Prabowo Minta Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus

- Redaksi

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Presiden Prabowo Subianto meminta kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus diusut hingga tuntas. Termasuk siapa aktor intelektual di balik kasus tersebut.

“Harus kita usut, siapa yang nyuruh, siapa yang bayar,” kata Prabowo saat diskusi bersama jurnalis dan pengamat dari tayangan video yang dibagikan, Kamis (19/3/2026).

Ketika ditanya kemungkinan keterlibatan aparat negara, Prabowo memastikan hal itu tetap harus diusut. Ia menjamin tidak akan ada perlindungan bagi pelaku sekalipun jika berasal dari institusi resmi.

“Ya jelas dong. Saya menjamin, tapi sebaliknya. Kalau ini provokator yang bukan dari pemerintah, bukan dari aparat, jelas harus kita usut kok,” ujarnya.

Prabowo juga memberikan jaminan bahwa pemerintah tidak akan mentoleransi tindakan kekerasan semacam itu.

“Percayalah saya tidak akan mengizinkan hal-hal seperti itu terjadi. Percayalah saya dipilih oleh rakyat, untuk membela rakyat, tapi kita waspada, saya minta diusut bener sampai aktornya,” ujarnya.

Terkait batas waktu pengusutan, Prabowo menyerahkan proses hukum kepada aparat penegak hukum. Tidak hanya Polri, tapi juga aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional.

Baca Juga :  Sinergitas Danrem dan Kapolda Riau Laksanakan Apel Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla dengan Gubernur Riau

“Saya ini orang realistis dan adil, dari segi kapasitas kita biarkanlah mereka bekerja. Tapi tidak hanya Polri, banyak lembaga lain juga harus bekerja,” ujarnya.

Prabowo juga menyatakan terbuka terhadap pembentukan tim independen mengusut kasus tersebut. Dengan catatan tim tersebut benar-benar bersifat netral.

“Kita bisa pertimbangkan, asal independen ya, jangan semua LSM-LSM yang sudah apriori benci dengan pemerintah yang dapet uang dari luar negeri,” ujarnya. **

(Zha)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Tetapkan Pegawainya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang
Presiden Prabowo Naikan Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kemenhan
Kepala BGN Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Presiden Prabowo Beri Pesan Khusus
DJP Kemenkeu akan Libatkan TNI Polri Dalam Pengawasan Terhadap Wajib Pajak
Mulai 1 Agustus 2026, Tarif Jadi WNI Jalur Perkawinan Naik Menjadi Rp25 Juta
Kejagung Minta Kejati Se-Indonesia Hentikan Pengumpulan Data terkait MBG
Silaturahmi ke Jaksa Agung, Kapolri Tegaskan Polri dan Kejaksaan Satu Ikatan
Perkuat Soliditas, Kapolri dan Jajaran Silaturahmi dengan Panglima TNI dan Kepala Staf

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:55 WIB

KPK Tetapkan Pegawainya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:13 WIB

Kepala BGN Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Presiden Prabowo Beri Pesan Khusus

Senin, 20 Juli 2026 - 22:14 WIB

DJP Kemenkeu akan Libatkan TNI Polri Dalam Pengawasan Terhadap Wajib Pajak

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:34 WIB

Mulai 1 Agustus 2026, Tarif Jadi WNI Jalur Perkawinan Naik Menjadi Rp25 Juta

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:10 WIB

Kejagung Minta Kejati Se-Indonesia Hentikan Pengumpulan Data terkait MBG

Berita Terbaru