Wagub Riau SF Hariyanto Tolak Gelar Adat dari LAM Riau: “Saya Belum Banyak Berkontribusi untuk Riau”

- Redaksi

Kamis, 3 Juli 2025 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Di tengah polemik kepengurusan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) yang belum juga menemukan titik terang, pernyataan mengejutkan datang dari Wakil Gubernur Riau, SF Hariyanto.

Ia secara terbuka menolak rencana pemberian gelar adat yang disiapkan oleh pengurus LAMR saat ini.

Meski menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas niat baik tersebut, Hariyanto dengan tegas menyebut dirinya belum pantas menerima penghargaan adat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kontribusinya bagi kemajuan Riau masih minim sejak dilantik sebagai Wakil Gubernur oleh Presiden Prabowo beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Perayaan HUT Proklamasi ke-80 Meriah di Jalan Durasip Cileduk Tangerang Banten

“Saya sangat terharu, tetapi belum pantas rasanya. Kontribusi saya untuk Riau belum terlihat nyata. Masih banyak yang harus dibuktikan,” ujar mantan Penjabat Gubernur Riau itu, Selasa (2/7/2025).

Ia menyinggung keterbatasan kewenangan sebagai Wakil Gubernur yang membuat ruang geraknya dalam menyalurkan program dan inovasi menjadi sempit. Namun pernyataan itu berbuntut spekulasi. Apakah penolakan gelar ini juga merupakan isyarat ketidaknyamanan terhadap LAMR saat ini?

Seperti diketahui, kepengurusan LAMR yang akan menganugerahkan gelar adat kepada SF Hariyanto dan Gubernur Abdul Wahid, adalah hasil dari Musyawarah Luar Biasa (Mubeslub). Kepengurusan ini menuai kritik karena tidak lahir dari Mubes resmi yang digelar di Kota Dumai pada 2024 lalu. Legitimasi LAMR saat ini masih jadi perdebatan publik.

Baca Juga :  Satlantas Polres Inhil Laksanakan Dikmas Kampanye Keselamatan kepada Masyarakat

Sinyal ketidaktertarikan Hariyanto terhadap gelar adat dari LAMR saat ini bisa dibaca sebagai penolakan halus terhadap otoritas mereka. Apalagi dalam narasinya, ia menyebut belum saatnya diberikan “penghargaan setinggi itu”.

“Semuanya tentu berproses. Kinerja akan terlihat seiring waktu. Saya merasa belum banyak berbuat. Tapi saya sangat berterima kasih kepada pihak LAM yang punya niat baik tersebut,” katanya, seolah menekankan bahwa waktu dan prestasi harus menjadi tolok ukur pemberian gelar adat – bukan pertimbangan politik atau upaya pencitraan.

Sementara itu, Gubernur Abdul Wahid dijadwalkan menerima gelar Datuk Seri Setia Amanah dari pengurus LAMR pada Sabtu (5/7/2025) di Balai Adat LAMR Pekanbaru. Prosesi ini diawali dengan peminangan adat oleh rombongan LAMR yang membawa tepak sirih, sebagai simbol niat baik yang diterima.

Baca Juga :  Danrem 031/WB Pimpin Sertijab Kasiops Kasrem 031/WB ‎

Namun di balik prosesi budaya yang sakral itu, masih ada pertanyaan besar: siapakah sebenarnya yang sah berbicara atas nama adat Melayu Riau? **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sat PJR Respon Cepat Lindungi Warga dari Upaya Penarikan Kendaraan di Gerbang Tol Muara Fajar
Seragam SMAN 3 Siak Hulu Disorot, Bayar di BRI Link Diduga Milik Bendahara Komite, BASMI Riau Desak Disdik Turun Tangan
Tim Penyuluh Karhutla Berikan Edukasi kepada Masyarakat di Lirik Inhu
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai dan Kapolda Riau Turun Langsung Tinjau Karhutla di Inhu
Mulai Besok, Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas, Siswa Wajib Gunakan Masker
Gelper E-Zone 88 Bengkalis Disorot, Warga Desak Kapolda dan Kapolres Usut Dugaan Judi
Masih Gunakan Stiker LPS, DLHK Pekanbaru Amankan 3 Angkutan Sampah Tak Berizin
Viral Penganiayaan di RTH Pekanbaru, Polisi Tangkap Terduga Pelaku

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 20:21 WIB

Sat PJR Respon Cepat Lindungi Warga dari Upaya Penarikan Kendaraan di Gerbang Tol Muara Fajar

Sabtu, 12 September 2026 - 01:02 WIB

Seragam SMAN 3 Siak Hulu Disorot, Bayar di BRI Link Diduga Milik Bendahara Komite, BASMI Riau Desak Disdik Turun Tangan

Kamis, 10 September 2026 - 17:45 WIB

Tim Penyuluh Karhutla Berikan Edukasi kepada Masyarakat di Lirik Inhu

Kamis, 10 September 2026 - 17:42 WIB

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai dan Kapolda Riau Turun Langsung Tinjau Karhutla di Inhu

Rabu, 9 September 2026 - 19:34 WIB

Mulai Besok, Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas, Siswa Wajib Gunakan Masker

Berita Terbaru

Indragiri Hulu

Tim Penyuluh Karhutla Berikan Edukasi kepada Masyarakat di Lirik Inhu

Kamis, 10 Sep 2026 - 17:45 WIB