Polisi Tangkap 2 Preman Kampung Penganiaya Pasutri di Terowongan Tembung

- Redaksi

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Dua pelaku penganiayaan terhadap pasangan suami istri (pasutri) di Jalan Pasar Baru Tembung, tepatnya di bawah terowongan rel kereta api, berhasil diamankan jajaran Polrestabes Medan.

Kedua pelaku diketahui bernama Zulfikar (37) dan Zulyarham (46). Keduanya ditangkap setelah video penganiayaan yang dilakukan terhadap pasangan suami istri tersebut viral di media sosial dan menuai kecaman dari masyarakat.

Kanit Resmob Polrestabes Medan, Iptu Ramadhani Bimo Setiadi, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula saat korban berhenti di lokasi yang sedang terjadi tawuran untuk mengambil video menggunakan telepon genggamnya.

Menurut keterangan pelaku, tindakan korban yang berhenti di lokasi kejadian menyebabkan arus lalu lintas menjadi tersendat. Pelaku sempat meminta korban untuk melanjutkan perjalanan, namun korban tetap berada di lokasi.

“Pelaku merasa kesal karena korban berhenti di lokasi tawuran dan menyebabkan kemacetan. Mereka sudah meminta korban untuk terus berjalan, namun korban tetap berhenti,” ujar Bimo, Kamis (4/6/2026).

Dalam pemeriksaan, Zulfikar mengaku menendang istri korban yang sedang hamil karena khawatir dirinya direkam dan video tersebut disebarluaskan melalui media sosial.

Baca Juga :  Jadi Tersangka UU ITE, Selebgram Isa Zega Resmi Ditahan di Rutan Polda Jatim

“Zulfikar mengaku menendang istri korban karena takut direkam dan videonya disebarluaskan,” jelas Bimo.

Setelah insiden tersebut, Zulfikar juga mengambil senjata jenis soft air gun dari rumahnya. Namun, kepada penyidik ia mengaku senjata tersebut hanya digunakan untuk menakut-nakuti korban agar segera meninggalkan lokasi.

Sementara itu, pelaku lainnya, Zulyarham, terekam dalam video melakukan pemukulan berulang kali terhadap suami korban pada bagian wajah.

Kepada penyidik, Zulyarham mengaku melakukan tindakan tersebut karena khawatir keberadaan korban di lokasi tawuran dapat memicu keributan yang berdampak pada lingkungan sekitar, termasuk rumahnya yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Baca Juga :  Polda Riau Salurkan 151 Sapi dan 48 Kambing Qurban ke Masjid dan Pesantren

Selain mengamankan kedua pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu pucuk airgun, tujuh butir peluru airgun, pakaian yang dikenakan kedua pelaku saat kejadian, serta sebuah telepon genggam.

Saat ini kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Polrestabes Medan guna proses penyidikan lebih lanjut. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tren Global Tokenisasi Aset Menguat, INDODAX Lihat RWA Jadi Salah Satu Motor Pertumbuhan Baru Industri Kripto
Polda Jateng Tolak Diperiksa Terkait Kasus SPPG, Kejaksaan: Tidak ada Pemanggilan atau Pemeriksaan
Polisi: Kaca di Kantor BGN Pecah Diduga karena Cuaca Panas
Geledah Kafe de’Clan, Polisi Temukan Brankas Besar di Balik Etalase
Puluhan Brimob Bersenjata Kawal Penggeledahan Kafe dan Money Changer di Jakarta Selatan
INDODAX Dukung Sertifikasi Influencer Kripto Jadi Langkah Positif untuk Bangun Ekosistem yang Lebih Sehat
INDODAX Nilai UU No. 4 Tahun 2026 Perlu Jadi Momentum Memperkuat Kedaulatan Ekosistem Kripto Indonesia
Warga Pekanbaru Jadi Korban Begal Usai Ditawari Tumpangan oleh OTK, Iphone Raib

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:28 WIB

Tren Global Tokenisasi Aset Menguat, INDODAX Lihat RWA Jadi Salah Satu Motor Pertumbuhan Baru Industri Kripto

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:21 WIB

Polda Jateng Tolak Diperiksa Terkait Kasus SPPG, Kejaksaan: Tidak ada Pemanggilan atau Pemeriksaan

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:50 WIB

Polisi: Kaca di Kantor BGN Pecah Diduga karena Cuaca Panas

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:17 WIB

Geledah Kafe de’Clan, Polisi Temukan Brankas Besar di Balik Etalase

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:16 WIB

Puluhan Brimob Bersenjata Kawal Penggeledahan Kafe dan Money Changer di Jakarta Selatan

Berita Terbaru