Motor Diklaim Sudah Lunas Tetap Ditarik, Massa Ojol Geruduk Kantor Debt Collector di Kopo

- Redaksi

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Massa ojek online (ojol) menggeruduk kantor debt collector (DC) di Jalan Kopo Sayati, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Jumat (17/7/2026) malam. Aksi tersebut dilakukan setelah adanya penarikan motor milik ojol secara paksa oleh debt collector.

Aksi penarikan paksa itu memicu aksi solidaritas ojol. Massa ojol langsung menggeruduk kantor debt collector. Ketegangan sempat terjadi antara massa ojol dengan kelompok debt collector.

“Jadi tadi sore ojolnya diberhentiin secara paksa. Terus dia (DC) minta denda dengan nominal yang lumayan,” ujar Agus Abdul Muhtar salah seorang ojol sekaligus rekan korban kepada awak media.

Agus memastikan rekannya tak memiliki tunggakan soal cicilan motor. Ia memastikan motor yang ditarik paksa debt collector itu sejatinya sudah lunas dan memiliki surat kendaraan yang lengkap.

“Padahal posisi motor korban sudah lunas semuanya. BPKB ada, STNK ada,” katanya.

Situasi penarikan paksa tersebut sempat terjadi ketegangan. Kemudian kelompok debt collector tersebut menantang para ojol, dan membuat rekan ojol lainnya pun geram.

“Yang bikin mengenaskan, dia matelnya (mata elang) nantang ojol. Saya nggak takut sama kalian, walaupun pertumpahan darah. Gitu kata matelnya. Makanya ojol ke sini semua,” jelasnya.

Agus menyebutkan, massa ojol langsung mendatangi kantor deb collector tersebut. Hingga akhirnya pihak kepolisian langsung mengamankan beberapa orang.

Baca Juga :  Lapas Kelas IIA Pekanbaru Gelar Tes Urine bagi Petugas dan WBP

“Alhamdulillah sekarang matelnya ada di Polresta Bandung. Cuma yang kita sayangkan motor itu masih di kantor debt collector, katanya FIF tapi nggak tahu kan, tapi kita selidiki lagi aja,” bebernya.

Sementara itu, Wakasat Reskrim Polresta Bandung AKP Asep Ahmad Nuron membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya setelah itu polisi bergerak meredakan situasi di kantor tersebut.

“Baik, bahwa benar telah terjadi keributan antara dua pihak, yaitu pihak ojol dan pihak yang diduga debt collector, yang terjadi di Jalan Kopo Sayati, sekitar jam 20.00 WIB,” kata Asep di Mapolresta Bandung, Soreang, Jumat (17/6/2026) malam.

Baca Juga :  Besi Penutup Drainase di Depan RCH Jalan Arifin Ahmad Hilang

Pihaknya menjelaskan, saat ini telah mengamankan beberapa orang dari kelompok debt collector dan dari pihak ojol. Kata dia, beberapa orang tersebut masih dilakukan pemeriksaan.

“Pada saat ini kami telah mengamankan 8 orang dari 2 komunitas tersebut dan setelah ini masih dilakukan pemeriksaan oleh pihak penyidik,” ucapnya.

Dia menambahkan, saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan dari beberapa orang tersebut. Sehingga proses penyelidikan masih terus dilakukan.

“Ada pun motif dari tindakan tersebut, kami belum dapat menyimpulkan. Para pihak masalah masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik dan masih proses penyidikan,” pungkasnya. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usai Latihan Prapenugasan, 150 Personel Polri Siap Bertugas dalam Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah
Pemerintah Siapkan Bansos Digital untuk 50 Juta Masyarakat Desil 1-5
Anaknya Masuk Desil 7, Purbaya Soroti Data BPS yang Meleset
HUT ke-25 Demokrat, Afrian Mukhlas: Partai Harus Makin Kokoh Jadi Rumah Kebangsaan dan Pro-Rakyat
HUT Ke-25 Partai Demokrat, DPC Sumenep Gaungkan Semangat Mengabdi di Momentum Maulid Nabi
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, PVMBG Imbau Warga Jauhi Radius 3 Kilometer
Pabrik Sabun di KEK Sei Mangkei Simalungun Terbakar, 3 Orang Pekerja Ditemukan Tewas
Mayat Pria Ditemukan di dalam Gardu LRT Pancoran, PLN Temukan Kabel dan Komponen Rusak

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 08:59 WIB

Usai Latihan Prapenugasan, 150 Personel Polri Siap Bertugas dalam Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah

Kamis, 10 September 2026 - 17:14 WIB

Pemerintah Siapkan Bansos Digital untuk 50 Juta Masyarakat Desil 1-5

Kamis, 10 September 2026 - 14:04 WIB

Anaknya Masuk Desil 7, Purbaya Soroti Data BPS yang Meleset

Rabu, 9 September 2026 - 19:31 WIB

HUT ke-25 Demokrat, Afrian Mukhlas: Partai Harus Makin Kokoh Jadi Rumah Kebangsaan dan Pro-Rakyat

Rabu, 9 September 2026 - 18:32 WIB

HUT Ke-25 Partai Demokrat, DPC Sumenep Gaungkan Semangat Mengabdi di Momentum Maulid Nabi

Berita Terbaru

Indragiri Hulu

Tim Penyuluh Karhutla Berikan Edukasi kepada Masyarakat di Lirik Inhu

Kamis, 10 Sep 2026 - 17:45 WIB