Demi Menjaga Keselamatan Masyarakat, Pendakian Gunung Marapi Resmi Ditutup Selamanya

- Redaksi

Selasa, 28 Januari 2025 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalur Pendakian Gunung Marapi Sumatera Barat Resmi ditutup secara permanen oleh Pemkab dan BKSDA Sumbar

Jalur Pendakian Gunung Marapi Sumatera Barat Resmi ditutup secara permanen oleh Pemkab dan BKSDA Sumbar

SUARANEWS86.COM || Tanah Datar (Sumbar) — Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatra Barat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam, dan Tanah Datar sepakat menutup jalur pendakian Gunung Marapi secara permanen. Keputusan ini diambil dalam upaya melindungi keselamatan masyarakat akibat status aktif gunung api.

“Kesepakatan tersebut diumumkan dalam kegiatan penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Ombudsman Sumatra Barat terkait dugaan maladministrasi perizinan pendakian di Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Api Marapi.”

Pjs Kepala Perwakilan Ombudsman Sumbar, Meilisa Fitri Harahap, menyampaikan bahwa temuan Ombudsman menunjukkan perlunya tindakan korektif, baik kepada BKSDA Sumbar maupun Bupati Agam dan Tanah Datar.

“Penutupan perizinan pendakian harus dilakukan secara permanen, karena Gunung Marapi kerap berada pada status waspada, siaga, hingga awas. Pesan ini perlu disampaikan kepada masyarakat secara terbuka,” ujar Meilisa melalui keterangan pers yang diterima pada Jumat (24/1/2025).

Ombudsman memberikan tenggat waktu 30 hari kepada pihak-pihak terkait untuk melaksanakan tindakan korektif ini, termasuk pertama, mengawasi dan menutup jalur liar pendakian Gunung Marapi. Kedua, membuat surat edaran kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga Pemerintah Nagari, sesuai rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

“Ketiga, mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 15 Tahun 2011 untuk mitigasi bencana gunung api,” kata Meilisa.

Menanggapi rekomendasi tersebut, Bupati Tanah Datar, Eka Putra, mengatakan sepakat untuk menutup Gunung Marapi secara permanen demi menghindari risiko bagi pendaki.

Baca Juga :  Kemendagri Usulkan Penerapan Denda untuk Pengurusan e-KTP Hilang

“Kami tegas menyatakan pendakian Gunung Marapi ditutup permanen. Ini adalah langkah yang tepat untuk mencegah korban jiwa seperti yang terjadi pada 3 Desember 2023,” kata Eka.

Eka Putra menambahkan bahwa penutupan ini perlu diikuti dengan aturan sanksi bagi pihak yang melanggar.

“Harus ada sanksi tegas bagi pelanggar. Kami akan mengkaji dasar hukumnya agar kebijakan ini memiliki efek jera,” jelas Eka Putra.

Keputusan untuk menutup pendakian Gunung Marapi secara permanen didasari pada:

  • Status aktif Gunung Marapi yang sering kali berada di tingkat waspada hingga awas.
  • Risiko keselamatan yang tinggi bagi pendaki akibat aktivitas vulkanik.
  • Insiden fatal sebelumnya, termasuk peristiwa pada Desember 2023 yang menelan korban jiwa.
Baca Juga :  Kokohkan Ukhuwah Islamiyah, Pemuda Desa Kapedi Gelar Pengajian Umum dan Rokat Kampong

Menanggapi hal itu, Bupati Agam, Andri Warman,  berjanji untuk menyosialisasikan keputusan ini hingga ke tingkat Pemerintah Nagari, memastikan seluruh masyarakat memahami pentingnya penutupan ini.

Sebagai langkah mitigasi, Pemkab Agam akan bekerja sama dengan PVMBG untuk memantau aktivitas Gunung Marapi secara berkala. Jalur pendakian liar juga akan diawasi secara ketat untuk mencegah pelanggaran.

“Kami berkomitmen melaksanakan mitigasi bencana sesuai rekomendasi PVMBG dan memastikan keamanan masyarakat di sekitar Gunung Marapi,” ujar Andri. **

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangkostrad Dampingi Kasad Audiensi dengan Kapolri, Perkuat Soliditas dan Sinergi TNI-Polri
Irjen Pol Slamet Uliandi Menjadi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Purnawirawan Polri Prihatin atas Dugaan Penyadapan Presiden: Itu Pengkhianatan
Kapolri Tegaskan Kasus Listyo Sigit Murni Penegakan Hukum, Tidak ada Kaitan dengan Persaingan
Disambut Kajari Karo, PD MIO Indonesia Siap Jadi Mitra Kritis dan Konstruktif
Helikopter TNI AD Jatuh saat Padamkan Karhutla di Kalimantan, 1 Prajurit Gugur
SBY: Kok Jadi Begini Negara Kita
Listyo Sigit Dipecat, Letjen TNI Ariyo Windutomo Ditunjuk sebagai Plt KSP

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 07:09 WIB

Pangkostrad Dampingi Kasad Audiensi dengan Kapolri, Perkuat Soliditas dan Sinergi TNI-Polri

Jumat, 6 November 2026 - 06:40 WIB

Irjen Pol Slamet Uliandi Menjadi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Presiden Prabowo

Jumat, 6 November 2026 - 06:26 WIB

Purnawirawan Polri Prihatin atas Dugaan Penyadapan Presiden: Itu Pengkhianatan

Kamis, 5 November 2026 - 20:29 WIB

Kapolri Tegaskan Kasus Listyo Sigit Murni Penegakan Hukum, Tidak ada Kaitan dengan Persaingan

Kamis, 5 November 2026 - 00:55 WIB

Disambut Kajari Karo, PD MIO Indonesia Siap Jadi Mitra Kritis dan Konstruktif

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page