu. Penemuan ini segera dilaporkan kepada pihak berwajib.

Unit Polsek Tambang yang pertama kali tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP awal dan membawa jenazah korban ke RS Bhayangkara Pekanbaru. Tindakan cepat ini penting untuk memastikan otopsi dapat dilakukan guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Hasil otopsi dan penyelidikan forensik akhirnya mengungkap fakta mengejutkan. Remaja tersebut tewas akibat tersengat aliran listrik.

Baca Juga :  Polda Riau Jawab Harapan Masyarakat dalam Kegiatan Jumat Curhat di Taman Rekreasi Alam Mayang

Diketahui, aliran listrik tersebut merupakan jebakan yang sengaja dipasang oleh pemilik pabrik tahu, pelaku AR, untuk mengamankan asetnya dari serangkaian pencurian yang telah terjadi.

Dalam keterangannya, Kapolres menjelaskan motif di balik perbuatan pelaku. “Pelaku dengan niat ingin memberi efek jera kepada orang-orang yang mencuri di pabriknya tersebut,” jelasnya.

Pelaku merasa frustasi karena pabriknya menjadi sasaran pencurian selama tiga bulan terakhir, dengan barang-barang seperti mesin air dan ember besi yang hilang. Namun, pelaku memilih untuk tidak melaporkan kejadian tersebut kepada polisi dan justru mengambil tindakan ilegal yang berakibat fatal.

Atas perbuatannya, pelaku AR kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum. Ia dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, Pasal 338 KUHP tentang perampasan nyawa orang, dan Pasal 359 KUHP tentang kealpaan yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia.

Baca Juga :  Humanis dan Edukatif, Polwan Ditlantas Polda Riau Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas di CFD Pekanbaru

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk melaporkan kejadian pencurian apapun ke Polisi biar jangan terjadi hal yang serupa,” tegasnya.

Boby juga mengingatkan bahayanya tindakan memasang jebakan listrik, yang tidak hanya membahayakan orang lain, tetapi juga dapat berbalik membahayakan diri sendiri.

Kepada polisi, pelaku mengaku tidak tahu bahwa jebakan yang dipasangnya telah memakan korban, dan baru menyadarinya setelah pulang dari berjualan tahu. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pekanbaru Buktikan Janji, Pemprov Riau Berdalih Defisit: Seragam Gratis Jadi Sorotan Publik
Balita 4 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Oknum Perwira Polres Bone, Polisi Dalami Dugaan Rem Blong
Soroti Mekanisme Pencairan Anggaran DPRD Riau Senilai Rp 331,12 Juta, BASMI Desak Klarifikasi Sekwan
Kejati Riau Tetapkan 9 Tersangka Korupsi Dana PI 10 Persen PHR, Komisaris hingga Direksi PT SPRH Terjerat
SMK Negeri 2 Pekanbaru Resmikan Daikin Center of Excellence, Cetak Lulusan Siap Kerja Berstandar Industri
Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas Didalam Rumahnya Usai Dibacok Mantan Suami
Buaya Kian Meresahkan, Pemdes Kampung Pulau Pasang Baliho Peringatan di Sungai Batang Rengat
Pemko Pekanbaru Gratiskan Seragam, LIRA: Tak Ada Lagi Alasan Sekolah Jual Seragam atau Arahkan ke Penjahit Tertentu

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:50 WIB

Pekanbaru Buktikan Janji, Pemprov Riau Berdalih Defisit: Seragam Gratis Jadi Sorotan Publik

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:47 WIB

Balita 4 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Oknum Perwira Polres Bone, Polisi Dalami Dugaan Rem Blong

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:22 WIB

Soroti Mekanisme Pencairan Anggaran DPRD Riau Senilai Rp 331,12 Juta, BASMI Desak Klarifikasi Sekwan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:48 WIB

Kejati Riau Tetapkan 9 Tersangka Korupsi Dana PI 10 Persen PHR, Komisaris hingga Direksi PT SPRH Terjerat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas Didalam Rumahnya Usai Dibacok Mantan Suami

Berita Terbaru