Tahan Rapor Siswa SD di Baubau Sebagai Jaminan Utang Orang Tua, Istri Polisi Dilaporkan

- Redaksi

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Hanya karena persoalan utang-piutang orang tua, seorang oknum Bhayangkari Polres Baubau berinisial S diduga mengambil dan menahan rapor milik seorang siswa SD di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.

Akibatnya, siswa tersebut tidak dapat menerima rapornya dan pihak keluarga akhirnya melaporkan kasus itu ke Polres Baubau.

Pelapor yang merupakan tante siswa, Amel mengatakan, rapor tersebut diduga diambil oleh S saat pembagian rapor kenaikan kelas pada tahun lalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada saat itu, S disebut datang ke sekolah dan mengaku sebagai tante siswa sehingga guru menyerahkan rapor kepadanya.

“Dia mengaku sebagai tantenya. Padahal kami tidak memiliki hubungan keluarga. Belakangan saya baru tahu rapor itu diambil dan dijadikan jaminan karena masalah utang debitur,” kata Amel, seperti melansir Kompas.com, Selasa (23/6/2026).

Amel mengaku baru mengetahui rapor keponakannya telah diambil pada April 2026 setelah konfirmasi kepada pihak sekolah.

Hanya menerima peta tanpa buku rapor Ia kemudian berkomunikasi langsung dengan S untuk meminta penjelasan.

Baca Juga :  Ejek Honorer Berobat Pakai BPJS, Karyawan PT Timah Akhirnya Dirumahkan!

“Dari hasil klarifikasi, dia mengaku mengambil rapor atas inisiatifnya sendiri. Alasannya karena ada utang sekitar Rp 2 juta dan rapor itu dijadikan jaminan sampai utangnya dibayar,” katanya lagi.

Menurut Amel, utang tersebut merupakan persoalan antara S dengan ibu dari siswa tersebut.

Ia menegaskan keponakannya tersebut merupakan anak broken home dan rapornya ditahan tidak memiliki kaitan dengan permasalahan tersebut.

“Kalau memang ada urusan utang yang tertagih, selesaikan dengan pihak yang menghabiskan. Sampai hak anak untuk menerima rapor ikut menjadi korban,” katanya lagi.

Amel mengungkapkan, pihak keluarga telah beberapa kali berupaya meminta agar rapor dikembalikan.

Baca Juga :  Terungkap! Mayat yang Ditemukan Dalam Karung di Tanah Datar adalah Siswi MTSN

Namun hingga kini belum membuahkan hasil. Apalagi saat pembagian rapor terakhir, keponakannya hanya menerima peta tanpa buku rapor.

“Anak itu sampai menangis karena teman-temannya menerima rapor, sementara dia hanya memegang peta. Dia juga ingin melihat nilai hasil belajarnya untuk melanjutkan sekolah,” tuturnya.

Mengaku sebagai tante siswa Karena tidak menemukan penyelesaian, Amel akhirnya melaporkan dugaan pengambilan dan menghilangkan rapor tersebut ke Polres Baubau, Senin (22/6/2026).

Sementara itu, Kepala SD Negeri 3 Baubau, Wa Ode Siti Arabia, membenarkan rapor siswa tersebut sempat diserahkan kepada seorang wanita yang datang mengaku sebagai tante siswa saat pembagian rapor.

Menurut Arabia, guru wali kelas saat itu sedang sibuk membagikan rapor kepada orang tua murid lainnya sehingga mempercayai keterangan perempuan tersebut dan menyerahkan rapor.

Baca Juga :  Prabowo Panggil Panglima TNI dan Kapolri, Perintahkan Tindak Tegas Massa Anarkis

Laporan ditangani Satreskrim Polres Baubau

Belakangan, kata dia, guru mengetahui laporan itu diambil karena masalah utang yang dilayani.

“Gurunya mencoba meminta kembali itu rapor, tapi ibu itu tidak mau mengembalikannya. Kalau masalah lain kami tidak mau dulu yang penting kembalikan dulu rapornya tapi tetap ibu itu tidak mau mengembalikannya,” kata Arabia.

Terpisah, Kasi Humas Polres Baubau, IPTU Rino Asnan, mengatakan laporan tersebut telah diterima dan kini ditangani Satreskrim Polres Baubau.

“Satreskrim saat ini masih melakukan penyelidikan atas laporan dugaan pengambilan rapor tanpa izin.masalah kenapa ditahan rapor itu masih dalam penyelidikan satreskrim,” ungkap Rino. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rekaman CCTV Jadi Sorotan, Kuasa Hukum AKBP Faisal Klaim Tak Ada Bukti “Cium-Cium”
Razia Rokok Ilegal, 2 Oknum Satpol PP dan WH Aceh Utara Terekam CCTV Diduga Masukan Rokok ke Saku
Polisi Tangkap 2 Orang Terkait Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras
Viral! Mahasiswa Ahli Gizi dan Ahli Pengobatan Gratis Sedunia Banjir Pujian Bedah Buku Skala International di UI
Perselisihan di Jalan Menuju Bandara Padang Berakhir Damai, Kombes Teddy Fanani dan Bili Saling Memaafkan
Balita 4 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Oknum Perwira Polres Bone, Polisi Dalami Dugaan Rem Blong
Propam Polda Sumbar Turun Tangan Selidiki Video Viral Cekcok yang Libatkan Pejabat Polisi
Diduga Terobos Lampu Merah, Oknum Polisi di Bone Diperiksa Propam Usai Tabrak Motor Hingga Tewaskan Balita

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Rekaman CCTV Jadi Sorotan, Kuasa Hukum AKBP Faisal Klaim Tak Ada Bukti “Cium-Cium”

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:21 WIB

Razia Rokok Ilegal, 2 Oknum Satpol PP dan WH Aceh Utara Terekam CCTV Diduga Masukan Rokok ke Saku

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Polisi Tangkap 2 Orang Terkait Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:18 WIB

Viral! Mahasiswa Ahli Gizi dan Ahli Pengobatan Gratis Sedunia Banjir Pujian Bedah Buku Skala International di UI

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:24 WIB

Perselisihan di Jalan Menuju Bandara Padang Berakhir Damai, Kombes Teddy Fanani dan Bili Saling Memaafkan

Berita Terbaru