Banjir Sibolga dan Tapanuli : Melihat dari Sisi Pemberitaan, Akses dan Bantuan Pemerintah Pusat

- Redaksi

Jumat, 28 November 2025 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || JAKARTA – Banjir masih melanda beberapa wilayah di Sumatra, salah satu yang terparah adalah Tapanuli, Sumatra Utara. Namun, sudah hampir satu minggu, tidak ada bantuan dari pemerintah pusat.

Menurut praktisi media Gemal Abdel Nasser Panggabean, S.H., mengomentari, pemberitaan banjir di Sumatra tidak menjadi trending. Dari hasil risetnya, bahkan berita-berita yang trending ada beberapa yang tidak penting, misalnya seperti kasus tumbler di kereta.

“Sebelumnya, saya mengucapkan rasa belasungkawa yang mendalam kepada seluruh korban banjir Sumatra dan warga yang terdampak. Ini sudah hampir satu minggu. Saya cek riset di kantor saya, tidak ada pemberiaan bantuan dari pemerintah pusat. Yang ada hanya ucapan belansungkawa. Tapi, nanti kalau pemerintah pusat turun, baru trending,” kata Gemal, Jumat (28 November 2025) di Jakarta

Gemal juga mengamati media sosial yang memvideokan banjir di beberapa kawasan Tapanuli Selatan dan Kota Sibolga. Menurutnya, itu hanya menggambarkan terjadinya bencana dan banjir bandang saja. Ini tentunya membuat khawatir para keluarga dan kerabat yang berada di luar daerah tersebut.

Dia juga memerhatikan banyak korban banjir yang melakukan live di Tiktok. Mereka sedang mengungsi menunggu bantuan datang. Berharap ada bantuan makanan, logistik dan lain-lain.

“Sebenarnya video-video itu sangat membantu. Tapi, narasinya kan pesimis, kita yang jauh menontonnya jadi kasihan. Tidak sedikit yang ngomong pemerintah pusat belum datang. Kalau tidak diimbangi dengan pemberitaan penanganan banjir, evakuasi serta bantuan, maka tidak ada narasi yang memulihkan semangat,” sambungnya.

Baca Juga :  Kodam I/BB Jadikan Lokasi Narkoba di Langkat Sebagai Kawasan Latihan Militer

Khususnya di Sibolga. Hingga kini, tidak ada yang tahu kondisi kota Sibolga secara pasti. Tidak ada live dari media sosial dan berita stasiun televisi. Padahal, dulunya stasiun televisi berlomba-lomba meliput live di lokasi bencana, menggunakan helikopter dan lain-lain.

Dia juga mengkritisi bagaimana kondisi Sibolga yang mungkin paling parah. Karena Sibolga tidak bisa diakses, tidak ada akses komunikasi internet dan telepon di kota itu. Bahkan, Wali Kota juga tidak bisa diakses.

“Saya punya keluarga di Sibolga. Saya hanya berharap sibolga itu tidak hilang saja dan semua baik-baik saja,” katanya.

Baca Juga :  Dianggap Calo dan Dilarang Masuk saat Buat KTP Kerabat, Kinerja Kadisdukcapil Pekanbaru Jadi Sorotan

“Pemerintah Pusat Harus Segera Kirimkan Bantuan”

Pemerintah pusat memiliki peralatan yang canggih dan tim yang lebih baik. Mereka diharapkan dapat segera turun langsung meninjau lokasi dan memberikan bantuan. Khususnya daerah-daerah yang tidak bisa diakses.

“Kalau tidak bisa dikunjungi, kita kan punya helikopter atau alat tempur. Kenapa tidak dikerahkan? Bagaimana caranya, ya merekalah yang lebih tahu.”

“Kita yang berlokasi jauh ini perlu kabar kondisi keluarga dan kerabat kita. Setelah itu, berita juga perlu untuk uluran bantuan dari pihak lain. Berita bantuan dari pemerintah pusat yang paling kita tunggu,” kata Gemal. (Fa)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PJJ Pekanbaru Diperpanjang, Hujan Turun: BASMI Riau Desak Evaluasi Penanganan Kabut Asap dan Transparansi Anggaran
Kualitas Udara Belum Membaik, Pemko Pekanbaru Kembali Perpanjang PJJ Hingga Sabtu 17 Oktober
BASMI Riau Soroti Transparansi Rutan Sialang Bungkuk, Status Narapidana Inkracht Jadi Pertanyaan
BASMI Riau Soroti Tiang dan Kabel Fiber Optik Semrawut, Fadli Akbar Pertanyakan Pengawasan dan Kontribusi terhadap PAD Pekanbaru
Jangan Sampai Terlewatkan, Program Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Riau Hanya Sampai 30 November
Hak Beribadah Tetap Terjaga di Balik Jeruji, Lapas Narkotika Rumbai Kedepankan Pembinaan Humanis
Hunian Mewah di Balik Jeruji Cibinong Disorot, Tahanan Tipikor di Rutan Sialang Bungkuk Ikut Dipertanyakan!
Satlantas Polresta Pekanbaru Buka Layanan Pengaduan Jalan, Warga Bisa Lapor Lewat Instagram

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:25 WIB

PJJ Pekanbaru Diperpanjang, Hujan Turun: BASMI Riau Desak Evaluasi Penanganan Kabut Asap dan Transparansi Anggaran

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Kualitas Udara Belum Membaik, Pemko Pekanbaru Kembali Perpanjang PJJ Hingga Sabtu 17 Oktober

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:21 WIB

BASMI Riau Soroti Transparansi Rutan Sialang Bungkuk, Status Narapidana Inkracht Jadi Pertanyaan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:46 WIB

BASMI Riau Soroti Tiang dan Kabel Fiber Optik Semrawut, Fadli Akbar Pertanyakan Pengawasan dan Kontribusi terhadap PAD Pekanbaru

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Hak Beribadah Tetap Terjaga di Balik Jeruji, Lapas Narkotika Rumbai Kedepankan Pembinaan Humanis

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page