Bagian dari Program Pembinaan dan Rehabilitasi, Warga Binaan Lapas Narkotika Rumbai Gelar Latihan Rebana dan Kompang

- Redaksi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Pekanbaru — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai gelar latihan rebana dan kompang bagi Warga Binaannya, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan dan rehabilitasi untuk para Warga Binaan.

Latihan rebana dan kompang kali ini diikuti Warga Binaan. Mereka terlihat antusias mengikuti latihan yang dipandu dan bekerjasama dengan Majelis Sunan Ad-Dakwah yang melakukan pembinaan kepribadian agama Islam.

Kepala Lapas Narkotika Rumbai, Reinhards Indra Pitoy mengatakan latihan rebana dan kompang ini bertujuan mengasah kemampuan para Warga Binaan dalam bermain rebana dan kompang. Selain itu, kegiatan ini juga melatih keterampilan mereka agar nantinya bermanfaat setelah kembali ke masyarakat.

“Latihan rebana dan kompang ini kami laksanakan setiap pekan. Kami berharap kegiatan ini membantu para Warga Binaan untuk mengembangkan potensi diri dan menjadi pribadi yang lebih baik,” harap Kalapas.

Sementara itu, Kepala Subseksi Registrasi dan Bimkemas, Riko Saputra menambahkan latihan rebana dan kompang juga bertujuan untuk

– Peningkatan Keterampilan dan Produktivitas :
WBP dapat mengisi waktu luang mereka dengan kegiatan yang positif dan produktif.

– Pengembangan Karakter dan Disiplin :
Bermain musik dalam grup membutuhkan kerja sama, kekompakan, disiplin, dan rasa tanggung jawab terhadap peran masing-masing. Ini membantu membentuk karakter dan soft skill mereka.

Baca Juga :  Diduga Menyalahkan Kewenangan, 7 Personel Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Dipatsus

– Sarana Hiburan dan Pengurangan Stres :
Musik adalah media yang efektif untuk menghilangkan kejenuhan, mengurangi stres, dan memperbaiki suasana hati di lingkungan lapas yang sering kali monoton dan penuh tekanan.

– Pemulihan Sosial dan Reintegrasi :
Kegiatan berkelompok seperti ini mendorong interaksi sosial yang sehat, membangun rasa kebersamaan, dan membantu narapidana mempersiapkan diri untuk kembali berintegrasi ke masyarakat.

– Pelestarian Budaya Lokal :
Kompang merupakan alat musik tradi. (Rls)

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BOSDA 2024 Belum Dibayar, BASMI: Jangan Korbankan Pendidikan Demi Kepentingan Pejabat
Misteri Supir Truk Tewas Dilakban di Pekanbaru Terungkap, Polisi Tangkap 3 Pelaku
Asyik Ngeganja di Kafe Saat Listrik di Pekanbaru BlackOut, 2 Pria Diciduk Polisi
Listrik Padam Massal di Sumatera, Manajemen PT PLN Sampaikan Permohonan Maaf
Gangguan Transmisi di Sungai Rumbai-Muaro Bungo 275kV Sebabkan Listrik BlackOut di Wilayah Sumatera
Persoalan Lahan SHM Niko Fernando yang Diklaim Milik Pemko Pekanbaru, BASMI Riau Akan Bongkar Kasus ini
Antisipasi Terjadinya Kriminalitas Akibat Listrik Padam, Polda Riau dan Tim Raga Gelar Patroli
“Blue Light Patrol Ditlantas Polda Riau Ditingkatkan Pasca Gangguan Kelistrikan Sumbagut”

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 07:10 WIB

BOSDA 2024 Belum Dibayar, BASMI: Jangan Korbankan Pendidikan Demi Kepentingan Pejabat

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:12 WIB

Misteri Supir Truk Tewas Dilakban di Pekanbaru Terungkap, Polisi Tangkap 3 Pelaku

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:55 WIB

Asyik Ngeganja di Kafe Saat Listrik di Pekanbaru BlackOut, 2 Pria Diciduk Polisi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:48 WIB

Listrik Padam Massal di Sumatera, Manajemen PT PLN Sampaikan Permohonan Maaf

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:05 WIB

Gangguan Transmisi di Sungai Rumbai-Muaro Bungo 275kV Sebabkan Listrik BlackOut di Wilayah Sumatera

Berita Terbaru