Sidak Pabrik Air Minum Aqua, Dedi Mulyadi Dibuat Kaget: Bukan dari Air Pegunungan, Tapi dari Sumur Bor

- Redaksi

Kamis, 23 Oktober 2025 - 07:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pabrik Aqua di Subang pada Senin, 20 Oktober 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan klaim perusahaan tentang sumber air mineral yang dipasarkan sebagai air pegunungan. Namun, fakta yang ditemukan cukup mengejutkan.

Saat meninjau lokasi pabrik dan proses pengambilan air, Dedi Mulyadi menemukan bahwa sumber air Aqua bukan berasal dari pegunungan seperti klaim iklan. Air tersebut justru diperoleh dari sumur bor dengan kedalaman 100 hingga 130 meter. Hal ini berbeda jauh dengan persepsi publik yang selama ini meyakini air mineral tersebut murni dari mata air pegunungan alami.

Baca Juga :  Hari Bumi Nasional 2026, Fraksi Demokrat Sumenep Ajak Warga Perkuat Aksi Nyata Jaga Lingkungan

“Ini fakta yang harus diketahui masyarakat. Selama ini kita percaya air pegunungan, tapi ternyata berasal dari sumur bor. Ini menjadi perhatian kita, terutama soal dampak lingkungan,” ungkap Dedi Mulyadi dalam keterangannya di lokasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengutip dari Suaracom, Dedi menyoroti potensi risiko lingkungan dari pengambilan air tanah dalam secara masif. Selain meningkatkan risiko longsor, hal ini juga bisa menimbulkan krisis air bersih bagi warga sekitar.

Ia menegaskan, perusahaan besar yang mengambil sumber daya alam harus memerhatikan tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Baca Juga :  Jaksa Agung Lakukan Rotasi, Hendro Dewanto Sebagai Kepala Kejati Jateng

Selain itu, Gubernur menekankan ketimpangan antara keuntungan besar perusahaan dan kondisi masyarakat yang kadang kesulitan mengakses air bersih.

Menurutnya, keberadaan pabrik besar seharusnya menjadi kesempatan bagi masyarakat sekitar untuk merasakan manfaat, bukan justru merugikan mereka.

Kunjungan Dedi Mulyadi ke pabrik Aqua ini terekam dalam video yang diunggah di kanal YouTube @Kang Dedi Mulyadi Channel, yang kemudian viral di media sosial.

Banyak warganet yang menyoroti fakta ini, mempertanyakan klaim pemasaran air mineral dari pegunungan dan meminta perusahaan untuk lebih transparan.

Sidak ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh pihak terkait, bahwa pengelolaan sumber daya alam harus dilakukan secara bertanggung jawab.

Baca Juga :  “Seperti Nasi Basi!” Menu MBG Al-Azhar Aeng Dake Dihujat Wali Murid Bluto

Dedi Mulyadi menekankan pentingnya regulasi yang tegas, agar perusahaan tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga menjaga keseimbangan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan temuan ini, publik kini lebih sadar bahwa klaim pemasaran suatu produk tidak selalu sejalan dengan fakta di lapangan. Sidak ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan perusahaan untuk lebih transparan dan akuntabel dalam mengelola sumber daya alam. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maling Toko Kelontong di Mojokerto Tepati Janjinya Kembalikan Uang yang Dicuri dan Temui Korban Minta Maaf
Terdesak Biaya Sekolah Anak, Maling Toko Kelontong di Mojokerto Tinggalkan Surat Permintaan Maaf
INDODAX Raih Dua Penghargaan dari CFX, Perkuat Komitmen Edukasi dan Pertumbuhan Industri Kripto Nasional
INDODAX Gandeng Chainalysis untuk Memperkuat Standar Keamanan dan Kepatuhan Industri Kripto Indonesia
IAS Hospitality dan INDODAX Jalin Kemitraan Strategis untuk Menghadirkan Privilege Airport Lounge bagi Member
Jalan Rusak, Anggaran Fantastis: Kepala BPJN Sumbar Bungkam Saat Dicecar 15 Pertanyaan
GMNI Sumenep Desak DPMD Audit Dana Ketahanan Pangan 20% Desa, Soroti BUMDes Meddelan
PPI Geruduk DPRD Sumenep, Desak BK Tindak Anggota Dewan yang Diduga Tak Aktif Setahun

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:58 WIB

Maling Toko Kelontong di Mojokerto Tepati Janjinya Kembalikan Uang yang Dicuri dan Temui Korban Minta Maaf

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:52 WIB

Terdesak Biaya Sekolah Anak, Maling Toko Kelontong di Mojokerto Tinggalkan Surat Permintaan Maaf

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:56 WIB

INDODAX Raih Dua Penghargaan dari CFX, Perkuat Komitmen Edukasi dan Pertumbuhan Industri Kripto Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:10 WIB

INDODAX Gandeng Chainalysis untuk Memperkuat Standar Keamanan dan Kepatuhan Industri Kripto Indonesia

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:58 WIB

IAS Hospitality dan INDODAX Jalin Kemitraan Strategis untuk Menghadirkan Privilege Airport Lounge bagi Member

Berita Terbaru