Kembali Terjadi, Siswa dan Guru SDN 12 di Kalbar keracunan Usai Santap MBG Lauk Ikan Hiu

- Redaksi

Rabu, 24 September 2025 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || 16 murid dan seorang guru SDN 12 Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat keracunan usai menyantap makan bergizi gratis (MBG) dengan menu ikan hiu filet saus tomat, oseng kol dan wortel. Menu makanan tersebut mengeluarkan bau anyir dan lendir pada sayur.

“Baunya agak menyengat,” kata Kepala sekolah Dewi Hardina, Selasa (23/09/2025).

Setengah jam usai murid menyantap MBG, ruang kelas berubah jadi arena panik. Anak-anak mengeluh mual. Dari ruang UKS mereka beriring ke puskesmas, lalu ke IGD RSUD dokter Agoesdjam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melansir dari Liputan6, Kepala SPPG Dapur Mitra Mandiri 2, M Prayoga menjawab singkat saat ditanya soal dugaan kelalaian hingga menyebabkan belasan murid keracunan.

Baca Juga :  Banjir Bandang dan Longsor di Sumbar Meluas, 9 Orang Meninggal Dunia, Kota Padang Terisolasi

“Bukan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Regional MBG Kalimantan Barat, Agus Kurniawi, akhirnya mengumumkan dapur Mitra Mandiri 2 dinonaktifkan dan Kepala SPPG dirumahkan, karena kejadian ini.

“Menu itu jarang dikonsumsi siswa. Ada kelalaian,” ucapnya.

Orang Tua Waswas

Keesokan harinya, menu MBG di sekolah lain nyaris tak tersentuh. Ratna, ibu murid, memilih membekali anak dengan nasi dari rumah.

“Daripada berisiko,” ucapnya.

Senada dengan Ratna, wali murid lainnya, Susilo malah mengaku trauma. “Lebih banyak anak tidak berani makan. Risikonya lebih besar daripada manfaat,” lirihnya.

Baca Juga :  Miris! Ratusan THL RSD Madani Diberhentikan, Padahal Sudah Bayar Rp.15 Juta Hingga Rp. 50 Juta

Di SD Santa Monica, tumpukan nasi gratis masih utuh di wadah plastik. Kepala sekolah Yohanes Aliman hanya bisa menghela napas.

“Biasanya habis, kini dibiarkan dingin,” ucpanya.

Desas-desus lama tentang minyak babi di wadah MBG yang pernah beredar di daerah lain, meski tak terbukti di Ketapang, ikut membuat kekhawatiran. Nyawa anak-anak jadi taruhan, kata Deki, warga Delta Pawan.

Di sisi lain, orang tua juga menyoal mubazir. Menu yang tidak sesuai selera sering terbuang percuma.

“Bawa pulang pun tak dimakan,” ujar Sari.

Baca Juga :  DPRD Pekanbaru Larang Sekolah Lakukan Studi Tour, Perpisahan Wajib Diadakan di Sekolah

Kepala Dinas Kesehatan Ketapang Feria Kowira menegaskan seluruh biaya pengobatan 17 pasien, 16 anak, satu guru, ditanggung pemerintah.

“Alhamdulillah kondisi membaik,” katanya.

Sampel makanan sudah dikirim ke laboratorium Provinsi Kalimantan Barat. Pemeriksaan 24 jam dilakukan, menunggu hasil uji yang akan menentukan asal racun.

Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, juga datang langsung ke RSUD dokter Agoesdjam Kabupaten Ketapang.

“Dinas Kesehatan dan Pendidikan harus dilibatkan. Pengelolaan dapur tak boleh lepas tangan,” tegasnya.

Ia mendesak Badan Gizi Nasional melakukan evaluasi menyeluruh, mengingat kasus serupa sudah berulang di daerah lain. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral Dugaan Pencatutan Data Anak di Dapodik PAUD, Kemendikdasmen Janji Tindak Tegas jika Terbukti
Nekat Jual Seragam Sekolah, Disdik Pekanbaru akan Sangsi Pihak Sekolah
Kabar Gembira! Pemko Pekanbaru akan Berikan Seragam Gratis untuk Seluruh Peserta Didik Baru SD dan SMP Negeri
Diduga Rem Blong, Truk Cold Diesel Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Bonjol Pasaman, 2 Orang Terluka
Diduga Hilang Kendali, Toyota Calya Tabrak Pohon di Tikungan Tong Susu Jalan Sudirman Pekanbaru
Rekonstruksi Kasus IRT di Dairi Tuai Sorotan, Kuasa Hukum Sebut CCTV Bertentangan dengan BAP
Kejari Karo Tegaskan Tak Ada Kriminalisasi, Sidang Dugaan Pembalakan Hutan Lindung Terus Berlanjut
Bareskrim Polri Tangkap Kasat Narkoba Polres Tangsel Beserta 6 Anggotanya

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:46 WIB

Viral Dugaan Pencatutan Data Anak di Dapodik PAUD, Kemendikdasmen Janji Tindak Tegas jika Terbukti

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:14 WIB

Nekat Jual Seragam Sekolah, Disdik Pekanbaru akan Sangsi Pihak Sekolah

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Kabar Gembira! Pemko Pekanbaru akan Berikan Seragam Gratis untuk Seluruh Peserta Didik Baru SD dan SMP Negeri

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:13 WIB

Diduga Rem Blong, Truk Cold Diesel Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Bonjol Pasaman, 2 Orang Terluka

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:05 WIB

Diduga Hilang Kendali, Toyota Calya Tabrak Pohon di Tikungan Tong Susu Jalan Sudirman Pekanbaru

Berita Terbaru