Menteri Ara Berhenti Berkoar, SUMENEP Tercemar

- Redaksi

Sabtu, 27 September 2025 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Mohammad Nor

Sumenep menjadi bancakan bagi menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruar Sirait. Kasus Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) hanya dijadikan ajang cari muka terhadap publik dengan gagah menteri ara saat rapat dengan anggota dewan menyampaikan ” Saya tahu itu (BSPS) program yang diaspirasi oleh teman-teman (DPR RI), banyak kepala daerah, dan teman-teman DPD juga. Tapi saya harus sampaikan dugaan korupsi yang luar biasa di Sumenep sejumlah Rp109 miliar,” ungkap Ara dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI di Jakarta Pusat.

Baca Juga :  BASMI Riau : "Jaga Integritas dengan tidak Mencari-cari Kesalahan Kepala Sekolah Melalui Dana BOS"

Itu diliput dan diabadikan oleh banyak media ternama, namun sejak 19 mei 2025 lalu saat rapat bersama komisi V DPR RI sampai hari ini itu hanya ampas saja, buktinya sampai hari ini sudah menginjak empat bulan lamanya belum juga ada satupun tersangka yang ditetapkan, ini adalah hal buruk bagi kabupaten Sumenep, nama sumenep hanya mendapatkan nilai buruk di publik, namun penegakan hukumnya lemah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Angka 109 M itu bukan angka yang sedikit, sampai sekarang pun kami menunggu iktikad baik dari menteri ara untuk menyelesaikan dari woro woro dipublik sampai tuntas pada siapa saja dalang pelakunya.

Baca Juga :  Berikut Penjelasan Bupati Inhu Ade Agus Terkait Kantor dan Rumah Dinasnya Digeledah KPK

Kami menyayangkan jika menteri Ara hanya bersuara setengah hati tentang kasus korupsi ini, apalagi ini hanya menjadi batu loncatan dan hanya sebagai panggung menteri Ara dalam jabatannya, ia menari diatas panggung korupsi yang sampai hari ini belum jelas siapa dalang sesungguhnya.

Jangan sampai kasus ini hilang tanpa jejak, lalu menteri Ara meninggalkan kasus ini, bagaimanapun itu adalah uang rakyat, bagaimanapun itu adalah anggaran yang diperuntukkan untuk kepentingan rakyat.
Sekali lagi kami sampaikan, menteri Ara harus bertanggung jawab. (Ions)

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terdesak Biaya Sekolah Anak, Maling Toko Kelontong di Mojokerto Tinggalkan Surat Permintaan Maaf
INDODAX Raih Dua Penghargaan dari CFX, Perkuat Komitmen Edukasi dan Pertumbuhan Industri Kripto Nasional
INDODAX Gandeng Chainalysis untuk Memperkuat Standar Keamanan dan Kepatuhan Industri Kripto Indonesia
IAS Hospitality dan INDODAX Jalin Kemitraan Strategis untuk Menghadirkan Privilege Airport Lounge bagi Member
Jalan Rusak, Anggaran Fantastis: Kepala BPJN Sumbar Bungkam Saat Dicecar 15 Pertanyaan
GMNI Sumenep Desak DPMD Audit Dana Ketahanan Pangan 20% Desa, Soroti BUMDes Meddelan
PPI Geruduk DPRD Sumenep, Desak BK Tindak Anggota Dewan yang Diduga Tak Aktif Setahun
Polisi Tangkap 2 Preman Kampung Penganiaya Pasutri di Terowongan Tembung

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:52 WIB

Terdesak Biaya Sekolah Anak, Maling Toko Kelontong di Mojokerto Tinggalkan Surat Permintaan Maaf

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:56 WIB

INDODAX Raih Dua Penghargaan dari CFX, Perkuat Komitmen Edukasi dan Pertumbuhan Industri Kripto Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:10 WIB

INDODAX Gandeng Chainalysis untuk Memperkuat Standar Keamanan dan Kepatuhan Industri Kripto Indonesia

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:58 WIB

IAS Hospitality dan INDODAX Jalin Kemitraan Strategis untuk Menghadirkan Privilege Airport Lounge bagi Member

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:11 WIB

Jalan Rusak, Anggaran Fantastis: Kepala BPJN Sumbar Bungkam Saat Dicecar 15 Pertanyaan

Berita Terbaru