Polsek Kuantan Hilir Digeruduk Massa, Tersangka PETI Dibawa Kabur

- Redaksi

Kamis, 9 April 2026 - 23:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUARANEWS86.COM || Seorang tersangka penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, dibawa kabur oleh massa dari Kantor Polsek Kuantan Hilir, Selasa (7/4/2026) malam.

Kapolsek Kuantan Hilir Iptu Edi Winoto mengatakan, sebelumnya polisi mengamankan pelaku berinisial H (34) dalam penggerebekan aktivitas PETI di Desa Rawang Ogung, Kecamatan Kuantan Hilir, sekitar pukul 14.00 WIB.

“Penindakan dilakukan setelah kami menerima informasi adanya aktivitas PETI yang masih beroperasi di lokasi tersebut,” kata Edi, Kamis (9/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat penggerebekan, polisi menemukan satu unit PETI yang sedang beroperasi. Dari dua orang di lokasi, satu pelaku berhasil ditangkap, sementara satu lainnya melarikan diri.

Baca Juga :  Truk Karyawan di Pelalawan Terjun ke Sungai, 3 Balita Ditemukan Tewas

“Pelaku yang diamankan kemudian dibawa ke Mapolsek Kuantan Hilir untuk menjalani pemeriksaan,” ungkapnya.

Selain itu, polisi turut menyita sejumlah barang bukti, di antaranya mesin diesel, mesin robin penyedot air, spiral, paralon, selang, karpet aladin, dan dulang.

Namun situasi berubah pada malam harinya. Sekitar pukul 20.30 WIB, puluhan orang yang diduga keluarga tersangka datang ke Mapolsek Kuantan Hilir.

“Awalnya kami mendapat informasi adanya pergerakan massa dari Desa Seberang Pulau Busuk. Kami sudah berkoordinasi dengan kepala desa, namun massa tetap datang,” ujarnya.

Baca Juga :  Resmi Diakui, Blockchain Masuk Rancangan Strategis Digital Indonesia

Massa kemudian berhasil menerobos masuk ke dalam Mapolsek.

Sekitar pukul 20.45 WIB, massa membawa kabur tersangka yang sebelumnya diamankan polisi. Setelah itu, mereka langsung membubarkan diri.

Edi mengatakan, polisi tidak melakukan tindakan tegas saat kejadian karena mempertimbangkan potensi jatuhnya korban, baik dari masyarakat maupun personel.

Saat ini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap tersangka yang dibawa kabur.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Forkopimda, tokoh masyarakat, serta Polda Riau untuk membantu proses penangkapan kembali,” tegasnya. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabut Asap Masih Kepung Pekanbaru, Pemko Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas
Semarak HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Donor Darah Ditlantas Polda Riau Kumpulkan 350 Kantong Darah
Kabut Asap Kembali Selimuti Pekanbaru, Peserta Didik Dipulangkan Lebih Awal
Sat PJR Respon Cepat Lindungi Warga dari Upaya Penarikan Kendaraan di Gerbang Tol Muara Fajar
Seragam SMAN 3 Siak Hulu Disorot, Bayar di BRI Link Diduga Milik Bendahara Komite, BASMI Riau Desak Disdik Turun Tangan
Tim Penyuluh Karhutla Berikan Edukasi kepada Masyarakat di Lirik Inhu
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai dan Kapolda Riau Turun Langsung Tinjau Karhutla di Inhu
Mulai Besok, Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas, Siswa Wajib Gunakan Masker

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 08:25 WIB

Kabut Asap Masih Kepung Pekanbaru, Pemko Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas

Senin, 14 September 2026 - 16:28 WIB

Semarak HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Donor Darah Ditlantas Polda Riau Kumpulkan 350 Kantong Darah

Sabtu, 12 September 2026 - 20:21 WIB

Sat PJR Respon Cepat Lindungi Warga dari Upaya Penarikan Kendaraan di Gerbang Tol Muara Fajar

Sabtu, 12 September 2026 - 01:02 WIB

Seragam SMAN 3 Siak Hulu Disorot, Bayar di BRI Link Diduga Milik Bendahara Komite, BASMI Riau Desak Disdik Turun Tangan

Kamis, 10 September 2026 - 17:45 WIB

Tim Penyuluh Karhutla Berikan Edukasi kepada Masyarakat di Lirik Inhu

Berita Terbaru