SUARANEWS86.COM || Pemadaman listrik total (blackout) yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera, termasuk Provinsi Riau, pada Jumat (22/5/2026) malam, langsung disikapi serius oleh aparat kepolisian.
Guna mengantisipasi terjadinya aksi kriminalitas yang memanfaatkan kondisi gelap gulita, Polda Riau dan jajaran langsung bergerak cepat meningkatkan intensitas patroli di lapangan.
Masyarakat di Bumi Lancang Kuning diimbau untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan berlapis. Situasi minim cahaya di lingkungan pemukiman dan jalan raya dinilai rawan dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melancarkan aksi kejahatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol Hasyim Risahondua, menegaskan kepolisian langsung mengambil langkah preventif sesaat setelah menerima informasi gangguan massal pada sistem kelistrikan tersebut. Patroli disisir ke berbagai titik vital, mulai dari jalanan sepi hingga ke kawasan padat penduduk.
“Menyikapi peristiwa ini, perlu kami sampaikan bahwa kami kepolisian tentunya meningkatkan patroli khususnya di wilayah rawan, baik di jalanan hingga permukiman,” tegas Kombes Hasyim saat dikonfirmasi pada Jumat malam.
Tidak main-main, operasi pengamanan ini dilakukan dalam skala besar dengan melibatkan gabungan personel lintas satuan. Pengamanan malam ini diperkuat oleh Tim RAGA Polda Riau, Satreskrim Polresta Pekanbaru, Satuan Brimob, hingga seluruh jajaran Kepolisian Resor (Polres) di berbagai kabupaten/kota.
Kombes Hasyim memastikan bahwa Polri akan terus berupaya memberikan rasa aman dan nyaman di tengah kepanikan warga akibat padamnya aliran listrik. Ia pun mengajak masyarakat untuk bersinergi menjaga keamanan dengan cara menjadi ‘polisi’ bagi diri sendiri dan lingkungan terdekatnya.
“Bagi warga yang membutuhkan bantuan darurat atau melihat hal yang mencurigakan, kepolisian meminta untuk tidak ragu melapor. Masyarakat dapat segera menghubungi layanan call center bebas pulsa di nomor 110 atau mendatangi pos polisi terdekat untuk mendapatkan respons cepat,” jelas Hasyim.
Selain mengantisipasi kejahatan, Kombes Hasyim juga mewanti-wanti masyarakat terkait potensi bencana kebakaran akibat penggunaan alat penerangan alternatif.
“Warga yang menggunakan lilin diimbau untuk meletakkannya di tempat yang aman dan jauh dari jangkauan benda-benda yang mudah terbakar agar situasi Kamtibmas tetap kondusif hingga listrik kembali normal,” pungkasnya. **
Editor : Reza
























