SUARANEWS86.COM || Sumenep — Menyikapi Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) pada 17 Agustus 2025, BPRS Bhakti Sumekar, Sumenep, Madura, Jawa Timur mengajak masyarakat untuk terus meneguhkan semangat gotong royong, kemandirian, serta optimisme dalam memperkuat fondasi ekonomi lokal.
Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, H. Hairil Fajar, mengatakan bahwa arti dari kemerdekaan tidak boleh dimaknai sebatas seremoni tahunan saja. Peringatan hari bersejarah ini harus menjadi energi untuk berkarya nyata dalam pembangunan bangsa.
“Jadi, kemerdekaan yang kita nikmati hari ini bukanlah hadiah semata, tetapi hasil dari perjuangan panjang dan pengorbanan luar biasa para pahlawan terdahulu,” katanya, usai menghadiri upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di halaman Kantor Pusat BPRS Bhakti Sumekar, Minggu (17/8/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, generasi sekarang ini tentu memiliki tanggung jawab besar untuk melanjutkan cita-cita para pendahulu dengan cara bekerja keras, berinovasi, dan membangun kolaborasi yang solid di tengah tantangan zaman.
“Kewajiban kita adalah mengisi kemerdekaan itu dengan kerja keras, inovasi, serta kolaborasi yang kuat, khususnya dalam memperkokoh pondasi ekonomi masyarakat,” tukasnya.
Ia menambahkan, sebagai lembaga keuangan yang berfokus pada inklusi finansial, BPRS Bhakti Sumekar terus mendorong peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pembangunan desa supaya menjadi penggerak kemandirian ekonomi masyarakat.
Sejak awal Agustus, suasana merah putih menghiasi seluruh kantor cabang BPRS. Dekorasi itu bukan sekadar ornamen perayaan, melainkan simbol persatuan dan dorongan moral bagi karyawan serta masyarakat untuk ikut serta dalam pembangunan daerah.
“Ingin sekali mengajak masyarakat untuk tidak berhenti pada euforia simbolis kemerdekaan. Semangat membangun daerah harus menjadi tekad bersama. Melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, kita bisa mewujudkan Sumenep yang lebih mandiri dan sejahtera,” tuturnya.
Dengan mengusung tema nasional “Indonesia Maju, Rakyat Sejahtera”, ia berharap peringatan HUT RI ke-80 dapat memacu lahirnya energi kolektif untuk memperkuat persatuan bangsa sekaligus mempercepat pembangunan ekonomi berkelanjutan.
Kepala Bagian Pemasaran BPRS Bhakti Sumekar, Ahmad Zaini, mengatakan dirinya juga menyiapkan sejumlah program khusus sepanjang bulan Agustus sebagai wujud nyata partisipasi dalam perayaan kemerdekaan.
“Kami melaksanakan pelatihan kewirausahaan, memberikan akses kredit mikro dengan bunga rendah, serta menggelar kampanye literasi keuangan yang menyasar UMKM dan masyarakat desa. Harapannya, program ini mampu memperkuat daya saing ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan pemahaman mereka dalam mengelola keuangan,” ucapnya.
Selain itu, BPRS Bhakti Sumekar juga menggelar kegiatan sosial. Mulai dari donor darah, santunan anak yatim, hingga bazar UMKM lokal, serta agenda jalan-jalan santai bersama Bupati Sumenep.
Dengan kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebersamaan sekaligus menggeliatkan perekonomian masyarakat. “Momentum kemerdekaan harus jadikan titik awal untuk bangkit bersama, memperkokoh solidaritas, serta menatap masa depan yang lebih cerah bagi generasi mendatang,” tutupnya. (Ions)























