Respon Cepat, Kodam Iskandar Muda Bantu evakuasi korban banjir

- Redaksi

Jumat, 28 November 2025 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Menyikapi kondisi bencana yang meluas, yaitu banjir yang melanda sembilan kabupaten/kota di Provinsi Aceh sejak 18 November 2025 pukul 07.00 WIB hingga 26 November 2025 pukul 12.00 WIB, Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., langsung memerintahkan jajarannya untuk bergerak cepat membantu pemerintah daerah dalam penanganan banjir.

Oleh karenanya seluruh prajurit TNI AD di wilayah Kodam IM berada di garis terdepan dalam membantu masyarakat, baik melalui evakuasi, distribusi logistik, maupun dukungan pengamanan di wilayah bencana.

Baca Juga :  Berikut Tujuh Prioritas Utama Sasaran Operasi Patuh Lancang Kuning 2025 di Riau

Pangdam IM juga memastikan bahwa Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) Kodam Iskandar Muda dalam kondisi siaga penuh. Pasukan ini berasal dari Batalyon Komposit PRCPB yang memiliki kemampuan bergerak cepat dan terkoordinasi dalam menghadapi situasi darurat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran PRCPB bertujuan mempercepat respons terhadap bencana, khususnya di wilayah yang terdampak paling parah. Pasukan ini telah disiapkan untuk mendukung penanganan bencana secara cepat, tepat, dan terintegrasi di seluruh Aceh.

Pangdam juga mengingatkan bahwa prajurit TNI harus mampu bergerak cepat dan tepat, sekaligus memberikan rasa aman, harapan, dan kenyamanan, terutama bagi mereka yang kehilangan tempat tinggal atau berada dalam situasi darurat.

Baca Juga :  Partai NasDem Copot Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR RI

Kondisi bencana banjir dipicu curah hujan tinggi, angin kencang, dan kondisi geologi yang labil ini berdampak signifikan terhadap 14.235 kepala keluarga atau 46.893 jiwa, sementara 455 kepala keluarga atau 1.497 jiwa terpaksa mengungsi. Banjir, tanah bergerak, dan tanah longsor terjadi secara meluas dan masih berlangsung di beberapa wilayah, antara lain di wilayah Kabupaten Bireuen, Kota Lhokseumawe, di Kabupaten Aceh Timur, di Kota Langsa, Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Gayo Lues, di Aceh Singkil, dan di Kabupaten Aceh Utara. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Sumber Berita: Puspen TNI

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perselisihan di Jalan Menuju Bandara Padang Berakhir Damai, Kombes Teddy Fanani dan Bili Saling Memaafkan
Balita 4 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Oknum Perwira Polres Bone, Polisi Dalami Dugaan Rem Blong
Propam Polda Sumbar Turun Tangan Selidiki Video Viral Cekcok yang Libatkan Pejabat Polisi
Diduga Terobos Lampu Merah, Oknum Polisi di Bone Diperiksa Propam Usai Tabrak Motor Hingga Tewaskan Balita
Viral Dugaan Pencatutan Data Anak di Dapodik PAUD, Kemendikdasmen Janji Tindak Tegas jika Terbukti
Tanggapi Dokter Viral yang Diduga Hujat Pasien BPJS di Medsos, IDI: Akan Dipanggil dan Disidang Etik
Diduga Rem Blong, Truk Cold Diesel Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Bonjol Pasaman, 2 Orang Terluka
Diduga Hilang Kendali, Toyota Calya Tabrak Pohon di Tikungan Tong Susu Jalan Sudirman Pekanbaru

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:24 WIB

Perselisihan di Jalan Menuju Bandara Padang Berakhir Damai, Kombes Teddy Fanani dan Bili Saling Memaafkan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:47 WIB

Balita 4 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Oknum Perwira Polres Bone, Polisi Dalami Dugaan Rem Blong

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:47 WIB

Propam Polda Sumbar Turun Tangan Selidiki Video Viral Cekcok yang Libatkan Pejabat Polisi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Diduga Terobos Lampu Merah, Oknum Polisi di Bone Diperiksa Propam Usai Tabrak Motor Hingga Tewaskan Balita

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:46 WIB

Viral Dugaan Pencatutan Data Anak di Dapodik PAUD, Kemendikdasmen Janji Tindak Tegas jika Terbukti

Berita Terbaru