Kronologi TNI Tembak Mati TNI di Keerom, Sempat Saling Kejar Usai Cekcok

- Redaksi

Senin, 8 September 2025 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Dantim Satgas Ketapang Swasembada Bais berinisial Kapten Inf J menembak anggota Kodim 1715/Yahukimo, Praka PM hingga tewas di Kabupaten Keerom, Papua. Keduanya sempat terlibat cekcok dan saling kejar sebelum penembakan maut terjadi.

Penembakan itu terjadi di Kampung Kalimo, Distrik Waris pada Minggu (7/9). Keduanya awalnya berselisih meski motif percekcokan keduanya belum diketahui.

“Terjadilah perselisihan dan berujung pada aksi korban yang mengejar pelaku dengan kampak kecil,” kata Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo dalam keterangannya, Melansir Detiksulsel, Senin (8/9/2025).

Kapten Inf J yang merasa terancam dikejar Praka PM kemudian mengeluarkan senjata api. Kapten Inf kemudian melepaskan tembakan peringatan dua kali.

“Tembakan ketiga mengenai kepala korban dan menyebabkan korban meninggal dunia di tempat,” ucap Astoto.

Aparat kepolisian yang menerima informasi pun turun ke lokasi kejadian. Pihaknya turut mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencegah potensi situasi semakin memanas.

“Pelaku saat ini telah diamankan oleh pihak polisi militer, berikut senjata jenis Sig Sauer P224 yang digunakan dalam insiden tersebut,” bebernya.

Astoto menyampaikan duka cita atas insiden tersebut. Dia memastikan aparat kepolisian sudah melakukan pengamanan dan menjamin situasi kondusif.

Baca Juga :  RSUD Pakuhaji Kabupaten Tangerang Rayakan HUT ke-8 dengan Aksi Sosial untuk Anak Yatim Piatu

“Kami juga telah melakukan pendekatan kepada keluarga korban serta tokoh tokoh masyarakat agar tidak terprovokasi,” tambah Astoto.

Dikonfirmasi terpisah, Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Candra membenarkan peristiwa itu. Namun Candra belum memberikan penjelasan lebih jauh terkait perkara tersebut.

“Betul, (konfirmasi) ke Kapen Swasembada. Detailnya bisa hubungi Kapen Swasembada,” singkat Candra saat dihubungi. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bos Danantara Minta Maaf Soal Kasus Mbah Mujiran, Minta Proses Hukum Disetop
BOSDA 2024 Belum Dibayar, BASMI: Jangan Korbankan Pendidikan Demi Kepentingan Pejabat
Kisah Pilu Mbah Mujiran, Ditahan karena Curi Karet Demi Beli Susu untuk Cucu yang Sedang Sakit
Misteri Supir Truk Tewas Dilakban di Pekanbaru Terungkap, Polisi Tangkap 3 Pelaku
Satintelkam Polres Lamongan Gerak Cepat Ungkap Vidio Viral Diduga Pocong yang Meresahkan Masyarakat
Diduga Keracunan Asap Genset Masjid saat Lampu Padam, 2 Remaja di Tanah Datar Tewas dan 1 Kritis
Asyik Ngeganja di Kafe Saat Listrik di Pekanbaru BlackOut, 2 Pria Diciduk Polisi
Sumur Bor di Aceh Utara Semburkan Gas dan Api Setinggi 75 Meter

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 10:40 WIB

Bos Danantara Minta Maaf Soal Kasus Mbah Mujiran, Minta Proses Hukum Disetop

Senin, 25 Mei 2026 - 07:10 WIB

BOSDA 2024 Belum Dibayar, BASMI: Jangan Korbankan Pendidikan Demi Kepentingan Pejabat

Senin, 25 Mei 2026 - 06:37 WIB

Kisah Pilu Mbah Mujiran, Ditahan karena Curi Karet Demi Beli Susu untuk Cucu yang Sedang Sakit

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:14 WIB

Satintelkam Polres Lamongan Gerak Cepat Ungkap Vidio Viral Diduga Pocong yang Meresahkan Masyarakat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:01 WIB

Diduga Keracunan Asap Genset Masjid saat Lampu Padam, 2 Remaja di Tanah Datar Tewas dan 1 Kritis

Berita Terbaru