Pedasnya Harga Cabai, DKP Pekanbaru Sebut Karena Faktor Cuaca Ekstrem

- Redaksi

Jumat, 24 Januari 2025 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Pekanbaru – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Pekanbaru mendata kenaikan harga cabai merah cukup signifikan pada minggu ketiga Januari 2025. Kenaikan harga ini terjadi pada semua jenis cabai, baik cabai merah bukit, merah Medan, hingga cabai rawit bukit dan medan.

Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan DKP Kota Pekanbaru, Dinas Husna mengatakan, kenaikan harga cabai ini disebabkan faktor cuaca ekstrem. Pasalnya, beberapa waktu belakangan, curah hujan tinggi terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia, termasuk di wilayah pengekspor cabai ke Pekanbaru.

“Karena cuaca ekstrem beberapa waktu ini, jadi daerah produksi cabai mengalami gagal panen. Ini memang terjadi di hampir semua wilayah Indonesia,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, gagal panen dari daerah penghasil menyebabkan suplai ke Kota Pekanbaru berkurang. Hal inilah yang membuat harga cabai semakin naik.

Baca Juga :  Panggung Kreativitas dan Harapan dari Balik Jeruji, Karya Warga Binaan Riau Bersinar di IPPA Fest 2025

“Jadi ini murni karena faktor cuaca. Kita berharap cuaca ekstrem ini segera berhenti. Apabila panen sudah kembali normal, maka harga diprediksi kembali turun juga,” jelasnya.

Berdasarkan data DKP Kota Pekanbaru, kenaikan harga cabai merah bukit cukup tinggi mencapai Rp73.000 perkilogram.

“Harganya naik dari Rp65.000 menjadi Rp73.000 perkilogram untuk jenis cabai bukit. Memang terjadi kenaikan harga akibat cuaca ekstrim,” ujarnya.

Sementara itu, cabai merah medan mengalami kenaikan Rp64.000 perkilogram dari Rp58.000 perkilogram.

Adapun komoditas lain yang harganya masih terus berfluktuasi adalah cabai rawit yang pada hari ini tercatat seharga Rp67.500 per kilogram.

Baca Juga :  Kebakaran Hotel New Hollywood di Pekanbaru Tewaskan 1 Orang, PII Riau Desak Segera Lakukan Investigasi

Sementara itu, ada juga bahan pangan yang harganya mengalami penurunan. Diantaranya ayam ras potong Rp29.000 perkilogram dari harga awal Rp32.000 perkilogram.

Selanjutnya harga telur ayam dari Rp53.000 per papan menjadi Rp52.000 per kilogram. Sedangkan harga bawang merah berkisar Rp39.000 hingga Rp39.500 perkilogram, bawang putih Rp40.000 perkilogram, dan gula Rp18.000 perkilogram. **

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sat PJR Respon Cepat Lindungi Warga dari Upaya Penarikan Kendaraan di Gerbang Tol Muara Fajar
Seragam SMAN 3 Siak Hulu Disorot, Bayar di BRI Link Diduga Milik Bendahara Komite, BASMI Riau Desak Disdik Turun Tangan
Tim Penyuluh Karhutla Berikan Edukasi kepada Masyarakat di Lirik Inhu
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai dan Kapolda Riau Turun Langsung Tinjau Karhutla di Inhu
Mulai Besok, Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas, Siswa Wajib Gunakan Masker
Gelper E-Zone 88 Bengkalis Disorot, Warga Desak Kapolda dan Kapolres Usut Dugaan Judi
Masih Gunakan Stiker LPS, DLHK Pekanbaru Amankan 3 Angkutan Sampah Tak Berizin
Viral Penganiayaan di RTH Pekanbaru, Polisi Tangkap Terduga Pelaku

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 20:21 WIB

Sat PJR Respon Cepat Lindungi Warga dari Upaya Penarikan Kendaraan di Gerbang Tol Muara Fajar

Sabtu, 12 September 2026 - 01:02 WIB

Seragam SMAN 3 Siak Hulu Disorot, Bayar di BRI Link Diduga Milik Bendahara Komite, BASMI Riau Desak Disdik Turun Tangan

Kamis, 10 September 2026 - 17:45 WIB

Tim Penyuluh Karhutla Berikan Edukasi kepada Masyarakat di Lirik Inhu

Kamis, 10 September 2026 - 17:42 WIB

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai dan Kapolda Riau Turun Langsung Tinjau Karhutla di Inhu

Rabu, 9 September 2026 - 19:34 WIB

Mulai Besok, Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas, Siswa Wajib Gunakan Masker

Berita Terbaru

Indragiri Hulu

Tim Penyuluh Karhutla Berikan Edukasi kepada Masyarakat di Lirik Inhu

Kamis, 10 Sep 2026 - 17:45 WIB