Kepemimpinan Kepala Kanwil Dirjenpas Riau Selalu Disorot, BASMI Riau Angkat Bicara

- Redaksi

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || PEKANBARU — Kepemimpinan kepala Kanwil Dirjenpas Riau, Maizar selalu menjadi sorotan oleh beberapa kalangan organisasi kemasyarakatan terhadap kasus peredaran narkoba yang diduga dikendalikan dari dalam lapas.

Persoalan yang terjadi terkait peredaran Narkoba yang dikendalikan di dalam lapas maupun rutan di Riau itu merupakan tanggung jawab kalapas maupun rutan masing-masing.

Dalam hal ini justru kepemimpinan Maizar selaku kepala kanwil Dirjenpas Riau terus yang selalu disorot atau diusik, bahkan sampai diminta mundur dari jabatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk diketahui, selama ini dalam arahannya di Lapas maupun Rutan, Maizar selalu menekankan pentingnya penguatan pengamanan sebagai bagian dari komitmen Zero Halinar yang termasuk dalam 15 Program Aksi. Ia juga meminta seluruh jajaran meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan guna mencegah masuknya handphone, pungutan liar, dan narkoba ke dalam Rutan.

Baca Juga :  Ditlantas Polda Riau Gencarkan Sosialisasi dan Edukasi Kendaraan Angkutan Barang

Selain itu, Maizar juga mendorong Lapas dan Rutan untuk segera melaksanakan Program Dapur Sehat sebagai bentuk pemenuhan hak dasar warga binaan serta peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan.

Kemudian saat kunker ke Rutan Dumai beberapa waktu lalu tepatnya sebelum kejadian pengendalian peredaran narkoba, Maizar menegaskan bahwa seluruh jajaran pemasyarakatan Rutan Dumai, mulai dari pimpinan hingga pelaksana, harus terlibat aktif dalam mewujudkan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga marwah institusi dan loyalitas aparatur.

Selanjutnya, saat setelah terjadinya kejadian tersebut, dengan berjiwa besar, kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Riau, Maizar menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait terungkapnya kasus seorang narapidana di Rutan Kelas II B Dumai yang diduga mengendalikan peredaran narkoba jenis sabu seberat 14 kilogram dalam jaringan Indonesia–Malaysia.

Baca Juga :  Kadisnaker Riau: Pengusaha Wajib Patuhi UMK 2026, Pekerja Terima Upah Tidak Sesuai Silahkan Laporkan

Permohonan maaf juga disampaikan Maizar saat setelah kejadian yang sama di Lapas kelas IIA Pekanbaru.

Untuk itu kita patut acungi jempol dan apresiasi atas apa yang dilakukan Maizar selaku pimpinan tertinggi Lapas dan Rutan di wilayah Provinsi Riau, yang harusnya hal permintaan maaf dilakukan oleh Kalapas maupun Karutan itu sendiri,” ucap Fadli, Ketua BASMI Riau. Selasa (17/2/26).

“Dalam setiap kunjungan Maizar ke Lapas maupun Rutan di Wilayah Riau, beliau selalu menekankan kepada seluruh jajaran bahwa pentingnya penguatan pengamanan sebagai bagian dari komitmen Zero Halinar yang termasuk dalam 15 Program Aksi,” Sebutnya.

Baca Juga :  Respon Permintaan Masyarakat dan Pedagang, U Turn Depan Pasar Cik Puan Kembali Dibuka

Untuk itu, jika ingin lakukan orasi dan publikasi, harusnya yang diminta dicopot itu Karutan atau kalapasnya, bukan Dirjenpas nya. Ibaratnya anak yang telah dewasa lakukan kesalahan, lantas orang tua yang harus menanggung kesalahan si anak, aneh.

Lebih lanjut dikatakannya, selama kepemimpinan Bpk Maizar, beliau memiliki kepribadian yang cukup tegas kepada bawahan, dan cukup welcome juga terhadap rekan-rekan media dan juga rekan LSM, bahkan siapa saja yang hendak bersilaturahmi selalu disambut hangat,” ungkapnya.

Terakhir dikatakanya, kita berharap kepada Rekan-rekan untuk dapat saling bersinergi, dan jangan gunakan jembatan kita untuk saling menjatuhkan, mari kedepankan kontrol sosial kita, agar tidak salah kaprah dalam menyuarakan sesuatu hal,” tutupnya. (Zha)

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dirlantas Polda Riau Edukasi Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas Melalui Program Subuh Keliling
Pekanbaru jadi Pilot Project Program MBG Konsep Prasmanan di Riau, Dimulai Senin 9 November
Pemko Pekanbaru Segera Usulkan Seluruh Nama PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu
Diduga Sekolah dan Komite Kelola Seragam, BASMI Riau Desak Disdikpora Kampar Periksa SMPN 3 Siak Hulu
Jangan Jadikan Rotasi Tameng Persoalan! BASMI Riau Soroti Pelantikan Mantan Kadinkes Pekanbaru
BEM Riau Bongkar Carut-Marut Prioritas Anggaran: BOSDA Tak Jelas, Seragam Gratis Batal, Twin Tower Mengemuka
Persoalan Gaji CS Proyek RS Otak dan Jantung, Disnakertrans Riau Akan Turunkan Tim Pengawas
BASMI Riau Bongkar Polemik Seragam SMPN 3 Siak Hulu, Dugaan Mencari Keuntungan Pribadi dari Siswa Mencuat

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 10:26 WIB

Dirlantas Polda Riau Edukasi Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas Melalui Program Subuh Keliling

Jumat, 6 November 2026 - 22:56 WIB

Pekanbaru jadi Pilot Project Program MBG Konsep Prasmanan di Riau, Dimulai Senin 9 November

Jumat, 6 November 2026 - 21:19 WIB

Pemko Pekanbaru Segera Usulkan Seluruh Nama PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Jumat, 6 November 2026 - 17:24 WIB

Diduga Sekolah dan Komite Kelola Seragam, BASMI Riau Desak Disdikpora Kampar Periksa SMPN 3 Siak Hulu

Jumat, 6 November 2026 - 11:44 WIB

Jangan Jadikan Rotasi Tameng Persoalan! BASMI Riau Soroti Pelantikan Mantan Kadinkes Pekanbaru

Berita Terbaru

Daerah

Pemerintah Siapkan Aturan Khusus Usia Seleksi PNS

Sabtu, 7 Nov 2026 - 18:03 WIB

You cannot copy content of this page