Miris! Protes Pungli, Siswa SMKN 2 di Palu Dikeluarkan dari Sekolah

- Redaksi

Selasa, 28 Januari 2025 - 22:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi unjuk rasa yang dilakukan guru dan siswa di halaman kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, terkait dengan pungutan kursus Bahasa Inggris SMK Negeri 2 Palu pada Kamis 24 Oktober 2024. (Foto: METROSULAWESI/ Fikri Alihana)

Aksi unjuk rasa yang dilakukan guru dan siswa di halaman kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, terkait dengan pungutan kursus Bahasa Inggris SMK Negeri 2 Palu pada Kamis 24 Oktober 2024. (Foto: METROSULAWESI/ Fikri Alihana)

Kepala SMKN 2 Palu, Loddy Surentu yang dikonfirmasi yang diwakili Wakasek Bidang Kehumasan, Hernida membenarkan bahwa siswa atas nama Alya dikeluarkan dari sekolah.

“Kami mengundang orang tua dari siswi yang dikeluarkan. Kami juga telah berhentikan siswi tersebut dari Ketua OSIS SMKN 2 Palu. Dikarenakan tidak sejalan dengan kebijakan Kepala Sekolah,” ungkap Hernida.

Hernia mengaku, sudah melakukan mediasi antara Kepala SMKN 2 Palu dan siswi yang dianggap tidak mendukung program kerja. Namun, lanjut Hernida, siswi tersebut menolak dan meminta dipindahkan ke sekolah yang lain.

“Kami hanya menganjurkan siswi ini untuk meminta maaf saja ke Kepala SMKN 2 Palu terkait kasus demo kemarin. Tapi siswi ini bersikeras tidak mau, malahan dia bilang lebih baik pindah sekolah dari pada di sini,” katanya.

Dalil Mallongi, salah satu guru yang dikonfirmasi juga membenarkan telah menerima kabar itu.

“Saya ditelepon langsung oleh siswa yang bersangkutan. Dia mengaku dikeluarkan,” kata Dalil.

Kala itu Dalil sempat menanyakan surat tertulis pemberhentian. Namun dijawab oleh siswa yang bersangkutan, surat itu hanya dibacakan.

Baca Juga :  Kapolsek Panongan Hadiri Musrenbang 2027, Polri Dukung Pembangunan Berkelanjutan dan Kamtibmas Kondusif

Kabar terbaru lanjut Dalil, siswa yang bersangkutan sudah disuruh sekolah ulang setelah ada mediasi dari Dinas Pendidikan.

“Tapi kabarnya disuruh sekolah kembali, karena sudah ada mediasi antara siswa dengan pihak Dinas Pendidikan. Tapi kalau ingin tahu kabar sebetulnya silakan kontak siswa yang bersangkutan,” jelas Dalil.

Sampai berita ini diterbitkan belum didapat konfirmasi dari Alya. Beberapa kali nomornya dihubungi tidak berhasil. **

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Siapkan Bansos Digital untuk 50 Juta Masyarakat Desil 1-5
Anaknya Masuk Desil 7, Purbaya Soroti Data BPS yang Meleset
HUT ke-25 Demokrat, Afrian Mukhlas: Partai Harus Makin Kokoh Jadi Rumah Kebangsaan dan Pro-Rakyat
HUT Ke-25 Partai Demokrat, DPC Sumenep Gaungkan Semangat Mengabdi di Momentum Maulid Nabi
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, PVMBG Imbau Warga Jauhi Radius 3 Kilometer
Pabrik Sabun di KEK Sei Mangkei Simalungun Terbakar, 3 Orang Pekerja Ditemukan Tewas
Mayat Pria Ditemukan di dalam Gardu LRT Pancoran, PLN Temukan Kabel dan Komponen Rusak
Kasus Kematian Robby Harianda, JPU Tuntut 4 Terdakwa hingga 14 Tahun Penjara

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 17:14 WIB

Pemerintah Siapkan Bansos Digital untuk 50 Juta Masyarakat Desil 1-5

Rabu, 9 September 2026 - 19:31 WIB

HUT ke-25 Demokrat, Afrian Mukhlas: Partai Harus Makin Kokoh Jadi Rumah Kebangsaan dan Pro-Rakyat

Rabu, 9 September 2026 - 18:32 WIB

HUT Ke-25 Partai Demokrat, DPC Sumenep Gaungkan Semangat Mengabdi di Momentum Maulid Nabi

Sabtu, 5 September 2026 - 08:48 WIB

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, PVMBG Imbau Warga Jauhi Radius 3 Kilometer

Kamis, 3 September 2026 - 16:42 WIB

Pabrik Sabun di KEK Sei Mangkei Simalungun Terbakar, 3 Orang Pekerja Ditemukan Tewas

Berita Terbaru

Indragiri Hulu

Tim Penyuluh Karhutla Berikan Edukasi kepada Masyarakat di Lirik Inhu

Kamis, 10 Sep 2026 - 17:45 WIB