Korwil SPPG Sumenep Belum Tanggapi Dugaan MBG Basi di SDN Lebeng Barat II

- Redaksi

Sabtu, 18 April 2026 - 21:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || SUMENEP – Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (Korwil SPPG) Kabupaten Sumenep, Moh. Kholilur Rahman Hidayatullah, belum memberikan tanggapan terkait dugaan pendistribusian menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga tidak layak konsumsi di SDN Lebeng Barat II, Kecamatan Pasongsongan, Rabu (16/4/2026).

Hingga Sabtu (18/4/2026), upaya konfirmasi melalui pesan dan panggilan WhatsApp belum mendapat respons. Panggilan telepon masuk berdering dan pesan terkirim dengan centang dua, namun tidak dibalas.

Sebelumnya, SDN Lebeng Barat II menolak distribusi MBG pada Rabu (16/4/2026). Penolakan dilakukan setelah pihak sekolah menemukan menu naget diduga basi dan berbau anyir. Para guru khawatir menu tersebut berisiko mengganggu kesehatan siswa.

“Assalamu’alaikum, saya Kepala Sekolah SDN Lebeng Barat II akan mengembalikan MBG hari ini tanggal 16 April 2026, dikarenakan semua nuggetnya basi/berbau anyir. Semua guru sepakat tidak akan memberikan MBG ini, takut siswa sakit perut. Mohon tindak lanjutnya dari kepala dapur MBG,” tulis kepala sekolah dalam pesan grup WhatsApp, yang diterima media.

Sebagai Korwil SPPG, Moh. Kholilur Rahman Hidayatullah bertanggung jawab mengawasi pelaksanaan program MBG di Sumenep. Pengawasan mencakup standar menu, kualitas bahan baku, serta tindak lanjut dugaan pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) di seluruh dapur MBG.

Baca Juga :  Hari Bumi Nasional 2026, Fraksi Demokrat Sumenep Ajak Warga Perkuat Aksi Nyata Jaga Lingkungan

Kasus ini menimbulkan pertanyaan soal pengawasan dan mutu distribusi MBG di daerah, khususnya jaminan keamanan pangan bagi pelajar. Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari Korwil SPPG Sumenep maupun pihak dapur MBG terkait. (***Red)

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Jabar Minta Maaf ke Satpam HI, 3 Anggota Polisi yang Terlibat Diproses Sidang Kode Etik
Meski Gugatan Ditolak Secara Kompetensi, Fakta Persidangan Dinilai Bongkar Kelemahan Penyidikan Polresta Pekanbaru
Terungkap! Supir dan Penumpang Alphard yang Intimidasi Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polisi
Perusahaan Bela Satpam yang Tegur Alphard Terobos Lampu Merah di HI
Satpam Waduk Jatiluhur Ditemukan Tewas dengan Kedua Tangan Terborgol di Pinggir Danau
Hotman Paris Mundur sebagai Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Bitcoin Spot ETF Kembali Catat Inflow, INDODAX Imbau Investor Tetap Cermati Faktor Makro
Polda Jabar Persilahkan Masyarakat Hajar Begal, Syaratnya jangan Sampai Mati

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:47 WIB

Polda Jabar Minta Maaf ke Satpam HI, 3 Anggota Polisi yang Terlibat Diproses Sidang Kode Etik

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:54 WIB

Meski Gugatan Ditolak Secara Kompetensi, Fakta Persidangan Dinilai Bongkar Kelemahan Penyidikan Polresta Pekanbaru

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:27 WIB

Perusahaan Bela Satpam yang Tegur Alphard Terobos Lampu Merah di HI

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:25 WIB

Satpam Waduk Jatiluhur Ditemukan Tewas dengan Kedua Tangan Terborgol di Pinggir Danau

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:12 WIB

Hotman Paris Mundur sebagai Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Berita Terbaru