Tragis! Bocah Berusia 4 Tahun di Rokan Hilir Tewas di Rudapaksa Kakek Kandung

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2026 - 23:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Kasus tragis bikin heboh Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau. Seorang bocah perempuan berusia 4 tahun meninggal dunia setelah diduga menjadi korban kekerasan seksual. Mirisnya, pelaku diduga merupakan kakek kandung korban.

Peristiwa ini terungkap setelah polisi menerima laporan masyarakat pada Jumat (1/5/2026). Korban sebelumnya dibawa orang tuanya ke fasilitas kesehatan karena mengalami demam.

Namun, saat menjalani pemeriksaan lanjutan, tenaga medis menemukan adanya luka serius pada bagian vital korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasat Reskrim Polres Rohil, Kris Tofel, mengatakan hasil pemeriksaan medis awal menunjukkan adanya luka robek yang diduga akibat trauma benda tumpul.

Baca Juga :  Plt Gubri dan Personel Polda Siap Amankan SPBU dari Penimbunan BBM

“Dari hasil pemeriksaan medis awal, ditemukan luka robek pada bagian kemaluan korban yang diduga akibat trauma benda tumpul,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Korban kemudian dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan intensif. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada Jumat dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

“Korban diduga meninggal akibat infeksi dari luka tersebut,” tambahnya.

Menerima laporan, polisi langsung bergerak cepat. Tim Satreskrim yang dipimpin Kanit PPA melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengumpulkan barang bukti.

Baca Juga :  Lapas Narkotika Rumbai Serahkan Remisi Idul Fitri 1.128 Narapidana

Jenazah korban juga dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian secara pasti.

Dari hasil penyelidikan, polisi kemudian mengamankan seorang pria berinisial S (45) yang merupakan kakek kandung korban.

“Awalnya pelaku tidak mengakui perbuatannya. Namun setelah pemeriksaan intensif dan didukung keterangan saksi, yang bersangkutan akhirnya mengaku,” jelas Kris.

Pelaku diduga melakukan perbuatan tersebut pada Minggu (26/4/2026) di rumahnya, dengan modus saat memandikan dan menidurkan korban.

Sejumlah barang bukti turut diamankan dari lokasi kejadian, di antaranya pakaian korban, kasur, dan selimut.

Baca Juga :  BPJN Riau Dirikan 12 Posko Nataru di Jalan Lintas Riau

Setelah dilakukan gelar perkara, kasus ini ditingkatkan ke tahap penyidikan dan pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam proses pembuktian, polisi mengedepankan metode scientific crime investigation melalui visum, autopsi, serta pemeriksaan laboratorium forensik.

“Ini untuk memastikan keterkaitan antara perbuatan tersangka dengan akibat yang ditimbulkan secara objektif,” tegasnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal berlapis dalam Undang-Undang Perlindungan Anak serta KUHP. Saat ini, penyidik masih melengkapi berkas perkara sambil menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pulang Mengambil Piala Berujung Petaka, Dua Siswa SMAN 1 Tapung Alami Kecelakaan
Jelang Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Dirlantas Polda Riau Pimpin Apel Pagi dan Pengecekan Kendaraan Patroli
Aksi Demo di Dinkes Pekanbaru Diduga Dibatalkan, Kadis Belum Beri Klarifikasi
Pajak Parkir di Pekanbaru Jadi Sorotan, Tim Media Minta Penjelasan Bapenda soal RSUD, Bandara hingga Minimarket
Polemik Fee Kayu Akasia Rantau Kasih Kembali Disorot, Datuk Marwas Sampaikan Klarifikasi
SMAN 8, SMAN 1, SMAN 5 dan SMAN 4 Pekanbaru, Menelusuri Rekam Jejak Prestasi di Tingkat Nasional
Bupati Siak Afni Zulkifli Kesal! Video Tanam Pohon di Lokasi Bekas Karhutla di Takedown, Apa apa dengan Tiktok?
Ketua BASMI Riau: Pemberitaan Harus Berimbang, Penggunaan Foto dan Istilah Perlu Proporsional

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Pulang Mengambil Piala Berujung Petaka, Dua Siswa SMAN 1 Tapung Alami Kecelakaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:35 WIB

Jelang Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Dirlantas Polda Riau Pimpin Apel Pagi dan Pengecekan Kendaraan Patroli

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Aksi Demo di Dinkes Pekanbaru Diduga Dibatalkan, Kadis Belum Beri Klarifikasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:03 WIB

Pajak Parkir di Pekanbaru Jadi Sorotan, Tim Media Minta Penjelasan Bapenda soal RSUD, Bandara hingga Minimarket

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:10 WIB

SMAN 8, SMAN 1, SMAN 5 dan SMAN 4 Pekanbaru, Menelusuri Rekam Jejak Prestasi di Tingkat Nasional

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page