Guru di Riau Belum Gajian, DPRD Desak Dinas Percepat Prosesnya

- Redaksi

Senin, 13 Oktober 2025 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Kabar sejumlah guru Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Riau yang belum menerima gaji hingga pertengahan Oktober 2025 menimbulkan keresahan.

Banyak guru mengaku kecewa, namun enggan menyampaikan keluhan secara terbuka karena takut menimbulkan masalah di lingkungan kerja.

Beberapa guru di Pekanbaru dan kabupaten sekitar menyebut, keterlambatan ini membuat mereka kesulitan memenuhi kebutuhan harian dan pembayaran cicilan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sebenarnya ingin bersuara, tapi takut dianggap menentang atasan. Sementara kebutuhan tidak bisa ditunda,” ujar salah satu guru yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga :  Komitmen Bersih dari Narkoba, Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai Gelar Tes Urine bagi Petugas dan Warga Binaan

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Riau, Edi Basri, menyesalkan keterlambatan pembayaran gaji tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah mengonfirmasi perihal tunggakan gaji itu saat hearing bersama BPKAD Provinsi Riau dan Bapenda Riau.

Menurutnya, keterlambatan terjadi karena Dinas Pendidikan belum melengkapi berkas yang diperlukan untuk proses pencairan.

“Uang sudah ada untuk membayar, tetapi dinasnya belum mengajukan. Tidak ada kendala sebenarnya, uang itu ada di APBD Perubahan, tetapi dinas belum melengkapi dokumen yang dibutuhkan,” ujarnya, dilansir dari Riauonline, Senin (13/10/2025).

Edi berharap Dinas Pendidikan segera mempercepat proses administrasi agar para guru dapat menerima haknya sesuai jadwal.

Baca Juga :  Datangi DPRD Kota Pekanbaru, Zakaria Ketua RW 15 Tangkerang Tengah Usul Jabatan RW Dihapuskan

“Seharusnya dinas mempercepat proses itu. Karena uang kita ada dan tidak perlu terjadi keterlambatan,” tegasnya.

Sementara itu, dari pantauan di lapangan, sejumlah guru ASN memilih diam meski mengeluh dalam hati.

Mereka berharap pemerintah lebih tanggap dan transparan dalam menangani masalah ini, agar tidak menimbulkan keresahan di kalangan pendidik yang selama ini sudah bekerja penuh dedikasi. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sat PJR Respon Cepat Lindungi Warga dari Upaya Penarikan Kendaraan di Gerbang Tol Muara Fajar
Seragam SMAN 3 Siak Hulu Disorot, Bayar di BRI Link Diduga Milik Bendahara Komite, BASMI Riau Desak Disdik Turun Tangan
Tim Penyuluh Karhutla Berikan Edukasi kepada Masyarakat di Lirik Inhu
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai dan Kapolda Riau Turun Langsung Tinjau Karhutla di Inhu
Pemerintah Siapkan Bansos Digital untuk 50 Juta Masyarakat Desil 1-5
Mulai Besok, Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas, Siswa Wajib Gunakan Masker
Gelper E-Zone 88 Bengkalis Disorot, Warga Desak Kapolda dan Kapolres Usut Dugaan Judi
Masih Gunakan Stiker LPS, DLHK Pekanbaru Amankan 3 Angkutan Sampah Tak Berizin

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 20:21 WIB

Sat PJR Respon Cepat Lindungi Warga dari Upaya Penarikan Kendaraan di Gerbang Tol Muara Fajar

Sabtu, 12 September 2026 - 01:02 WIB

Seragam SMAN 3 Siak Hulu Disorot, Bayar di BRI Link Diduga Milik Bendahara Komite, BASMI Riau Desak Disdik Turun Tangan

Kamis, 10 September 2026 - 17:45 WIB

Tim Penyuluh Karhutla Berikan Edukasi kepada Masyarakat di Lirik Inhu

Kamis, 10 September 2026 - 17:42 WIB

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai dan Kapolda Riau Turun Langsung Tinjau Karhutla di Inhu

Kamis, 10 September 2026 - 17:14 WIB

Pemerintah Siapkan Bansos Digital untuk 50 Juta Masyarakat Desil 1-5

Berita Terbaru

Indragiri Hulu

Tim Penyuluh Karhutla Berikan Edukasi kepada Masyarakat di Lirik Inhu

Kamis, 10 Sep 2026 - 17:45 WIB