SUARANEWS86.COM || Tangerang – Guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya, Pemerintah Desa Gaga, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, pada (31/07/2025), menggelar sosialisasi Undang-Undang Lalu Lintas dan Keselamatan Berkendara Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di aula serbaguna desa dan dihadiri ratusan warga, termasuk tokoh masyarakat, perangkat desa, ibu-ibu PKK, serta unsur TNI dan Polri.
Komitmen Tekan Angka Kecelakaan
Sosialisasi ini merupakan wujud komitmen desa dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang. Dengan menggandeng pihak kepolisian dan TNI, acara difokuskan pada edukasi seputar aturan berkendara yang benar, kewajiban pengendara, serta pentingnya penggunaan perlengkapan keselamatan seperti helm dan sabuk pengaman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pesan Kepala Desa Gaga
Kepala Desa Gaga, H. Muhamad Shoddikin, S.Sos, dalam sambutannya menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama.
Harapan Tertib Berlalu Lintas
“Kami ingin masyarakat sadar bahwa melanggar aturan lalu lintas bukan hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga orang lain. Dengan sosialisasi ini, kami harap warga bisa menjadi lebih disiplin dan memprioritaskan keselamatan,” ujar Shoddikin kepada wartawan usai acara.
Peran Generasi Muda
Ia juga mengajak generasi muda untuk menjadi pelopor dalam tertib berlalu lintas dan menjadi contoh bagi lingkungan sekitar.
Penjelasan Aparat TNI dan Polri
Hadir sebagai narasumber, Serka Suenro (Babinsa Desa Gaga) dan Aipda Syamsul Arifin (Bhabinkamtibmas) memberikan pemaparan langsung kepada warga. Keduanya mengulas jenis-jenis pelanggaran lalu lintas yang umum terjadi, sanksi hukumnya, serta menyampaikan simulasi berkendara yang aman dan sesuai aturan.
Simbol Kampanye Keselamatan
Menariknya, sejumlah peserta tampak mengenakan helm selama kegiatan berlangsung—menjadi simbol kuat kampanye keselamatan yang digaungkan panitia. Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, termasuk soal maraknya aksi kebut-kebutan di malam hari oleh kalangan remaja.
Helm Gratis untuk Peserta Aktif
Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga membagikan helm gratis kepada peserta aktif. Inisiatif ini disambut hangat, terutama oleh ibu-ibu dan pemuda desa. Helm gratis ini diharapkan bisa menjadi motivasi agar penggunaan perlengkapan keselamatan menjadi kebiasaan sehari-hari.
Visi “Zero Accident” ke Depan
Pemerintah Desa Gaga berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di masyarakat. Ke depan, sosialisasi serupa akan digelar secara berkala dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat demi mewujudkan visi “Zero Accident” atau nihil kecelakaan di wilayah Kecamatan Pakuhaji dan sekitarnya. (Riz/red)


























