Polsek Bina Widya Amankan Pria Minta THR ke Pedagang di Pekanbaru, Kedua Pihak Sepakat Bedamai

- Redaksi

Selasa, 17 Maret 2026 - 00:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Polisi mengungkap fakta di balik video viral yang memperlihatkan seorang pria mengaku anggota serikat pekerja yang terlibat cekcok dengan pedagang di Pekanbaru. Peristiwa itu ternyata berkaitan dengan dugaan pungutan liar (pungli) yang terjadi di sebuah toko karpet di Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tuah Madani.

Kapolsek Bina Widya Kompol Nusirwan mengatakan, pihaknya telah memanggil dan memediasi kedua belah pihak setelah video tersebut ramai beredar di media sosial.

“Unit Reskrim Polsek Bina Widya sudah melakukan mediasi terhadap video viral dugaan pungutan liar tersebut. Kedua belah pihak sepakat berdamai dan permasalahan diselesaikan secara kekeluargaan,” kata Nusirwan, Senin (16/3/2026).

Peristiwa itu terjadi di Toko Karpet Anggrek, Jalan HR Soebrantas Gang Sabar, Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Korban diketahui bernama Syafrinal (51), seorang pedagang yang juga warga setempat. Sementara pria yang terlibat dalam video tersebut adalah Jeffry (31), buruh yang mengaku sebagai anggota organisasi buruh NIBA AGN.

Nusirwan menjelaskan, kejadian bermula saat Jeffry datang ke toko korban pada Jumat (13/3/2026) siang dengan membawa amplop dan meminta uang partisipasi Lebaran. Ia mengaku pungutan tersebut dilakukan atas nama organisasi.

Baca Juga :  Ditlantas Polda Riau Gelar Police Go To School di SMK PGRI Pekanbaru

Keesokan harinya, Jeffry kembali datang untuk mengambil amplop tersebut. Saat itulah terjadi adu mulut antara keduanya, yang kemudian direkam oleh korban menggunakan telepon genggam.

Dalam video itu, Jeffry sempat menantang korban untuk melaporkan dirinya ke polisi jika merasa keberatan dengan permintaan uang tersebut. Korban akhirnya memasukkan uang Rp5.000 ke dalam amplop, namun rekaman kejadian itu terlanjur tersebar di grup warga hingga viral di media sosial.

“Setelah video beredar, pihak Bhabinkamtibmas melaporkan ke pimpinan. Atas perintah saya, Unit Reskrim langsung membawa permasalahan ini ke Polsek untuk dimediasi,” jelas Nusirwan.

Baca Juga :  Pimpin Apel Perdana, Wako Pekanbaru Agung Nugroho: ASN Tak Bisa Kerja Saya Rekom Pindah

Mediasi dilakukan pada Minggu (15/3/2026) di Polsek Bina Widya dengan menghadirkan kedua pihak, tokoh masyarakat, Ketua RW, serta perwakilan organisasi.

Dalam pertemuan tersebut, Jeffry mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada korban. Ia juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

“Yang bersangkutan sudah meminta maaf dan membuat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya. Jika mengulangi, maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Nusirwan.

Kapolsek menambahkan, pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pungutan dalam bentuk apa pun tanpa dasar yang jelas, karena dapat menimbulkan keresahan di lingkungan masyarakat. **

(Zha)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masih Ada 11.856 Ijazah SMA/SMK Negeri Tersimpan di Sekolah, Disdik Riau Imbau Alumni Ambil Ijazah, Gratis!
Keselamatan dan Infrastruktur Jadi Prioritas, Ditlantas Polda Riau Bahas Portal Pembatas Truk di Air Molek
Kapolda Riau Apresiasi Kinerja Personel Ditlantas, 8 Anggota Terima Penghargaan
KPK Periksa SF Hariyanto Terkait Temuan Uang saat Penggeledahan di Rumah Pribadi dan Rumah Dinas
Perketat Pengawasan, Lapas Narkotika Rumbai Intensifkan Razia Blok Hunian Demi Wujudkan Zero Halinar
Bhabinkamtibmas Lubuk Dalam Kawal Ketahanan Pangan Bersama Kelompok Tani
Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Kampung Sialang Palas Manfaatkan Lahan TPU Jadi Kebun Jagung
Penyambungan Tol Permai–Tol Lingkar Pekanbaru Dimatangkan, Ditlantas Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:02 WIB

Masih Ada 11.856 Ijazah SMA/SMK Negeri Tersimpan di Sekolah, Disdik Riau Imbau Alumni Ambil Ijazah, Gratis!

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:23 WIB

Keselamatan dan Infrastruktur Jadi Prioritas, Ditlantas Polda Riau Bahas Portal Pembatas Truk di Air Molek

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:25 WIB

Kapolda Riau Apresiasi Kinerja Personel Ditlantas, 8 Anggota Terima Penghargaan

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:39 WIB

KPK Periksa SF Hariyanto Terkait Temuan Uang saat Penggeledahan di Rumah Pribadi dan Rumah Dinas

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:56 WIB

Bhabinkamtibmas Lubuk Dalam Kawal Ketahanan Pangan Bersama Kelompok Tani

Berita Terbaru