Tellasan Topak 2026: Sinergi Ulama, Yayasan dan Seniman Lestarikan Tradisi

- Redaksi

Minggu, 29 Maret 2026 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || SUMENEP – Di tengah derasnya arus modernisasi, warisan budaya lokal tetap menjadi jembatan yang menghubungkan masa lalu dengan masa kini. Salah satu buktinya adalah Festival Tellasan Topak yang diasuh K. Abu Yazid, bersama Ketua Yayasan K. Saleh dan Ketua Grup Santreh Konah Moh. Syaikhol Hadi, Sabtu (29/3/2026).

Acara budaya ini bukan sekadar pesta rakyat, melainkan wadah pelestarian nilai-nilai tradisi yang diwariskan turun-temurun. Festival ini berhasil menyatukan berbagai elemen masyarakat berkat kepemimpinan dan dedikasi para tokoh yang berkomitmen menjaga identitas budaya.

Di garis depan upaya pelestarian berdiri K. Abu Yazid, tokoh sentral yang menjadi penyangga semangat penyelenggaraan. Melalui pandangan dan keteladanannya, ia memastikan Tellasan Topak tidak berhenti pada pertunjukan, melainkan menjadi sarana penanaman nilai keagamaan dan kearifan lokal. Di bawah arahannya, festival tumbuh menjadi ajang yang dihormati setiap gerakan dan simbol yang ditampilkan memiliki makna yang terkait dengan sejarah dan kepercayaan masyarakat setempat.

Peran penting juga diemban K. Saleh selaku Ketua Yayasan yang menaungi kegiatan. Sebagai pengelola organisasi, ia memikul tanggung jawab manajemen, koordinasi, dan pengembangan agar festival berjalan lancar serta terus tumbuh. Yayasan tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pengelola, tetapi juga rumah bagi para pelestari budaya. K. Saleh aktif menjalin dukungan dari pemerintah maupun masyarakat luas demi memastikan keberlangsungan acara dan ketersediaan sarana-prasarana pendukung.

Sementara itu, denyut pertunjukan berada di tangan Moh. Syaikhol Hadi, Ketua Grup Santreh Konah. Sebagai pemimpin kelompok seni yang menjadi pelaku utama, ia memadukan kemampuan artistik anggota dengan makna tradisional yang hendak disampaikan. Di bawah kepemimpinannya, Grup Santreh Konah rutin berlatih dan berinovasi: menjaga keotentikan teknik pertunjukan Tellasan Topak sekaligus membuatnya menarik bagi generasi muda. Ia juga aktif mentransfer ilmu dan keterampilan kepada anggota baru, memastikan tongkat estafet kesenian tidak terputus.

Baca Juga :  Syukuran Walimatul Khitan Rafif Ahmad Dzaki Diadakan di Tangerang

Festival Tellasan Topak menjadi bukti bahwa ketika tokoh masyarakat, lembaga, dan kelompok seni bersatu, budaya akan tetap hidup dan berkembang. Melalui sinergi visi K. Abu Yazid, manajemen K. Saleh, dan kreativitas Moh. Syaikhol Hadi, acara ini tidak hanya merayakan masa lalu, tetapi juga membangun fondasi untuk masa depan.

Semoga semangat pelestarian ini terus menyala dan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk bangga serta menjaga kekayaan budayanya. (***red)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggota TNI Bakal Sikat Begal di Jakarta, DPR: Harus Atas Permintaan Polri
INDODAX Salurkan Hewan Kurban ke Wilayah Terdampak Bencana di Aceh, Ratusan KK Terima Manfaat
Praktik Kartel Sawit di Pesisir Selatan, Relawan Prabowo Gibran: “Negara Tidak Boleh Kalah dari Mafia Harga Sawit”
Pria 53 Tahun di Kampung Arab Banjarmasin Meninggal Dunia Usai Terseret Sapi Kurban yang Mengamuk
INDODAX Rayakan Bitcoin Pizza Day 2026, Edukasi dan Komunitas Jadi Fokus Utama
Bareskrim Polri: Blackout Sumatera Bukan Sabotase, Kabel SUTET Putus Diduga karena Faktor Teknis dan Cuaca
Kasus Penganiayaan Hamdi Jalan di Tempat, Kinerja Polsek Lenteng Dipertanyakan
Bos Danantara Minta Maaf Soal Kasus Mbah Mujiran, Minta Proses Hukum Disetop

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:52 WIB

Anggota TNI Bakal Sikat Begal di Jakarta, DPR: Harus Atas Permintaan Polri

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:18 WIB

INDODAX Salurkan Hewan Kurban ke Wilayah Terdampak Bencana di Aceh, Ratusan KK Terima Manfaat

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:27 WIB

Praktik Kartel Sawit di Pesisir Selatan, Relawan Prabowo Gibran: “Negara Tidak Boleh Kalah dari Mafia Harga Sawit”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:48 WIB

Pria 53 Tahun di Kampung Arab Banjarmasin Meninggal Dunia Usai Terseret Sapi Kurban yang Mengamuk

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:36 WIB

INDODAX Rayakan Bitcoin Pizza Day 2026, Edukasi dan Komunitas Jadi Fokus Utama

Berita Terbaru