Sumur Bor di Aceh Utara Semburkan Gas dan Api Setinggi 75 Meter

- Redaksi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Pengeboran sumur bor untuk kebutuhan irigasi sawah di Gampong Blang Rubek, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, berujung insiden mengejutkan. Sumur yang dibor hingga kedalaman sekitar 90 meter tiba-tiba menyemburkan gas bercampur lumpur disertai kobaran api setinggi sekitar 75 meter pada Jumat (22/5/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut membuat warga sekitar panik setelah terdengar suara dentuman keras dari lokasi pengeboran yang berada di kawasan kebun sawit dan persawahan.

Kapolres Trie Aprianto melalui Kasi Humas Bambang Sutrisno mengatakan semburan gas dan api terjadi sekitar pukul 02.00 WIB di lokasi sumur bor yang merupakan proyek desa untuk memenuhi kebutuhan air sawah masyarakat saat musim kemarau.

“Terjadi semburan gas disertai lumpur dan api di lokasi pengeboran sumur bor untuk pengairan sawah warga,” kata Bambang.

Ia menjelaskan, pengeboran telah dilakukan sejak 16 Mei 2026. Pada Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 13.30 WIB, pengeboran mencapai kedalaman sekitar 90 meter dan mulai mengeluarkan pasir bercampur lumpur. Pekerja kemudian menarik sebagian pipa dari dalam sumur.

Namun beberapa jam kemudian, muncul semburan gas yang memicu kobaran api besar dari lubang pengeboran. Berdasarkan informasi awal di lapangan, api menjulang hingga sekitar 75 meter.

Baca Juga :  Soroti THM dan Penyakit Masyarakat, Ketua DPRD Minta Pemko Tegas Terapkan Aturan

Petugas menduga semburan tersebut berkaitan dengan keberadaan pipa atau kantong gas di bawah permukaan tanah yang terdampak saat proses pengeboran berlangsung.

Mendapat laporan kejadian, Polres Aceh Utara berkoordinasi dengan PT Pema Global Energi serta pemerintah daerah. Tim pemadam dan petugas terkait langsung menuju lokasi.

Saat petugas tiba, kobaran api telah padam. Meski demikian, polisi tetap memasang garis polisi dan mengamankan lokasi untuk mencegah warga mendekat.

“Kami mengimbau masyarakat tidak berada di sekitar lokasi sampai kondisi benar-benar dinyatakan aman,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, PVMBG Imbau Warga Jauhi Radius 3 Kilometer
Pabrik Sabun di KEK Sei Mangkei Simalungun Terbakar, 3 Orang Pekerja Ditemukan Tewas
Mayat Pria Ditemukan di dalam Gardu LRT Pancoran, PLN Temukan Kabel dan Komponen Rusak
Kasus Kematian Robby Harianda, JPU Tuntut 4 Terdakwa hingga 14 Tahun Penjara
Viral! Ambil Barbuk Kecelakaan Diminta Bayar Rp1 Juta, Kapolresta Surabaya Minta Maaf dan Janji Beri Sanksi Tegas
TNI Kembali Kerahkan 248 Personel Penyuluh untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Kericuhan Pasca Demo di DPR, Seorang Lansia Pedagang Cermin Tewas di Keroyok Sekelompok Orang
Cekcok Berujung Maut, Jukir Minimarket di Palu Tewas Ditembak Anggota Propam Polda Sulawesi Tengah

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 08:48 WIB

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, PVMBG Imbau Warga Jauhi Radius 3 Kilometer

Kamis, 3 September 2026 - 16:42 WIB

Pabrik Sabun di KEK Sei Mangkei Simalungun Terbakar, 3 Orang Pekerja Ditemukan Tewas

Rabu, 2 September 2026 - 09:03 WIB

Mayat Pria Ditemukan di dalam Gardu LRT Pancoran, PLN Temukan Kabel dan Komponen Rusak

Selasa, 1 September 2026 - 12:27 WIB

Kasus Kematian Robby Harianda, JPU Tuntut 4 Terdakwa hingga 14 Tahun Penjara

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:15 WIB

Viral! Ambil Barbuk Kecelakaan Diminta Bayar Rp1 Juta, Kapolresta Surabaya Minta Maaf dan Janji Beri Sanksi Tegas

Berita Terbaru