Polres Bengkalis Berhasil Gagalkan Penyelundupan 100 Bungkus Narkoba Jaringan Internasional

- Redaksi

Kamis, 13 Februari 2025 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Bengkalis – Tim Khusus Elang Malaka Sat Narkoba Polres Bengkalis menggagalkan penyelundupan narkotika jaringan internasional di perairan Pantai Sepahat, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis.

Pengungkapan ini dilakukan pada Rabu 12 Februari 2025, sekitar pukul 00.30 WIB.

Tim Polres Bengkalis, mengamankan 90 bungkus narkotika jenis sabu dan 10 bungkus pil ekstasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Bengkalis, AKBP Budi Setiawan mengatakan pengungkapan kasus ini dilakukan bersama pihak Bea Cukai.

“Pengungkapan bermula dari informasi masyarakat pada 30 Januari 2025 tentang adanya penyelundupan narkotika dalam jumlah besar ke wilayah hukum Polres Bengkalis,” kata Budi dikutip dari JPNNcom, Kamis (13/2).

Baca Juga :  Polsek Sungai Mandau Amankan Dua Pemuda Terkait Peredaran Narkoba

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim  Khusus Elang Malaka yang dipimpin oleh Iptu Doni Binsar melakukan penyelidikan di sepanjang perairan Pulau Bengkalis selama dua minggu.

Pada Selasa 11 Februari 2025 malam sekitar pukul 22.00 WIB, tim gabungan melakukan patroli laut di sekitar perairan Sepahat.

Saat itu, petugas mencurigai sebuah speed boat yang mencoba melarikan diri ketika dihentikan.

“Dengan kesigapan tim, speed boat berhasil diamankan. Dua orang pria di dalamnya juta diamankan,” lanjut Budi.

Dua orang yang diamankan saat itu berinisial JM (35), dan IF (21).

Baca Juga :  Pemerintah Tetapkan 18 Agustus 2025 sebagai Hari Libur Nasional

Setelah dilakukan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa 90 bungkus diduga berisi sabu, 10 bungkus diduga berisi pil ekstasi.

Petugas juga mengamankan satu unit speed boat dengan mesin 85 PK, yang digunakan untuk mengangkut barang haram itu.

“Dalam pemeriksaan awal, kedua tersangka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari Pantai Malaysia atas perintah dua orang yang saat ini menjadi DPO kami,” ungkap Budi.

Budi menambahkan bahwa saat ini pihaknya masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

“Kami masih melakukan pengembangan, dan terus mendalami kasus ini guna mengungkap jaringan yang lebih luas,” tutur Budi. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BOSDA 2024 Belum Dibayar, BASMI: Jangan Korbankan Pendidikan Demi Kepentingan Pejabat
Misteri Supir Truk Tewas Dilakban di Pekanbaru Terungkap, Polisi Tangkap 3 Pelaku
Asyik Ngeganja di Kafe Saat Listrik di Pekanbaru BlackOut, 2 Pria Diciduk Polisi
Listrik Padam Massal di Sumatera, Manajemen PT PLN Sampaikan Permohonan Maaf
Gangguan Transmisi di Sungai Rumbai-Muaro Bungo 275kV Sebabkan Listrik BlackOut di Wilayah Sumatera
Persoalan Lahan SHM Niko Fernando yang Diklaim Milik Pemko Pekanbaru, BASMI Riau Akan Bongkar Kasus ini
Antisipasi Terjadinya Kriminalitas Akibat Listrik Padam, Polda Riau dan Tim Raga Gelar Patroli
“Blue Light Patrol Ditlantas Polda Riau Ditingkatkan Pasca Gangguan Kelistrikan Sumbagut”

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 07:10 WIB

BOSDA 2024 Belum Dibayar, BASMI: Jangan Korbankan Pendidikan Demi Kepentingan Pejabat

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:12 WIB

Misteri Supir Truk Tewas Dilakban di Pekanbaru Terungkap, Polisi Tangkap 3 Pelaku

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:55 WIB

Asyik Ngeganja di Kafe Saat Listrik di Pekanbaru BlackOut, 2 Pria Diciduk Polisi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:48 WIB

Listrik Padam Massal di Sumatera, Manajemen PT PLN Sampaikan Permohonan Maaf

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:05 WIB

Gangguan Transmisi di Sungai Rumbai-Muaro Bungo 275kV Sebabkan Listrik BlackOut di Wilayah Sumatera

Berita Terbaru