Parlemen Iran Setujui Penutupan Selat Hormuz, Dunia Waspada Lonjakan Harga Minyak

- Redaksi

Senin, 23 Juni 2025 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Teheran, 23 Juni 2025 — Parlemen Iran pada Minggu malam secara resmi menyetujui mosi untuk menutup Selat Hormuz, jalur laut strategis yang dilalui hampir seperempat pasokan minyak dunia. Keputusan ini diambil sebagai bentuk respons terhadap serangan udara Amerika Serikat terhadap tiga fasilitas nuklir Iran yang terjadi akhir pekan lalu.

Langkah parlemen tersebut menandai peningkatan tensi geopolitik secara dramatis di kawasan Teluk. Meski belum bersifat final, keputusan ini kini menunggu persetujuan dari Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran dan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Baca Juga :  Waduh! Bantuan Bencana Digudang BPBD dan Dinsos Bireuen Ditemukan Menumpuk tak Tersalurkan

“Setiap pelanggaran terhadap kedaulatan kami akan dibalas dengan tindakan strategis. Penutupan Selat Hormuz adalah hak Iran dalam mempertahankan harga dirinya,” ujar Javad Karimi-Ghodousi, anggota parlemen senior dari Komisi Keamanan Nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selat Hormuz adalah jalur sempit sepanjang 6 mil laut yang menghubungkan Teluk Persia dengan laut lepas. Sekitar 20–25% pasokan minyak mentah dunia melewati jalur ini setiap harinya. Jika benar-benar ditutup, para analis memperkirakan harga minyak global dapat melonjak drastis, dan pasokan energi internasional akan terguncang hebat.

Baca Juga :  China Bela Iran, Sebut Punya Hak Lawan Perang AS-Israel

Langkah ini juga memicu kekhawatiran internasional. Pemerintah Amerika Serikat, melalui pernyataan Gedung Putih, telah memperingatkan bahwa setiap upaya penutupan Selat Hormuz akan dianggap sebagai tindakan agresi dan dapat memicu respons militer.

Sementara itu, negara-negara pengimpor utama seperti China, Jepang, dan India mendesak semua pihak menahan diri dan menekankan pentingnya menjaga stabilitas jalur perdagangan energi global.

Hingga kini, belum ada indikasi bahwa Iran benar-benar mulai melakukan tindakan fisik di wilayah selat tersebut, seperti penempatan ranjau laut atau penghalangan kapal tanker. Namun, militer Iran dilaporkan sudah meningkatkan kesiapsiagaan armada laut dan rudal pantainya di sekitar kawasan Hormuz.

Baca Juga :  TNI AU Gerakkan Logistik Udara, Lanud RSN Salurkan Bantuan Bencana Alam

Penutupan Selat Hormuz, jika terealisasi, akan menjadi pukulan besar terhadap ekonomi global dan berpotensi menyeret kawasan ke dalam konflik militer terbuka. **

Sumber: Theguardian & NYPost

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Kopda Rico Pramudia
Tidak Mencapai Kesepakatan, Perundingan Iran dan As di Pakistan Gagal
Iran: Serangan Israel ke Lebanon Bisa Buat Negosiasi dengan AS Sia-sia
Jurnalis Al Jazeera Tewas dalam Serangan Drone Israel di Gaza
Tensi Memanas! Jenderal Iran Ultimatum AS: Jika Serangan Darat Terjadi, Tak Ada Musuh yang akan Selamat
Arab Saudi, UEA hingga Qatar Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Hari Jumat 20 Maret
Iran Sebut Israel sebagai Dalang Serangan Drone ke Kilang Saudi, Ini Tujuannya
China Bela Iran, Sebut Punya Hak Lawan Perang AS-Israel

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 14:01 WIB

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Kopda Rico Pramudia

Minggu, 12 April 2026 - 21:40 WIB

Tidak Mencapai Kesepakatan, Perundingan Iran dan As di Pakistan Gagal

Jumat, 10 April 2026 - 12:23 WIB

Iran: Serangan Israel ke Lebanon Bisa Buat Negosiasi dengan AS Sia-sia

Jumat, 10 April 2026 - 12:22 WIB

Jurnalis Al Jazeera Tewas dalam Serangan Drone Israel di Gaza

Kamis, 2 April 2026 - 19:48 WIB

Tensi Memanas! Jenderal Iran Ultimatum AS: Jika Serangan Darat Terjadi, Tak Ada Musuh yang akan Selamat

Berita Terbaru