Kasus Wabah Penyakit Campak di Riau Meningkat, Pekanbaru Tertinggi

- Redaksi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Kasus wabah penyakit Campak di Provinsi Riau saat ini mencapai seribu orang penderita. Angka demikian ini meningkat tajam dibanding sebelumnya di daerah Bumi Lancang Kuning. Maka sudah pasti menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah.

Sebagaimana diketahui, kasus campak di Provinsi Riau meningkat. Ini berdasar dari data Dinas Kesehatan Riau per 27 Oktober 2025, yang tercatat 1.042 kasus campak di seluruh kabupaten dan kota. Dari jumlah tersebut, 900 berstatus suspek dan 142 telah terkonfirmasi positif melalui pemeriksaan laboratorium.

Kota Pekanbaru menjadi wilayah dengan kasus tertinggi, mencapai 610 kasus, terdiri dari 520 suspek dan 90 positif. Disusul Kabupaten Kampar dengan 91 kasus (73 suspek dan 18 positif), serta Kabupaten Pelalawan 82 kasus (81 suspek dan 1 positif). Sementara kabupaten lain seperti Indragiri Hilir, Bengkalis, Dumai, dan Rokan Hulu juga mencatat puluhan kasus aktif.

Lonjakan ini menandakan bahwa penularan campak masih aktif di tengah masyarakat, terutama di wilayah perkotaan yang padat penduduk. Kondisi tersebut langsung direspons cepat oleh Dinas Kesehatan Provinsi Riau yang menggelar rapat koordinasi dengan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, hari Senin (27/10/2025).

Plt Kepala Dinas Kesehatan Riau, Widodo, mengungkapkan bahwa rendah cakupan imunisasi menjadi salah satu penyebab utama masih tingginya kasus campak di Riau.

“Hingga 21 Oktober 2025, capaian Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) Pekanbaru baru 36,60 persen dari target 90 persen. Sedangkan imunisasi BIAS MR (Campak-Rubella) untuk anak kelas 1 SD baru mencapai 28,30 persen dari target 88 persen,” katanya.

Baca Juga :  KPK Periksa SF Hariyanto Terkait Temuan Uang saat Penggeledahan di Rumah Pribadi dan Rumah Dinas

Capaian ini katanya, yang masih tergolong rendah dan perlu percepatan di seluruh wilayah kerja puskesmas. Jika cakupan imunisasi tidak segera ditingkatkan, risiko penularan akan terus tinggi, terutama pada anak-anak di bawah lima tahun.

Dari 520 kasus suspek di Pekanbaru, 89 telah terkonfirmasi positif. Sebagian besar menyerang balita dan anak-anak usia sekolah dasar. Menanggapi situasi ini, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru bersama puskesmas memperkuat langkah penanganan dan pengendalian penyakit.

Beberapa langkah yang telah dijalankan antara lain penyelidikan epidemiologi (PE) di lokasi kasus, pelaporan ketat melalui sistem surveilans, serta pelaksanaan Survei Cepat Komunitas untuk menentukan wilayah pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) atau imunisasi tanggap wabah.

Baca Juga :  Ketua Umum DPP GARAPAN Menanggapi Kasus Pengeroyokan Dikantor Polisi, Fahd El Fouz A Rafiq Resmi di Laporkan

Selain itu, sosialisasi mengenai pentingnya imunisasi juga terus diperkuat melalui media sosial, siaran radio, dan kerja sama lintas sektor agar masyarakat lebih waspada terhadap gejala campak dan segera memeriksakan anaknya ke fasilitas kesehatan. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PJJ Pekanbaru Diperpanjang, Hujan Turun: BASMI Riau Desak Evaluasi Penanganan Kabut Asap dan Transparansi Anggaran
Kualitas Udara Belum Membaik, Pemko Pekanbaru Kembali Perpanjang PJJ Hingga Sabtu 17 Oktober
BASMI Riau Soroti Transparansi Rutan Sialang Bungkuk, Status Narapidana Inkracht Jadi Pertanyaan
BASMI Riau Soroti Tiang dan Kabel Fiber Optik Semrawut, Fadli Akbar Pertanyakan Pengawasan dan Kontribusi terhadap PAD Pekanbaru
Jangan Sampai Terlewatkan, Program Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Riau Hanya Sampai 30 November
Hak Beribadah Tetap Terjaga di Balik Jeruji, Lapas Narkotika Rumbai Kedepankan Pembinaan Humanis
Hunian Mewah di Balik Jeruji Cibinong Disorot, Tahanan Tipikor di Rutan Sialang Bungkuk Ikut Dipertanyakan!
Satlantas Polresta Pekanbaru Buka Layanan Pengaduan Jalan, Warga Bisa Lapor Lewat Instagram

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:25 WIB

PJJ Pekanbaru Diperpanjang, Hujan Turun: BASMI Riau Desak Evaluasi Penanganan Kabut Asap dan Transparansi Anggaran

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Kualitas Udara Belum Membaik, Pemko Pekanbaru Kembali Perpanjang PJJ Hingga Sabtu 17 Oktober

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:21 WIB

BASMI Riau Soroti Transparansi Rutan Sialang Bungkuk, Status Narapidana Inkracht Jadi Pertanyaan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:46 WIB

BASMI Riau Soroti Tiang dan Kabel Fiber Optik Semrawut, Fadli Akbar Pertanyakan Pengawasan dan Kontribusi terhadap PAD Pekanbaru

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Hak Beribadah Tetap Terjaga di Balik Jeruji, Lapas Narkotika Rumbai Kedepankan Pembinaan Humanis

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page