SUARANEWS86.COM || Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI akan menggelar ulang final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar di Kalimantan Barat. MPR RI akan melibatkan pihak independen untuk menindaklanjuti polemik penilaian juri yang dinilai kurang adil pada proses sebelumnya.
“Ya, dari sisi pelaksanaan, tentu pelaksanaannya adalah Sekretariat Jenderal MPR. Tetapi semua juri yang terlibat adalah orang yang independen, yang tidak terlibat dalam proses kemarin, yakni tidak ada unsur dari Sekretariat Jenderal MPR,” kata Ketua MPR Ahmad Muzani dalam konferensi pers di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026).
Muzani telah memanggil dua juri yang menjadi perbincangan publik setelah dinilai tak adil dalam pelaksanaan LCC di Kalimantan Barat. Muzani mengatakan dua juri itu telah ditegur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sudah. Tadi kita panggil. Sudah kita tegur,” ujar Muzani.
Muzani mengatakan MPR telah menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut. Ia menyebut permohonan maaf itu juga sudah mewakili dua juri, Dyastasita Widya Budi dan Indri Wahyuni.
“Ya, kelembagaan MPR kan sudah disampaikan oleh Pak Sekjen. Salah satu pimpinan kita sudah menyampaikan permohonan maaf. Jadi itu sudah mewakili keseluruhan, termasuk juri, karena ini adalah kegiatan lembaga, bukan kegiatan orang per orang,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Sekjen MPR Siti Fauziah mengatakan dua juri yang terlibat sudah diberi sanksi berupa penonaktifan dari acara LCC. Ia menyebut potensi adanya sanksi administrasi masih dikaji oleh MPR.
“Kalau sanksi administrasi lainnya, itu ada aturannya, ada prosesnya. Nah, itu dalam tahap ini karena baru hari ini kita komunikasi dengan pimpinan MPR, jadi nanti itu kita lihat aturan-aturan yang berlaku dari BKN (Badan Kepegawaian Negara). Apakah ada unsur-unsur yang bisa keterkaitan dengan aturan yang ada di BKN,” imbuhnya. **
Editor : Reza


























