PPI Geruduk DPRD Sumenep, Desak BK Tindak Anggota Dewan yang Diduga Tak Aktif Setahun

- Redaksi

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || SUMENEP — Sejumlah pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Pemuda Independen (PPI) menggelar unjuk rasa di kantor DPRD Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Aksi tersebut menuntut Badan Kehormatan (BK) dan Pimpinan DPRD menindak anggota DPRD yang dinilai tidak aktif bertugas.

Koordinator Lapangan 1 aksi PPI, Asrofur Maghfur, mengatakan ini merupakan aksi pertama PPI. “Ini aksi jilid pertama yang dilakukan untuk menuntut penyikapan tegas dari Badan Kehormatan dan Pimpinan DPRD terhadap anggota yang diduga melanggar tata tertib,” ujarnya, Selasa 4 Juni 2026.

Baca Juga :  Dirlantas Polda Riau Bersama Tim Pembina Samsat Bagikan Helm dan Bibit Pohon kepada Wajib Pajak

Asrofur menyebut ada anggota DPRD Sumenep yang dinilai melanggar Tata Tertib Nomor 1 Tahun 2025. Salah satunya Nia Kurnia Fauzi. “Ada beberapa anggota DPRD Sumenep yang kami nilai telah melanggar aturan Tata Tertib, tapi tidak ditindak oleh pimpinan maupun BK DPRD, contohnya seperti Nia Kurnia Fauzi,” katanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korlap II PPI, Ubaidillah, menambahkan Nia Kurnia Fauzi sudah sekitar 1 tahun tidak berada di Sumenep. Menurutnya, tidak ada regulasi cuti di Tata Tertib DPRD yang membolehkan izin selama itu. “Nia Kurnia ini sudah lama tidak ada di Sumenep, kurang lebih 1 tahun dan tidak ada regulasi yang mengatur cuti selama itu,” ucapnya.

Baca Juga :  Tak Terbukti Melakukan Penghasutan, Hakim Bebaskan Khariq Anhar Mahasiswa Unri dan 3 Terdakwa Lainnya

Menanggapi tuntutan massa, Ketua Badan Kehormatan DPRD Sumenep, Ning Virzan, menyatakan tidak ada pelanggaran yang dilakukan anggota DPRD terkait. Ia beralasan Nia Kurnia Fauzi telah mengantongi surat izin berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang mengatur hak cuti hamil selama 6 bulan.

Pihak PPI membantah alasan tersebut. Ubaidillah menegaskan Tata Tertib DPRD Sumenep mengatur cuti melahirkan selama 1 bulan sebelum dan 2 bulan setelah persalinan, sehingga total 3 bulan. “Hak cuti tetap 3 bulan, jika diperlukan maka bisa diperpanjang 3 bulan lagi. Namun tidak dengan Nia Kurnia Fauzi, sudah melebihi dari yang termuat dalam Tata Tertib DPRD Sumenep,” pungkasnya.

Baca Juga :  Layanan Kesehatan di Sumenep Lemah, GMNI Geram dan Minta Kapus Bluto Dicopot

Hingga berita ini ditulis, DPRD Sumenep belum memberikan keterangan lanjutan terkait tindak lanjut atas tuntutan PPI. (***red)

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Tangkap 2 Preman Kampung Penganiaya Pasutri di Terowongan Tembung
Modus Penipuan Digital Kian Canggih, INDODAX Minta Masyarakat Waspadai Situs dan Layanan Palsu
Aksi Brutal 11 Debt Collector di Serang! 2 Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok, 2 Pelaku Ditangkap
Diduga Terkait Kasus Jual Beli Titik SPPG, Kejagung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional
Sehari Usai Dadan Hindayana Dicopot Istana, Kantor BGN Digeledah Kejagung
Memasuki Babak Baru, Polemik LCC 4 Pilar MPR di Kalimantan Barat Masuk ke Meja Hijau
Kasum TNI Tinjau Pemeriksaan Kontainer Mineral Hasil Penindakan TNI AL di Batam
Anggota TNI Bakal Sikat Begal di Jakarta, DPR: Harus Atas Permintaan Polri

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:33 WIB

PPI Geruduk DPRD Sumenep, Desak BK Tindak Anggota Dewan yang Diduga Tak Aktif Setahun

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:25 WIB

Polisi Tangkap 2 Preman Kampung Penganiaya Pasutri di Terowongan Tembung

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:12 WIB

Modus Penipuan Digital Kian Canggih, INDODAX Minta Masyarakat Waspadai Situs dan Layanan Palsu

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:30 WIB

Aksi Brutal 11 Debt Collector di Serang! 2 Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok, 2 Pelaku Ditangkap

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:45 WIB

Diduga Terkait Kasus Jual Beli Titik SPPG, Kejagung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional

Berita Terbaru