IRT di Kampar Diintimidasi Usai Kritik MBG, DPRD Riau Turun Tangan

- Redaksi

Rabu, 31 Desember 2025 - 07:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Nurul Oriana, ibu rumah tangga di Kabupaten Kampar viral, setelah membuat video pengakuan diintimidasi karena mengkritisi Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah anaknya.

Dalam videonya, ia mengaku anaknya masih PAUD diberhentikan sekolah karena mengkritik porsi MBG. Pasalnya, ia mendapat informasi bahwa paket MBG untuk anaknya bernilai sekitar Rp8.000 per hari. Namun, paket yang diterima anaknya hanya berkisar Rp6.000 per hari.

Bahkan jatah yang seharusnya untuk 5 hari hanya diberikan 3 hari. Namun kritikannya malah berimbas kepada pendidikan anaknya dan ancaman kepada Nurul sekaligus.

Mendapati informasi itu, Anggota Fraksi Gerindra DPRD Riau dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kampar Edi Basri menegaskan, hak anak atas gizi dalam Program MBG tidak boleh dikorupsi atau disalahgunakan oleh pihak mana pun.

Edi Basri yang mengunjungi langsung Nurul Oriana mengatakan, MBG merupakan program unggulan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Dia mengunjungi Nurul, untuk memastikan bahwa program tersebut benar-benar tepat sasaran.

“Hak anak atas gizi ini jangan sampai dikorupsi. Ini perintah langsung Presiden Prabowo Subianto. Paket Rp10 ribu maupun Rp8 ribu tidak boleh disunat lagi. Negara sudah mengeluarkan anggaran yang sangat besar untuk memastikan anak-anak kita mendapatkan gizi yang layak,” ujar Edi Basri, Selasa (30/12/2025).

Baca Juga :  Danrem 031/WB Dampingi Pangdam I/BB Hadiri Apel Kesiapsiagaan Karhutla Provinsi Riau Tahun 2025

Terkait hak anak dari Nurul agar tetap bersekolah, dia menegaskan tidak boleh diganggu. Ia menegaskan, tidak boleh ada intimidasi hanya karena orang tua menyampaikan kritik terhadap pelaksanaan program pemerintah.

“Anak tidak boleh jadi korban. Hak pendidikan dan hak gizinya wajib dilindungi negara,” katanya.

Menurutnya, persoalan ini harus menjadi momentum evaluasi besar-besaran terhadap komposisi dan distribusi MBG di lapangan. Menurutnya, kritik masyarakat justru penting agar program tidak melenceng dari tujuan awal.

Dikatakannya, MBG ini bukan sekadar bagi-bagi makanan, namun investasi masa depan anak bangsa. Kalau dikorupsi, kata Edi, yang dirampas itu adalah hak gizi anak-anak.

Baca Juga :  Momentum Sumpah Pemuda, Pemprov Riau Dorong Anak Muda Jadi Penggerak Perubahan

Ketua Komisi III DPRD Riau itu menyebut, kasus ini telah menjadi perhatian serius Partai Gerindra. Ketua DPC Gerindra Kampar, Muhammad Rohid, juga telah menginstruksikan seluruh kader partai untuk ikut mengawal pelaksanaan MBG di daerah.

“Ini sudah jadi atensi partai. Seluruh kader Gerindra, khususnya yang duduk di legislatif, diminta turun bersama mengawal MBG agar tidak diselewengkan,” pungkasnya. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akhir Pekan, Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli dan Pengaturan Lalu Lintas Hingga Malam Hari
Lapas Pekanbaru Kembali Disorot, Dugaan Limbah Septic Tank dan Rentetan Persoalan Picu Desakan Evaluasi Kalapas
Penataan Jalan Teratai Dimulai, Pemko Pekanbaru Minta Pedagang Pindah ke Lokasi Baru
DPD LIRA Kota Pekanbaru Resmikan Rumah LIRA dan Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga
Diduga Terkait Kasus Pengadaan IFP Smartboard, Disdik Riau Digeledah Penyidik Kejati Riau
BASMI Riau Desak Kejati Tetapkan Tersangka Kasus IFP Smartboard, Dugaan Kerugian Negara Rp5 Miliar
Polemik Sewa Kantin SMAN 9 Pekanbaru Mereda, Audit BPK Disebut Tak Temukan Permasalahan
Pasca Kericuhan Rapat Banggar, DPP SPKN Desak Pemeriksaan Anggaran Jasa Keamanan DPRD Riau Sebesar Rp5,8 Miliar

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:54 WIB

Akhir Pekan, Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli dan Pengaturan Lalu Lintas Hingga Malam Hari

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:05 WIB

Lapas Pekanbaru Kembali Disorot, Dugaan Limbah Septic Tank dan Rentetan Persoalan Picu Desakan Evaluasi Kalapas

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:23 WIB

Penataan Jalan Teratai Dimulai, Pemko Pekanbaru Minta Pedagang Pindah ke Lokasi Baru

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:37 WIB

DPD LIRA Kota Pekanbaru Resmikan Rumah LIRA dan Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:49 WIB

Diduga Terkait Kasus Pengadaan IFP Smartboard, Disdik Riau Digeledah Penyidik Kejati Riau

Berita Terbaru