Trump Resmi Terapkan Tarif 19 Persen untuk Indonesia, RI Sepakat Beli 50 Pesawat Boeing

- Redaksi

Rabu, 16 Juli 2025 - 22:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Washington – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan kebijakan tarif baru sebesar 19 persen untuk barang-barang impor asal Indonesia, menandai babak baru hubungan dagang kedua negara.

Kebijakan ini diumumkan Trump melalui akun Truth Social pada Selasa (15/7/2025) waktu setempat.

Trump menyebut kesepakatan ini sebagai “kemenangan besar” bagi perekonomian Amerika Serikat, setelah sebelumnya ia mengancam akan menaikkan tarif impor Indonesia hingga 32 persen jika tidak ada kesepakatan yang dicapai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Great deal, for everybody, just made with Indonesia. I dealt directly with their highly respected President,” tulis Trump.

Baca Juga :  Wahyudi El Panggabean Imbau Insan Pers Nasional Segera Adaptasi AI dan Perkuat Kompetensi

Sebagai bagian dari kesepakatan dagang ini, Indonesia sepakat untuk membeli produk energi Amerika Serikat senilai US$ 15 miliar, produk pertanian senilai US$ 4,5 miliar, serta 50 unit pesawat Boeing dalam lima tahun mendatang. Produk pesawat ini mencakup jenis Boeing 777 dan Boeing 737 MAX yang akan digunakan maskapai nasional dan swasta Indonesia.

Dalam pernyataannya, Trump menjelaskan bahwa barang-barang ekspor Amerika Serikat ke Indonesia akan dibebaskan dari tarif, menjadikan kebijakan ini sebagai langkah satu arah untuk mendorong ekspor produk Amerika ke pasar Indonesia.

Baca Juga :  Silaturahmi ke Jaksa Agung, Kapolri Tegaskan Polri dan Kejaksaan Satu Ikatan

Kesepakatan ini dijadwalkan akan berlaku mulai 1 Agustus 2025, dengan masa transisi 60 hari untuk kontrak dagang yang sedang berjalan. Selain itu, akan dilakukan peninjauan ulang kesepakatan dalam kurun waktu 18 bulan untuk mengevaluasi dampaknya terhadap neraca perdagangan kedua negara.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Indonesia yang mengonfirmasi detail teknis dari kesepakatan tersebut. Namun, beberapa pengamat menilai kebijakan ini dapat menjaga akses ekspor Indonesia ke pasar Amerika Serikat di tengah ancaman tarif yang lebih tinggi.

Langkah ini juga memicu reaksi di tingkat global, di mana sejumlah negara mitra dagang Amerika Serikat dilaporkan bersiap untuk menerapkan tarif balasan sebagai respons atas kebijakan tarif yang lebih luas dalam paket “Liberation Day Tariffs” yang sedang dicanangkan pemerintahan Trump menjelang batas waktu 1 Agustus 2025.

Baca Juga :  Salah Sebut Nama Prabowo Jadi Jokowi di KTT ASEAN, RTM Malaysia Minta Maaf

Kesepakatan dagang ini menjadi salah satu upaya pemerintahan Trump untuk memperkuat posisi Amerika Serikat dalam perdagangan global, sekaligus menjadi sorotan di tengah dinamika politik dan ekonomi dunia yang terus bergerak cepat. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terkait Kasus Pemerasan, Andi Syafrani Minta Media Akurat: Yusril Koto Kader LSMLIRA Indonesia Bukan LIRA
TNI Pastikan Tunduk Putusan MK soal Revisi UU Peradilan Militer
Putusan MK: Prajurit TNI Terlibat Tindak Pidana Umum Harus Diadili di Peradilan Umum
Rotasi Jabatan Strategis TNI, Dua Jenderal TNI Emban Amanah Baru
Prabowo Lantik Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB Gantikan Letjen TNI Suharyanto
Komdigi Tegaskan Sisa Kuota Internet Hak Pelanggan, Operator Dilarang Hanguskan Sepihak
Kemenag Permudah Pasutri Mendapatkan Kartu Nikah Digital, Berikut Caranya!
Letjen TNI Iwan Setiawan Jabat Pangkostrad Gantikan Letjen TNI Mohammad Fadjar

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:02 WIB

Terkait Kasus Pemerasan, Andi Syafrani Minta Media Akurat: Yusril Koto Kader LSMLIRA Indonesia Bukan LIRA

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:26 WIB

TNI Pastikan Tunduk Putusan MK soal Revisi UU Peradilan Militer

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Putusan MK: Prajurit TNI Terlibat Tindak Pidana Umum Harus Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Rotasi Jabatan Strategis TNI, Dua Jenderal TNI Emban Amanah Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Prabowo Lantik Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB Gantikan Letjen TNI Suharyanto

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page