Anak Bupati dan Selebgram Pekanbaru Direhabilitasi, Satu Tersangka Lanjut Penyidikan Kasus Narkoba

- Redaksi

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pekanbaru mengungkap hasil asesmen terpadu terhadap 13 orang yang diamankan dalam kasus dugaan pesta narkoba di Pekanbaru.

Dari hasil pemeriksaan, satu orang dinyatakan lanjut ke proses penyidikan, sementara lainnya direhabilitasi, termasuk yang diduga anak Bupati berinisial AF dan selebgram Pekanbaru berinisial SA.

Kepala BNN Kota Pekanbaru, Wawan mengatakan asesmen dilakukan sejak pagi hingga sore oleh tim asesmen terpadu yang terdiri dari unsur hukum dan medis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mereka masing-masing berinisial KS, RR, GSA, PT, AF, MAY, FTR, IMF, MA, NR, SAP, SA dan ALS,” ujar Wawan, Selasa (26/5/2026).

Ia menjelaskan, tim hukum terdiri dari penyidik Polresta Pekanbaru, penyidik BNN Kota Pekanbaru dan jaksa dari Kejari Pekanbaru. Tim tersebut bertugas mendalami kemungkinan keterlibatan para tersangka dalam jaringan peredaran narkotika.

Baca Juga :  Ditlantas Polda Riau Kembali Gelar Dragbike Session II di Sport Center Rumbai, 95 Starter Adu Kecepatan

Sementara itu, tim medis melakukan penilaian tingkat penggunaan narkotika, mulai dari kategori ringan, sedang hingga berat. Hasil gabungan kedua tim menjadi dasar penentuan apakah tersangka direhabilitasi atau diproses pidana.

“Hasil asesmen menentukan apakah tersangka dilanjutkan ke penyidikan atau menjalani rawat inap maupun rawat jalan,” jelasnya.

Dari hasil asesmen, tersangka berinisial FR dinyatakan lanjut ke proses penyidikan. FR diketahui positif ganja dan kedapatan memiliki barang bukti berupa ganja seberat 9,86 gram serta etomidate 7,76 gram.

BNN menyebut jumlah ganja yang dimiliki FR melebihi ambang batas pengguna sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 4 Tahun 2010 yang menetapkan batas maksimal 5 gram.

Baca Juga :  Police Goes To School, Ditlantas Polda Riau Gaungkan Green Policing di SMAN 4 Pekanbaru

“Karena barang buktinya melebihi ketentuan, maka perkaranya dilanjutkan ke tingkat penyidikan,” kata Wawan.

Selain itu, dari hasil pemeriksaan diketahui FR diduga menjadi pihak yang memberikan etomidate kepada peserta lain dalam pesta tersebut.

Sementara tersangka MAY yang kedapatan membawa ganja 1,39 gram dinyatakan tidak terlibat jaringan, namun masuk kategori pengguna berat sehingga direkomendasikan menjalani rehabilitasi rawat inap selama tiga bulan.

“Untuk rawat inap bisa di fasilitas milik pemerintah atau swasta. Kalau milik BNN gratis,” ujarnya.

Sedangkan 11 tersangka lainnya dinilai tidak terlibat jaringan narkotika dan masuk kategori pengguna ringan.

Baca Juga :  Walikota Pekanbaru Resmikan Kencana Mini Soccer di Sukajadi, Dapat Digunakan Secara Gratis oleh Warga

Mereka direkomendasikan menjalani rehabilitasi rawat jalan di BNN Kota Pekanbaru maupun BNN Provinsi Riau dengan durasi antara tiga hingga enam kali pertemuan.

BNN juga mengungkap sebagian peserta, khususnya perempuan, mengaku tidak mengetahui zat yang mereka konsumsi merupakan narkotika.

“Mereka mengaku baru pertama kali menggunakan dan tidak tahu itu narkoba. Ada yang hanya sekali memakai,” ungkap Wawan.

Menurutnya, beberapa peserta awalnya mengira zat tersebut bukan narkotika sampai akhirnya merasakan efek pusing setelah mengonsumsinya.

Dari hasil pemeriksaan, anak Bupati berinisial AF dan selebgram Pekanbaru berinisial SA juga direkomendasikan menjalani rehabilitasi. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pekanbaru Bagikan 3 Stel Seragam Gratis, Program SMA/SMK Pemprov Riau Malah Batal
Soroti Mekanisme Pencairan Anggaran DPRD Riau Senilai Rp 331,12 Juta, BASMI Desak Klarifikasi Sekwan
Kejati Riau Tetapkan 9 Tersangka Korupsi Dana PI 10 Persen PHR, Komisaris hingga Direksi PT SPRH Terjerat
SMK Negeri 2 Pekanbaru Resmikan Daikin Center of Excellence, Cetak Lulusan Siap Kerja Berstandar Industri
Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas Didalam Rumahnya Usai Dibacok Mantan Suami
Buaya Kian Meresahkan, Pemdes Kampung Pulau Pasang Baliho Peringatan di Sungai Batang Rengat
Pemko Pekanbaru Gratiskan Seragam, LIRA: Tak Ada Lagi Alasan Sekolah Jual Seragam atau Arahkan ke Penjahit Tertentu
Ditlantas Polda Riau Kampanyekan Keselamatan Berlalu Lintas dan Nasionalisme di Pekanbaru

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:50 WIB

Pekanbaru Bagikan 3 Stel Seragam Gratis, Program SMA/SMK Pemprov Riau Malah Batal

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:22 WIB

Soroti Mekanisme Pencairan Anggaran DPRD Riau Senilai Rp 331,12 Juta, BASMI Desak Klarifikasi Sekwan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:48 WIB

Kejati Riau Tetapkan 9 Tersangka Korupsi Dana PI 10 Persen PHR, Komisaris hingga Direksi PT SPRH Terjerat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas Didalam Rumahnya Usai Dibacok Mantan Suami

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Buaya Kian Meresahkan, Pemdes Kampung Pulau Pasang Baliho Peringatan di Sungai Batang Rengat

Berita Terbaru