Pekerja Akasia di Pelalawan Diserang Harimau Sumatera

- Redaksi

Jumat, 1 Agustus 2025 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Insiden tragis menimpa seorang pekerja borongan perawatan tanaman akasia di areal konsesi PT Arara Abadi, Kabupaten Pelalawan. Abdul Susanto (40), warga Desa Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Lampung, diserang seekor harimau sumatera saat sedang bekerja, Jumat (1/8/2025) sekitar pukul 09.00 WIB.

Korban yang bekerja di bawah naungan PT Theo Charles Ertilizer ini diketahui saat di lokasi sedang menyemprot gulma di Petak 178 Kanal 9, Distrik Merawang, Kecamatan Teluk Meranti, bersama dua rekannya, Ridwan Firdaus (42) dan Ujang (45).

Pihak kepolisian menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba. Korban sempat berteriak keras, disusul suara auman harimau yang mengejutkan rekan-rekannya.

“Begitu mendengar teriakan dan suara harimau, kedua saksi yang berjarak sekitar 10 meter langsung berlari ke arah korban sambil berteriak untuk mengusir satwa buas tersebut,” ujar Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, SIK.

Setelah harimau menjauh, korban langsung dievakuasi dengan cara digendong sejauh 300 meter ke arah kanal terdekat.

Selanjutnya, Abdul dibawa menggunakan perahu ketinting ke Klinik Distrik Merawang untuk mendapat pertolongan pertama.

Namun, karena luka yang diderita cukup serius, sekitar pukul 10.30 WIB korban dirujuk ke Puskesmas Teluk Meranti menggunakan ambulans milik perusahaan.

Setelah itu, Abdul kembali dirujuk ke RSUD Selasih Pelalawan untuk penanganan medis lanjutan.

Dari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka-luka serius di beberapa bagian tubuh, terutama kepala dan lengan. Luka robek juga ditemukan di kepala sebelah kiri berukuran 8×4 sentimeter, serta luka panjang masing-masing 20 cm dan 15 cm di bagian kepala kanan.

Baca Juga :  Cegah Tindak Kejahatan Babinsa Koramil 01/Rengat Melaksanakan Patroli Malam

Selain itu, pelipis kanan korban juga mengalami luka robek berukuran 3×3 cm. Luka lainnya ditemukan di leher dengan berbagai ukuran 3×1 cm, 5×1 cm, dan 1×1 cm.

“Luka korban paling parah, pada lengan kanan bagian atas korban mengalami patah tulang. Luka tambahan juga terdapat di bahu kanan, baik bagian depan maupun belakang,” ungkap Kapolres.

Untuk pengecekan ke lokasi kejadian dan penanganan lanjutan, paska kejadian, pihaknya telah mengambil keterangan saksi-saksi dan melakukan koordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau serta pihak perusahaan.

Baca Juga :  Jembatan Perintis Garuda Desa Sanglap Diresmikan, Buka Akses Warga di Wilayah Terpencil Inhu

“Kami bersama BKSDA akan memeriksa jejak dan potensi keberadaan harimau tersebut di sekitar lokasi, agar dapat diambil langkah antisipasi demi keselamatan para pekerja lainnya,” tegas AKBP John Louis.

Sebagai pencegahan kejadian serupa kembali terulang, Kapolres juga mengimbau masyarakat, khususnya para pekerja yang beraktivitas di area sekitar hutan atau konsesi industri kehutanan, agar lebih waspada terhadap kemungkinan keberadaan satwa liar.

“Jika melihat tanda-tanda keberadaan harimau atau satwa liar lainnya, segera laporkan ke pihak yang berwenang agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat,” tutup Kapolres. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Pekanbaru Tegaskan Jalan di Perumahan yang Dibangun dengan APBD Tak Boleh Ditutup Portal
PT SPR di Bawah Muhammad Haris: Pintu Keterbukaan Dibuka, Kinerja Anak Usaha Jadi Sorotan
Penunjukan Darwin sebagai Plt Kepala SMAN 3 Siak Hulu Dipertanyakan, BASMI Riau Soroti Mekanisme dan Administrasi
BRI Rengat Hadirkan Special Program BRI x FC Barcelona, Ada Kesempatan Exclusive Trip ke Spanyol
Kualitas Udara Membaik, Siswa di Pekanbaru Berpeluang Kembali Tatap Muka pada Rabu 23 September
Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0302/Inhu Gelar Bazar untuk Masyarakat dan UMKM
FMK2S Riau Jelaskan Makna “Stop Intimidasi”, Video dan Poster di TikTok SMAN 8 Pekanbaru Justru Hilang
Panen Lele di Lapas Narkotika Rumbai, Bukti Nyata Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 09:45 WIB

Wali Kota Pekanbaru Tegaskan Jalan di Perumahan yang Dibangun dengan APBD Tak Boleh Ditutup Portal

Rabu, 23 September 2026 - 08:52 WIB

PT SPR di Bawah Muhammad Haris: Pintu Keterbukaan Dibuka, Kinerja Anak Usaha Jadi Sorotan

Rabu, 23 September 2026 - 07:55 WIB

Penunjukan Darwin sebagai Plt Kepala SMAN 3 Siak Hulu Dipertanyakan, BASMI Riau Soroti Mekanisme dan Administrasi

Selasa, 22 September 2026 - 17:38 WIB

BRI Rengat Hadirkan Special Program BRI x FC Barcelona, Ada Kesempatan Exclusive Trip ke Spanyol

Selasa, 22 September 2026 - 12:52 WIB

Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0302/Inhu Gelar Bazar untuk Masyarakat dan UMKM

Berita Terbaru