Praktisi Pers Sentil Telinga Aparat dan Pejabat di Riau, Asal Bunyi Soal Istilah Wartawan Bodrex

- Redaksi

Rabu, 5 Februari 2025 - 21:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM | JAKARTA — Lagi-Lagi Kepolisian Daerah (Polda) Riau dan Kepolisian Resort (Polres) Pelalawan Keliru dalam menyikapi suatu Perkara Hukum.

Dalam Pelaksanaan Konferensi Pers yang dilakukan oleh Polda Riau dan Polres Pelalawan, diketahui adanya para Tersangka yang melakukan Tindak Pidana Umum, yang justru institusi Aparat Penegak Hukum (APH) tersebut Menyeret-Nyeret Profesi Pers sebagai Pelakunya.

Dimintai Komentarnya, Praktisi Pers yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tingkat I, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau hanya katakan, bahwa Kekeliruhan Institusi Penegak Hukum itu harus segera di Luruskan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita semua jangan terlalu membiasakan pakai istilah Pembenaran, bagi kami tidak ada itu Wartawan Abal-Abal, apalagi pakai istilah Wartawan Bodrex, Semuanya sama! Setiap orang yang dengan Kesadaran dirinya mengaku sebagai Wartawan, maka benarlah dia Wartawan. Terhadap segala Persyaratan lainnya, itu hanya urusan Administrasi saja. Kalau ada oknum Pejabat dan oknum Aparat yang merasa gelisah dengan kehadiran Wartawan, maka tanyakan kembali tentang kinerjanya! kalau seseorang itu sudah benar, meskipun didatangi oknum Wartawan tertentu, maka pasti tidak ada masalah. Kalaupun terjadi suatu Permasalahan, berarti ada hal-hal Negatif yang disembunyikan, yang khawatir diketahui oleh si Wartawan tersebut, itu baru Logika yang benar!!! Jangan dibalik-balik lagi, Oke!,” tegas Larshen Yunus.

Baca Juga :  Wahyudi El Panggabean: Investigasi Jurnalis, Butuh Kecerdasan & Kualitas Berfikir Wartawan

Ketua DPD KNPI Provinsi Riau itu Lagi-Lagi Menyentil Kinerja Polda dan Polres Pelalawan, yang dengan percaya dirinya Meng-Ekspos para pelaku itu dengan Menyeret Profesi Pers. Kalau itu Tindak Pidana, maka perbuatan dari para Pelaku murni atas dasar pribadi masing-masing.

“Harusnya Polda dan Polres minta Petunjuk sama para Ahli Pers. Jangan buat Kesimpulan sendiri. Apalagi pakai melibatkan oknum yang mengaku sebagai Ketua PWI Riau, itu saja sudah Keliru, mereka tidak Update tentang internal PWI, yang belum selesai dengan dirinya sendiri, Wallahuallam Bissawab,” ungkap Larshen Yunus.

Baca Juga :  Laka Lantas Ganda di Tol Permai, Dua Orang Meninggal Dunia, PJR Riau Bertindak Cepat

Hingga berita ini diterbitkan, Rabu (5/2/2025) Ketua KNPI Riau itu mengajak semua pihak untuk selalu Tabbayun dalam menyikapi suatu Permasalahan apapun. Jangan Grasak-Grusuk, semua harus dipelajari dan dimaknai dengan penuh Arif dan Bijaksana.

“Ingat dan Camkan ya! Jangan lagi ucapkan tentang istilah Wartawan Abal-Abal ataupun Wartawan Bodrex. Jangan suka Mengkultuskan suatu Profesi apapun. Kita semua tidak berhak Menghakimi, kalau ada pihak-pihak yang merasa Resah, Gelisah dan tidak senang dengan kehadiran Wartawan, maka Introspeksi dirilah!!! Ngaca diri masing-masing. Kalau dia benar, kenapa mesti Takut dan merasa Terancam dengan seorang Wartawan!? ALFATEHAH” tutup Ketua KNPI Riau Larshen Yunus, seraya mengakhiri pernyataan persnya. (Fa)

Baca Juga :  Kapolri Tunjuk Brigjen Pol Hengky Haryadi Jadi Wakapolda Riau Gantikan Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Setahun Lebih Bergulir, Dugaan Kasus Proyek IFP Smartboard Disdik Riau Masih Tahap Lidik
Mantan Ketua PC PPM Pekanbaru Sugeng Wibowo Desak Evaluasi Musda VIII PPM Riau dan Rekonsiliasi Internal
DPP SPKN Soroti Kepala Dinas PUPR Pekanbaru: 10 Paket DED Temukan Pola Nilai Kontrak Seragam dan Indikasi Pengaturan Proyek
DPP SPKN Akan Kawal Kewajiban Seragam Sekolah Pekanbaru, Minta Wali Kota Dan DPRD Terbitkan Aturan Larangan Penunjukan Penjahit
Bocah 12 Tahun di Pelalawan Tewas Diterkam Harimau Sumatera
Pejabat Disdik Tak Ditemui, Massa LMB Sempat Adu Mulut dengan Polisi saat Desak Transparansi SPMB
Polsek Lirik Cek Pertumbuhan Jagung Binaan di Lahan PT Pertamina, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Polsek Lirik Cek Budidaya 1.000 Ekor Ikan Lele Binaan di Desa Sukajadi

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:08 WIB

Setahun Lebih Bergulir, Dugaan Kasus Proyek IFP Smartboard Disdik Riau Masih Tahap Lidik

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:32 WIB

Mantan Ketua PC PPM Pekanbaru Sugeng Wibowo Desak Evaluasi Musda VIII PPM Riau dan Rekonsiliasi Internal

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:38 WIB

DPP SPKN Akan Kawal Kewajiban Seragam Sekolah Pekanbaru, Minta Wali Kota Dan DPRD Terbitkan Aturan Larangan Penunjukan Penjahit

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:19 WIB

Bocah 12 Tahun di Pelalawan Tewas Diterkam Harimau Sumatera

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:32 WIB

Pejabat Disdik Tak Ditemui, Massa LMB Sempat Adu Mulut dengan Polisi saat Desak Transparansi SPMB

Berita Terbaru